Sejarah Baru! PWI Kota Tangsel Terlibat Uji Publik Penyusunan Raperda RTRW, Soroti Kali Mati
detakbanten.com, TANGSEL - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menyoroti isu struktur jaringan drainase atau anak kali pada struktur ruang dalam Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) yang dibeberapa tempat sudah tidak berfungsi akibat telah beralih fungsi.
Hal tersebut disampaikan di forum Uji Publik Rancangan Peraturan Daerah Rencata Tata Ruang Kota Tangsel tahun 2025-2045, di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tangsel, Rabu, 11 Maret 2026.
Dalam forum yang digelar oleh Panitia Khusus (Pansus) Raperda RTRW 2025-2045 DPRD Tangsel, PWI Kota Tangsel diwakili oleh Wakil Ketua PWI Kota Tangsel Idral Mahdi dan anggota Hari W/Kibo. Turut hadir, sejumla Stake Holder dan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.
Dalam kesempatan itu, Kibo, menyampaikan sejumlah poin seperti, struktur ruang jaringan drainase, struktur ruang jaringan telekomunikasi khususnya fiber optik.
"Mohon dijelaskan tentang Perubahan ruang terkait struktur jaringan drainase, yang harus dipastikan teman-teman di DPRD itu apakah sudah turun ke lapangan karena jaringan drainase ini penting untuk penanganan banjir. Banyak pembunuhan-pembunuhan kali mati yang belum diketahui siapa yang bunuh. Kedua, pada struktur ruang jaringan telekomunikasi perlu diperhatikan jaringan telekomunikasi pada bangunan BTS apakah sudah sesuai dengan struktur tata ruang. Lalu dengan fiber optiknya, bagaimana juga gambarannya?" papar Kibo.
Sementara itu, Wakil Ketua PWI Kota Tangsel Idral Mahdi mengatakan, keterlibatan PWI dalam penyusunan Raperda RTRW ini menjadi sejarah baru di Kota Tangsel.
"Usulan publik yang kami sampaikan ini tentu demi kepentingan masyarakat di Kota Tangsel. Ini bagian kontribusi sosial kami untuk pembangunan dan penataan kota yang mengutamakan kepentingan masyarakat," ungkapnya
PT Surya Jaya Agung Bagikan Ratusan Paket Minuman, Warga Sergai Bersuka Cita Sambut Idulfitri
detakbanten.com, SERDANG BEDAGAI - Menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, PT Surya Jaya Agung membagikan ratusan paket minuman kepada warga di Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Sumatera Utara.
Kegiatan sosial ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian perusahaan bergerak pengolahan batu bata hitam terhadap masyarakat sekitar, Selasa (10/3/2026).
Direktur PT Surya Jaya Agung, Siswanto Tam didampingi Manager Deni mengatakan, pembagian paket minuman tersebut merupakan tradisi tahunan perusahaan dalam menyambut Idulfitri sekaligus berbagi kebahagiaan dengan masyarakat.
“Paket ini kami berikan kepada warga sekitar sebagai bentuk kepedulian perusahaan menjelang Idulfitri. Kami berharap bantuan ini dapat membantu masyarakat dalam menyambut hari raya,” ujar Siswanto Tam.
Ia menjelaskan, PT Surya Jaya Agung merupakan perusahaan yang bergerak di bidang pengolahan batu bata hitam dengan bahan baku dari daur ulang sisa pembakaran batubara.
Perusahaan tersebut juga turut memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar karena mempekerjakan sekitar seratus karyawan yang sebagian besar berasal dari warga setempat.
Salah seorang warga, Nek Sarinem mengaku senang menerima bantuan paket sirup dari PT Surya Jaya Agung menjelang Hari Raya Idulfitri. Ia mengatakan bantuan tersebut akan digunakan saat perayaan lebaran bersama keluarga.
“Senang dapat sirup untuk lebaran. Semoga perusahaan tetap berjalan lancar sehingga bantuan seperti ini bisa terus berlanjut,” ungkapnya.
Hal serupa juga disampaikan Suwarno. Ia menuturkan bahwa setiap tahun perusahaan tersebut rutin berbagi kepada masyarakat maupun masjid yang berada di sekitar lingkungan perusahaan.
“Setiap mau lebaran perusahaan selalu berbagi dengan warga sekitar. Bantuan ini tentu sangat membantu, terutama bagi warga yang kurang mampu,” katanya.
Dengan adanya kegiatan berbagi tersebut, masyarakat Sergai berharap hubungan baik antara perusahaan dan warga sekitar dapat terus terjalin serta membawa manfaat bagi lingkungan sekitar.(ap).
Teks foto: Direktur PT Surya Jaya Agung, Siswanto Tam menyerahkan bantuan paket Idulfitri kepada warga sekitar.
Sungai Meluap, Ratusan Rumah Di Perum GAS Sukadiri Banjir
detakbanten.com, TANGERANG -- Ratusan rumah di perumahan Graha Arta Sepatan ( GAS) Desa Gintung Kecamatan Sukadiri Kabupaten Tangerang Banten mendadak banjir pada Minggu (8/3/2026) akibat meluapnya sungai Cirarab di wilayah tersebut, hujan yang terus mengguyur selama 24 jam tersebut mengakibatkan rumah terendam hingga sedengkul orang dewasa.
Warga Perumahan Graha Arta Sepatan (GAS) Ardi mengatakan, hujan deras yang tidak terhenti mengakibatkan sungai Cirarab meluap dan air langsung memasuki rumah di Perumahan GAS desa Gintung Kecamatan Sukadiri, warga terkejut apalagi saat ini warga sedang melakukan puasa Ramadhan.
" Kami berharap agar dinas terkait atau pihak dari aparat kecamatan atau desa melihat kondisi warga Perumahan GAS,"terang Ardi saat dihubungi wartawan, Senin ( 9/3/2026).
Sementara pantauan dilapangan, selain itu banjir juga melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Tangerang diantaranya, Kelurahan Bencongan Kecamatan Kelapa Dua, Desa Margasari, Desa Cisereh, Desa Pasir Bolang Kecamatan Tigaraksa, Perumahan Mutiara Tanjakan Desa Tanjakan, Perumahan Villagio Residence Desa Jambu Karya, Perumahan Royal Residence Desa Sukatani Kecamatan Rajeg.
Selain itu Desa Pasillian Kecamatan Kronjo, Perumahan Villa Tomang Desa Gelam Jaya Kecamatan Pasar Kemis, perumahan Prima Desa Karet Kecamatan Sepatan, Ponpes Modern Subulussalam Desa Kresek , Desa Pasir Ampo Kecamatan Kresek, Desa Sindang Panon Kecamatan Sindang Jaya, perumahan Samawa Desa Jati Mulya Kecamatan Sepatan Timur, perumahan Di Desa Kadu Jaya Kecamatan Curug, Perumahan Taman cikande dan kampung parung ceuri desa cikande, serta Kampung babakan dan kampung kaman desa pasir Gintung Kecamatan Jayanti.


































