Polairud Batu Bara Cari Nelayan Pagurawan Hilang di Perairan Pulau Berhala Sergai
detakbanten.com SERDANG BEDAGAI – Seorang anak buah kapal (ABK) pukat jaring pari asal Kabupaten Batu Bara dilaporkan hilang saat mencari ikan di perairan sekitar Pulau Berhala, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai).
Korban diketahui bernama Wanda (30), warga Desa Pantai Burung, Kecamatan Medang Deras, Kabupaten Batu Bara. Ia bekerja sebagai ABK kapal jaring pari yang beroperasi di wilayah perairan Pulau Berhala.
Kanit Markas Polairud Batu Bara, Ipda Hendrico P. Kaban, mengatakan pihaknya langsung berkoordinasi dengan Basarnas Tanjungbalai Asahan setelah menerima laporan dari masyarakat mengenai hilangnya korban.
"Sebanyak empat personel Polairud bersama tiga personel Basarnas Tanjungbalai Asahan telah bergerak ke lokasi untuk melakukan pencarian terhadap korban," ujarnya, Sabtu (25/7/2026).
Ia menjelaskan, berdasarkan laporan yang diterima Pos Polairud Pagurawan, peristiwa itu terjadi pada Rabu (22/7/2026) sekitar pukul 10.00 WIB, di perairan sekitar 10 mil sebelah barat Pulau Berhala, Sergai.
"Laporan tersebut disampaikan oleh Zulham (45), warga Dusun Limau Manis, Sei Buah Keras, Kecamatan Medang Deras. Zulham mengaku menerima kabar dari sebuah kapal penangkap kepiting yang berpapasan dengan kapal jaring pari tempat korban bekerja," ungkap Hendrico.
Menurut informasi yang diterima, kata Hendrico, Wanda terjatuh ke laut saat kapal sedang melakukan aktivitas penangkapan ikan.
"Karena kapal jaring pari tidak memiliki akses komunikasi untuk menghubungi daratan, tekong kapal meminta bantuan kepada kapal penangkap kepiting agar menyampaikan informasi tersebut kepada keluarga korban," paparnya.
Menindaklanjuti laporan itu, personel Polairud melakukan pencarian dengan Basarnas Tanjungbalai Asahan menggunakan kapal motor milik Polairud menuju Pulau Berhala, Sergai.
"Ada 7 personel Polairud Batu Bara dan Basarnas berangkat untuk mencari korban. Kalau tidak ditemukan kemungkinan akan bermalam di Pulau Berhala Sergai guna melanjutkan pencarian," bilangnya. (ap).
Teks foto: Tim Polairud Batu Bara dan Basarnas Tanjungbalai Asahan mencari nelayan Pagurawan hilang di Pulau Berhala.
26 Personel Satlantas Polres Sergai Diterjunkan Amankan Arus Lalu Lintas Tabligh Akbar di Pantai Cermin
detakbanten.com SERDANG BEDAGAI – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Serdang Bedagai mengerahkan 26 personel untuk mengamankan arus lalu lintas selama pelaksanaan kegiatan Tabligh Akbar yang berlangsung di kawasan wisata Theme Park, Kecamatan Pantai Cermin, Sabtu (25/7/2026).
Pengamanan dipimpin langsung oleh Kasat Lantas Polres Serdang Bedagai, AKP Gokma W. Silitonga mengatakan, sebanyak 26 personel dikerahkan selama pelaksanaan pengamanan dan pengaturan lalu lintas kegiatan Tabligh Akbar.
Ia menjelaskan, pengamanan dimulai sejak pukul 07.30 WIB dengan menempatkan personel di sejumlah titik strategis yang berpotensi terjadi kepadatan kendaraan, yakni Simpang Bedagai, Simpang Matapao, Simpang Alfamart Sei Buluh, Simpang Pantai Kelang, Simpang Tiga Perbaungan, Simpang Indosat Pantai Cermin, hingga pintu masuk kawasan Pantai Cermin, Sergai.
"Selain melakukan pengaturan lalu lintas, personel Satlantas juga membantu para pengendara saat melintasi persimpangan, memberikan prioritas kepada pejalan kaki, serta memantau pergerakan rombongan masyarakat yang menuju lokasi Tabligh Akbar," ucapnya.
AKP Gokma W. Silitonga menambahkan, pengamanan ini bertujuan memastikan kelancaran arus kendaraan sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang mengikuti kegiatan keagamaan tersebut.
"Hasil pengamanan menunjukkan arus lalu lintas tetap lancar meski terjadi peningkatan volume kendaraan menuju lokasi acara. Masyarakat dapat beraktivitas dan mengikuti Tabligh Akbar dengan aman, tertib, dan nyaman," ungkap dia.
Berkat kesiapsiagaan personel di lapangan, pelaksanaan pengaturan lalu lintas berlangsung optimal sehingga potensi kemacetan di wilayah hukum Polres Serdang Bedagai dapat diantisipasi dengan baik.
Hal ini menjadi wujud komitmen Polres Sergai dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya pada kegiatan yang melibatkan banyak peserta.(ap).
Teks foto: Personel Satlantas Polres Serdang Bedagai atur lalulintas amankan Tabligh Akbar.
Kantor Penyalur Kerja di Perumahan Bizlink Citra Raya Cikupa Digeruduk
detakbanten.com TANGERANG - Pegawai PT Kilau Cahaya Berlian bersama calon pencari kerja menggeruduk Kantor PT Raffa Global Makmur di perumahan Bizlink Citra Raya Kelurahan Sukamulya Kecamatan Cikupa Kabupaten Tangerang pada Jum'at (24/7/2026).
Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa tersebut terjadi pada pukul 14.00 Jumat siang, pegawai dan Staf PT kilau cahaya berlian kesal karena selama ini perusahaan PT Raffa yang menjadi penyalur tenaga kerja kerap mencatut nama PT Kilau Cahaya Berlian, bahkan beberapa pelamar diminta uang administrasi oleh oknum perusahaan PT Raffa Global Makmur tersebut, padahal PT Kilau Cahaya Berlian tidak pernah memungut uang kepada calon pelamar yang disalurkan ke perusahaan rekananya.
" Perusahaan PT Kilau Cahaya Berlian tidak pernah meminta uang kepada calon pelamar kerja, karena dilarang dan melanggar kesepakatan dengan perusahaan yang menjadi mitra kami,"terang Adi Pratama Direkrur Operasional PT Kilau Cahaya Berlian.
Adi menambahkan, bahwa selama ini banyak pelamar kerja yang mengadukan tentang maraknya pungutan yang mengatasnamakan PT Kilau Cahaya Berlian, setelah dilakukan investigasi, ternyata pengaduan tersebut benar adanya, dirinya berharap agar perusahaan PT Raffa Global Makmur berhenti mencatut nama perusahaan PT Kilau Cahaya Berlian, karena perusahaan yang dipimpinnya berkomitmen untuk membantu warga yang saat ini kesulitan mencari kerja.
" Saya miris dengan adanya kejadian ini, karena rata - rata mereka sangat berharap masuk kerja, eh malah dipintain uang "tandasnya.
Sementara Direktur PT Raffa Global Makmur Diki menyatakan permintaan maaf atas kejadian ini , dirinya berjanji akan mengembalikan uang calon pelamar kerja, pernyataan Diki tersebut tersebut dituangkan dalam surat pernyataan yang ditandatangani kedua belah pihak.
" Saya berharap agar PT Kilau Cahaya Berlian memaafkan , dan saya berjanji untuk tidak mengulangi perbuatan ini lagi,"terangnya.
Sementara Kanit Intelkam Polsek Cikupa Ipda Andhika Verry Okto, S.H. mengatakan bahwa Kepolisian sektor Cikupa berharap agar kejadian serupa tidak terulang di wilayah hukumnya, pihaknya berharap agar penipuan berkedok penerimaan kerja yang dilakukan oleh oknum PT Raffa untuk segera dihentikan karena merugikan orang lain, sejauh ini Kepolisian terus memantau kegiatan operasional perusahaan penyalur tenaga kerja, jika ada korban yang merasa dirugikan , silahkan melapor ke kantor kepolisian terdekat.
" Alhamdulillah pada hari ini perusahaan PT Raffa Global Makmur meminta maaf kepada PT Kilau atas perbuatannya mencatut nama perusahaan lain untuk merekrut calon tenaga kerja, kami datang atas aduan ke call center 110,"tandasnya.































