Efek Musim Hujan, Harga Cabai di Kota Tangsel Makin Hari Makin Pedes

Efek Musim Hujan, Harga Cabai di Kota Tangsel Makin Hari Makin Pedes

detakbanten.com, TANGSEL- Bagi anda penikmat pedes, ada baiknya dikurangi dulu mengkonsumsi penyedap rasa berbahan cabai. Sebab, harga cabai di pasar-pasar yang ada di Kota Tangsel, belakangan ini semakin bikin pedes alias meroket tak terkendali.

Seperti diungkapkan oleh Muamar, salah seorang pedagang di pasar Serpong, Kota Tangsel ini bilang, harga cabai rawit merah sejak beberapa sebulan terakhir ini terus mengalami lonjakan harga yang cukup drastis.

"Sekarang harganya 120 ribu per kilo, itu jenis cabe rawit merah, udah sekitar sebulanan naiknya," katanya saat ditemui di pasar Serpong, Jumat (12/3/2021).

Pedagang berusia 24 tahun itu juga menjelaskan, pada bulan-bulan sebelumnya, harga cabai rawit merah di sejumlah pasar berada dikisaran Rp 60 ribu per kilo. "Tadinya 60 ribuan. Sekarang harganya malah naik," terang Muamar.

Soal harga cabai yang mengalami kenaikan harga, juga diungkapkan oleh Wahyudin. Setiap kali dia belanja, Wahyudin harus merogoh kocek sebesar Rp 120 ribu untuk satu kilo cabai merah. Dari harga segitu, Wahyudin mengaku dapat untung Rp 10 ribu saja.

"Iya, saya modalnya 120 ribu, kalo dijual lagi paling 130 ribuan aja," ungkapnya.

Wahyudin jelaskan, adanya kenaikan harga cabai lantaran banyak cabai yang ada di perkebunan pada saat akan dipanen mengalami kerusakan akibat terkena dampak banjir. Selain cabai, Wahyudin lanjutkan, bumbu lainnya seperti tomat merah, harganya mulai mengalami kenaikan.

"Tomat merah juga ini, sebelumnya saya jual cuma 5 ribu per kilo, sekarang sudah 10 ribu," tandasnya. (Raf)

Go to top