Redaksi
detakbanten.com TANGSEL-DPRD Kota Tangsel bersama Pemkot setempat resmi menyepakati Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) APBD Tahun Anggaran 2027. Kesepakatan tersebut dilakukan melalui Paripurna dan menjadi pijakan penyusunan Rancangan APBD 2027 dengan total anggaran mencapai Rp4,96 triliun.
Wakil Ketua DPRD Kota Tangsel M. Yusuf menyampaikan, penyusunan KUA-PPAS 2027 didasarkan pada sejumlah asumsi makro yang menjadi target pembangunan daerah pada tahun mendatang.
Menurutnya, pertumbuhan ekonomi Tangsel ditargetkan berada pada kisaran 5,30 hingga 6,30 persen. Selain itu, Pemkot juga menargetkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) mencapai 85,20 hingga 85,42 poin, tingkat pengangguran terbuka turun menjadi 4,00–4,13 persen, tingkat kemiskinan berada di angka 2,00–2,39 persen, serta penurunan intensitas emisi gas rumah kaca sebesar 19,54 persen.
“Asumsi makro yang dijadikan dasar dalam penyusunan APBD Tahun Anggaran 2027 telah disepakati sebagai acuan pembangunan daerah,” kata M Yusuf saat menyampaikan laporan Badan Anggaran DPRD, Senin (27/7/2027).
Ia menjelaskan, berdasarkan hasil pembahasan final Badan Anggaran DPRD bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), nilai KUA-PPAS Tahun Anggaran 2027 mengalami penambahan sebesar Rp160,29 miliar.
“Sebelumnya rancangan anggaran sebesar Rp4.799.895.454.714 bertambah menjadi Rp4.960.189.127.214,” ujarnya.
Politikus PKS tersebut merinci, proyeksi pendapatan daerah juga mengalami kenaikan dari semula Rp4,416 triliun menjadi Rp4,576 triliun atau bertambah sebesar Rp160,29 miliar. Sementara belanja daerah meningkat menjadi Rp4,960 triliun, sedangkan pembiayaan daerah tetap sebesar Rp383,26 miliar.
Ia menambahkan, dalam pembahasan bersama TAPD, Badan Anggaran juga telah menyelaraskan kebutuhan belanja perangkat daerah berdasarkan hasil konsultasi dengan komisi-komisi DPRD dan kemampuan keuangan daerah.
“Selanjutnya disepakati kebutuhan anggaran untuk 21 perangkat daerah sebagai dasar penyusunan APBD Tahun Anggaran 2027,” ucapnya.
Di akhir penyampaiannya, M Yusuf merekomendasikan agar dokumen KUA dan PPAS Tahun Anggaran 2027 dapat disetujui bersama sebagai pedoman penyusunan RAPBD 2027.
“Badan Anggaran merekomendasikan agar kiranya Rancangan KUA dan PPAS Tahun Anggaran 2027 ini dapat disetujui bersama dalam rapat paripurna,” tegasnya.
Sementara itu, Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie mengapresiasi seluruh pimpinan dan anggota DPRD serta TAPD yang telah menyelesaikan pembahasan KUA-PPAS sesuai jadwal yang ditetapkan dalam peraturan perundang-undangan.
“Saya ingin menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada pimpinan dan anggota DPRD serta Tim Anggaran Pemerintah Daerah yang telah mencurahkan energi dan pikiran dalam menyusun dan membahas rancangan KUA-PPAS APBD Tahun Anggaran 2027,” kata Benyamin.
Benyamin menjelaskan, tema pembangunan Tangsel pada 2027 adalah “Penguatan Fondasi dalam Kerangka Pembangunan Menuju Tangsel Unggul, Inklusif, Inovatif, Kolaboratif Menuju Kota Lestari.” Tema tersebut dijabarkan ke dalam empat prioritas utama, yakni peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan ekonomi daerah berbasis inovasi dan teknologi, reformasi birokrasi, serta pembangunan kota yang berketahanan dan berkelanjutan.
Menurut Benyamin, kebijakan belanja daerah pada APBD 2027 diarahkan untuk mendukung pelayanan dasar masyarakat, memperkuat perencanaan berbasis kinerja, memenuhi mandatory spending, hingga mendukung program prioritas kepala daerah.
“Kebijakan Umum APBD dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara Tahun Anggaran 2027 yang telah kita sepakati bersama pada hari ini ditargetkan dapat menangani permasalahan dan isu strategis penyelenggaraan daerah pada tahun 2027,” ujarnya.
Ia menegaskan, pemerintah juga memberikan perhatian terhadap berbagai isu strategis yang masih dihadapi Tangsel, di antaranya percepatan penurunan stunting, penghapusan kemiskinan ekstrem, penanganan kemacetan, pengendalian banjir, pengelolaan persampahan, hingga upaya menurunkan tingkat pengangguran.
“Belanja untuk penanganan isu strategis tematik diarahkan pada percepatan penurunan dan pencegahan stunting, penghapusan kemiskinan ekstrem, penanganan kemacetan, penanggulangan banjir, pengelolaan persampahan, dan penurunan tingkat pengangguran,” tutur Benyamin.
Ia berharap kesepakatan KUA-PPAS 2027 dapat menjadi pedoman seluruh perangkat daerah dalam menyusun Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) secara terukur sehingga pelaksanaan program pembangunan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Kita semua berharap kebijakan pembangunan Tahun 2027 ini menjadi pedoman bagi perangkat daerah dalam menyusun RKA sesuai kewenangannya, sehingga kebutuhan masyarakat dapat dilayani secara optimal dan membawa kemajuan serta kesejahteraan bagi masyarakat Tangsel,” pungkasnya.
detakbanten.com SERDANG BEDAGAI – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Serdang Bedagai (Sergai) terus menggencarkan upaya edukasi kepada kalangan pelajar guna meningkatkan kesadaran akan pentingnya keselamatan di jalan raya.
Kali ini, kegiatan penyuluhan dan sosialisasi tertib berlalu lintas digelar di SMA Swasta Kartini yang berada di Desa Sei Rampah, Kecamatan Sei Rampah, Kabupaten Serdang Bedagai.
Dalam kegiatan tersebut, personel Satlantas memberikan pemahaman kepada para siswa mengenai pentingnya mematuhi aturan lalu lintas sejak usia dini sebagai langkah nyata menekan angka kecelakaan, khususnya yang melibatkan pelajar.
Kasat Lantas Polres Sergai, AKP Gokma W. Silitonga, mengatakan bahwa budaya tertib berlalu lintas harus dimulai dari diri sendiri dengan selalu mengedepankan etika dan keselamatan saat berkendara.
"Kami mengajak seluruh pelajar untuk menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas. Keselamatan di jalan merupakan tanggung jawab bersama yang harus dimulai dari kesadaran setiap individu," ujar AKP Gokma W. Silitonga.
Dalam sosialisasi tersebut, para pelajar diberikan sejumlah materi penting, di antaranya kewajiban menggunakan helm berstandar SNI saat mengendarai sepeda motor, larangan melawan arus lalu lintas, serta pentingnya mematuhi seluruh rambu-rambu lalu lintas yang berlaku.
Selain itu, Satlantas Polres Sergai juga mengingatkan para siswa agar tidak menggunakan knalpot brong pada sepeda motor.
"Penggunaan knalpot yang tidak sesuai spesifikasi dinilai tidak hanya menimbulkan kebisingan, tetapi juga dapat memicu aksi balap liar maupun kebut-kebutan yang berpotensi menyebabkan kecelakaan," ungkap AKP Gokma.
Menurutnya, kendaraan yang menggunakan knalpot brong akan ditindak sesuai ketentuan yang berlaku sebagai bagian dari upaya menciptakan keamanan dan kenyamanan bagi masyarakat pengguna jalan.
Para pelajar juga diimbau untuk selalu melengkapi surat-surat kendaraan dan memasang Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB) sesuai aturan sebelum menggunakan kendaraan di jalan raya.
Dalam kesempatan tersebut, personel Satlantas turut memperkenalkan layanan Call Center 110 yang dapat dimanfaatkan masyarakat apabila membutuhkan bantuan kepolisian, baik terkait tindak pidana, kecelakaan lalu lintas, maupun informasi kemacetan yang dapat terjadi akibat berbagai kondisi di lapangan.
Wakil Kepala Sekolah beserta para guru SMA Swasta Kartini Sei Rampah menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas kehadiran personel Satlantas Polres Sergai yang telah memberikan edukasi kepada para pelajar.
Menurut pihak sekolah, penyuluhan tersebut sangat bermanfaat karena mampu menambah wawasan dan pemahaman siswa mengenai pentingnya disiplin berlalu lintas sehingga diharapkan dapat mengurangi risiko kecelakaan di kalangan pelajar.
"Melalui kegiatan ini, diharapkan terjalin kerja sama yang semakin erat antara Satlantas Polres Sergai dengan SMA Swasta Kartini Sei Rampah dalam membangun budaya tertib berlalu lintas serta menciptakan generasi muda yang sadar hukum dan mengutamakan keselamatan di jalan raya," bilangnya. (ap).
Teks foto: Satlantas Polres Serdang Bedagai kunjungi SMA Kartini himbau pelajar taat berlalulintas.
detakbanten.com KOTA BANJAR-Denyut aktivitas masyarakat pada Senin pagi (27/7/2026) di wilayah Kecamatan Pataruman berjalan tertib berkat kehadiran personel Polsek Pataruman Polres Banjar yang melaksanakan kegiatan Strong Point Pagi. Sejak pukul 06.00 WIB, anggota disebar ke sejumlah sekolah dan persimpangan utama untuk mengawal kelancaran arus kendaraan sekaligus memberikan pelayanan kepada masyarakat yang memulai aktivitas.
Fokus pengamanan dilakukan di kawasan SDN 7, 8, dan 9 Hegarsari, SDN 1, 2, dan 4 Pataruman, SDN 1 Mulyasari, MTs Assalam, SMK Muhammadiyah, SMKN 4 Banjar, Simpang Empat Sentiong, hingga Simpang Tiga Batulawang. Kehadiran personel di lokasi tersebut membantu mengurai kepadatan lalu lintas, mengamankan penyeberangan pelajar, serta memastikan mobilitas masyarakat berlangsung lancar dan aman.
Dalam pelaksanaannya, petugas juga memberikan tindakan dan teguran secara profesional kepada pengendara yang masih melanggar ketentuan berlalu lintas. Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya meningkatkan disiplin pengguna jalan sekaligus menekan potensi pelanggaran maupun kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Polsek Pataruman.
Kapolsek Pataruman AKP Hadi Winarso, S.Sos., M.H. mengatakan bahwa kehadiran anggota di lapangan setiap pagi merupakan bentuk pelayanan nyata yang langsung dirasakan masyarakat.
"Strong Point bukan sekadar pengaturan lalu lintas, tetapi bentuk komitmen kami untuk memastikan masyarakat dapat berangkat bekerja, bersekolah, dan beraktivitas dengan aman, nyaman, serta tepat waktu. Kehadiran anggota di lapangan menjadi wujud pelayanan Polri yang selalu siap melayani masyarakat," ujar AKP Hadi Winarso.
Melalui kegiatan Strong Point yang dilaksanakan secara konsisten, Polsek Pataruman terus memperkuat pelayanan publik di ruang terbuka. Sinergi antara kesiapsiagaan personel dan tingginya kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas menjadi fondasi penting untuk mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas di wilayah hukum Polres Banjar. **
detakbanten.com KOTA TANGERANG -DPRD Kota Tangerang mengimbau agar pelaksanaan penataan kabel utilitas di Jalan Raden Patah, Kecamatan Ciledug, yang dilakukan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Banten bersama Dinas PUPR Kota Tangerang, dilaksanakan dengan mengedepankan aspek keselamatan pengguna jalan serta tetap memperhatikan aktivitas pelaku usaha di sekitar lokasi pekerjaan.
Anggota Komisi IV DPRD Kota Tangerang, Dadan Syahrudin, mengatakan penataan kabel udara merupakan langkah positif untuk menciptakan kawasan perkotaan yang lebih rapi dan tertata. Namun, pelaksanaannya harus mempertimbangkan dampak yang ditimbulkan terhadap masyarakat.
"Penataan kabel ini tentu kami dukung karena bertujuan menciptakan wajah kota yang lebih tertata. Namun, pelaksanaannya harus benar-benar memperhatikan keselamatan pengguna jalan, baik pengendara maupun pejalan kaki, sehingga tidak menimbulkan potensi kecelakaan selama proses pekerjaan berlangsung," ujarnya saat dihubungi, Jumat (17/7/26).
Selain itu, Dadan mengingatkan agar pelaksanaan pekerjaan juga memperhatikan keberlangsungan aktivitas ekonomi masyarakat, khususnya para pelaku usaha yang berada di sepanjang ruas jalan yang menjadi lokasi penataan.
"Jangan sampai proses penataan ini justru berdampak pada menurunnya aktivitas usaha masyarakat. Karena itu, pelaksanaannya perlu dilakukan secara cermat agar akses menuju tempat usaha tetap terjaga dan aktivitas masyarakat dapat berjalan sebagaimana mestinya," katanya.
Ia berharap pelaksanaan penataan utilitas dilakukan secara baik sehingga manfaat penataan kota dapat dirasakan masyarakat tanpa menimbulkan dampak yang berarti terhadap mobilitas maupun kegiatan ekonomi warga.
Komisi IV DPRD Kota Tangerang berharap penataan utilitas ini dapat menjadi bagian dari upaya mewujudkan Kota Tangerang yang lebih aman, nyaman, tertata, dan estetik, dengan tetap mengutamakan keselamatan masyarakat serta keberlangsungan aktivitas ekonomi di kawasan terdampak. (Cep)
detakbanten.com Tanjungbalai (Sumut)- Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim didampingi OPD terkait mengikuti wawancara secara langsung bersama tvOne dalam terkait kasus yang terjadi terhadap salah seorang anak "ARM" yang diduga menjadi korban kekerasan terhadap anak.
Wali Kota secara langsung mengikuti wawancara di ruang kerja Wali Kota dan dipandu oleh pembawa acara Kamaratih Kusuma dan Andi Kumala, Sabtu (25/7/2026)
Acara yang dibuka dengan penayangan video saat kunjungan Wali Kota Tanjungbalai bertemu dengan ARM (12) dirumahnya beberapa hari lalu kerumah korban. Kunjungan tersebut guna melihat kondisi terakhir korban, berkomunikasi langsung dan menanyakan perihal kejadian yang telah dialaminya
Usai penayangan video tersebut, Wali Kota Mahyaruddin Salim menjawab pertanyaan yang disampaikan oleh Andi Kumala terkait langkah Pemko Tanjungbalai melalui UPT DPPA untuk melakukan pendampingan korban, Mahyaruddin menjawab bahwa pada 23 Juli lalu kami bersama seluruh jajaran Pemko Tanjungbalai turun langsung melihat kondisi korban
Disini perlu kami sampaikan, terhitung 29 Mei yang lalu Dinas Perlindungan Perempuan dan Anak telah melakukan pendampingan kepada korban usai menerima laporan dari unit PPA Polres Tanjungbalai dan juga bantuan hukum seperti advokat dan pelayanan konseling , kemudian ada tenaga ahli juga, ada psikolog yang melakukan monitoring evaluasi bagaimana kasus ini yang dialami korban, jelas Mahyaruddin
Lanjut Wali Kota, meski korban tinggal di Kecamatan Tanjungbalai, Kabupaten Asahan, namun lokus kejadiankan di Kota Tanjungbalai, Kecamatan Teluk Nibung. Oleh karena itu, kami berkewajiban memastikan kondisi korban. Kami tentunya juga berkoordinasi dengan Polres Tanjungbalai karena memang penetapan ataupun bagaimana penyelidikan atau penyidikan kasus ini wewenang Polres Tanjungbalai.
Wali Kota juga menuturkan, senin (27/7) mendatang juga akan melakukan pendampingan lagi dalam pemeriksaan lanjutan di Polres Tanjungbalai. Saat ini kondisi korban sudah berangsur pulih, walaupun dari Dinas Kesehatan sudah melakukan pemeriksaan secara intensif dan mungkin ada evaluasi evaluasi kesehatan selanjutnya bagaimana kondisinya sehingga si korban jauh lebih baik
Menjawab pertanyaan selanjutnya, apakah akan dilakukan evaluasi besar besaran dilingkup pendidikan? Untuk hal itu, Wali Kota Mahyaruddin menjawab bahwa pasangan suami istri, dimana istrinya adalah PPPK Paruh Waktu, kasus memuncak pada 22/7 sore. Untuk hal itu, Dinas Pendidikan sudah berkordinasi dengan BKPSDM selanjutnya ke Inspektorat dan saat ini masih dalam proses pemeriksaan apakah memang keterlibatannya sejauh mana kemudian hal yang lain mungkin dalam pertimbangan penyidik, sebut Mahyaruddin
Untuk PPPK Paruh Waktu tersebut BKPSDM telah menerbitkan surat pembebasan tugas sementara terhitung sejak (24/7). Jika nanti telah ada ketetapan hukum dari Polres Tanjungbalai, karena memang kewenangannya ada disana, tentu kami (Pemko) sesuai PP No 49 tahun 2018 tentang manajemen PPPK, kata Wali Kota lagi
Untuk menghindari tindakan main hakim sendiri warga seperti kasus ini, Wali Kota mengungkapkan tentunya melalui OPD terkait Dinas Kesehatan dan Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Pemberdayaan Masyarakat (DP3A-PM) untuk berperan aktif ditengah masyarakat memberi edukasi. Kamu juga akan melakukan MOU dengan MUI dan Kemenag karena di Kemenag kan ada penyuluh untuk berperan langsung ke masyarakat, tutup Wali Kota Mahyaruddin Salim sembari ucapan terimakasih telah hadir bersama dalam Apa Kabar Indonesia Pagi.
detakbanten.com TANGERANG -- Pengurus Dewan Pimpinan Cabang ( DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Tangerang salah satu dari DPC dari 514 DPC PKB yang dilantik secara serentak se-Indonesia di alunn- akun Fatahilah Kota Tua Jakarta Pada Rabu (22/7/2026) oleh Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar (Cak Imin) masa bakti 2026 - 2031.
Ketua DPC PKB Kabupaten Tangerang Ustur Ubadi mengatakan, saat ini kepengurusan PKB Kabupaten Tangerang telah dilantik, untuk jabatan Sekretaris DPC dijabat oleh Ikrar aqrar Risyad Nasution dan Bendahara oleh M. Rapiudin Akbar, Lc, serta untuk ketua dewan Suro yakni KH Uwes Qurni dan Sekretaris Dewan Suro PKB yakni H Ahmad Baidowi.
" Alhamdulillah kepengurusan DPC PKB Kabupaten Tangerang telah terbentuk, saya optimis PKB Kabupaten Tangerang akan bertambah solid dan Insyaallah target 8 kursi akan kita raih,"terang Ketua DPC PKB Kabupaten Tangerang Ustur Ubadi, saat dihubungi Minggu (26/7/2026).
Selain memiliki target 8 kursi dalm pemilu 2029 mendatang sambung Ustur, PKB Kabupaten Tangerang memiliki target juga yakni strukturisasi kepengusan dari mulai pengurus anak cabang , hingga ranting tingkat desa / kelurahan, dengan adanya kepengurusan baru pada DPC Kabupaten Tangerang ini, dirinya mengajak kepada seluruh kader dan simpatisan PKB untuk menjaga kekompakan demi kejayaan Partai PKB, sesuai arahan dari ketua umum H Muhaimin Iskandar, karena dengan kelompokan, maka seluruh perjuangan partai dalam mensejahterakan masyarakat akan terwujud.
" Saya juga meminta doa dan dukungan kepada seluruh pengurus PKB dan senior - senior , agar dalam menjalankan tugas saya sebagai ketua DPC selalu dipermudah oleh Allah SWT, karena tanpa dukungan kita semua , tentunya harapan itu tidak akan terwujud,"tandasnya.
detakbanten.com SERDANG BEDAGAI – Seorang anak buah kapal (ABK) pukat jaring pari asal Kabupaten Batu Bara dilaporkan hilang saat mencari ikan di perairan sekitar Pulau Berhala, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai).
Korban diketahui bernama Wanda (30), warga Desa Pantai Burung, Kecamatan Medang Deras, Kabupaten Batu Bara. Ia bekerja sebagai ABK kapal jaring pari yang beroperasi di wilayah perairan Pulau Berhala.
Kanit Markas Polairud Batu Bara, Ipda Hendrico P. Kaban, mengatakan pihaknya langsung berkoordinasi dengan Basarnas Tanjungbalai Asahan setelah menerima laporan dari masyarakat mengenai hilangnya korban.
"Sebanyak empat personel Polairud bersama tiga personel Basarnas Tanjungbalai Asahan telah bergerak ke lokasi untuk melakukan pencarian terhadap korban," ujarnya, Sabtu (25/7/2026).
Ia menjelaskan, berdasarkan laporan yang diterima Pos Polairud Pagurawan, peristiwa itu terjadi pada Rabu (22/7/2026) sekitar pukul 10.00 WIB, di perairan sekitar 10 mil sebelah barat Pulau Berhala, Sergai.
"Laporan tersebut disampaikan oleh Zulham (45), warga Dusun Limau Manis, Sei Buah Keras, Kecamatan Medang Deras. Zulham mengaku menerima kabar dari sebuah kapal penangkap kepiting yang berpapasan dengan kapal jaring pari tempat korban bekerja," ungkap Hendrico.
Menurut informasi yang diterima, kata Hendrico, Wanda terjatuh ke laut saat kapal sedang melakukan aktivitas penangkapan ikan.
"Karena kapal jaring pari tidak memiliki akses komunikasi untuk menghubungi daratan, tekong kapal meminta bantuan kepada kapal penangkap kepiting agar menyampaikan informasi tersebut kepada keluarga korban," paparnya.
Menindaklanjuti laporan itu, personel Polairud melakukan pencarian dengan Basarnas Tanjungbalai Asahan menggunakan kapal motor milik Polairud menuju Pulau Berhala, Sergai.
"Ada 7 personel Polairud Batu Bara dan Basarnas berangkat untuk mencari korban. Kalau tidak ditemukan kemungkinan akan bermalam di Pulau Berhala Sergai guna melanjutkan pencarian," bilangnya. (ap).
Teks foto: Tim Polairud Batu Bara dan Basarnas Tanjungbalai Asahan mencari nelayan Pagurawan hilang di Pulau Berhala.
detakbanten.com SERDANG BEDAGAI – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Serdang Bedagai mengerahkan 26 personel untuk mengamankan arus lalu lintas selama pelaksanaan kegiatan Tabligh Akbar yang berlangsung di kawasan wisata Theme Park, Kecamatan Pantai Cermin, Sabtu (25/7/2026).
Pengamanan dipimpin langsung oleh Kasat Lantas Polres Serdang Bedagai, AKP Gokma W. Silitonga mengatakan, sebanyak 26 personel dikerahkan selama pelaksanaan pengamanan dan pengaturan lalu lintas kegiatan Tabligh Akbar.
Ia menjelaskan, pengamanan dimulai sejak pukul 07.30 WIB dengan menempatkan personel di sejumlah titik strategis yang berpotensi terjadi kepadatan kendaraan, yakni Simpang Bedagai, Simpang Matapao, Simpang Alfamart Sei Buluh, Simpang Pantai Kelang, Simpang Tiga Perbaungan, Simpang Indosat Pantai Cermin, hingga pintu masuk kawasan Pantai Cermin, Sergai.
"Selain melakukan pengaturan lalu lintas, personel Satlantas juga membantu para pengendara saat melintasi persimpangan, memberikan prioritas kepada pejalan kaki, serta memantau pergerakan rombongan masyarakat yang menuju lokasi Tabligh Akbar," ucapnya.
AKP Gokma W. Silitonga menambahkan, pengamanan ini bertujuan memastikan kelancaran arus kendaraan sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang mengikuti kegiatan keagamaan tersebut.
"Hasil pengamanan menunjukkan arus lalu lintas tetap lancar meski terjadi peningkatan volume kendaraan menuju lokasi acara. Masyarakat dapat beraktivitas dan mengikuti Tabligh Akbar dengan aman, tertib, dan nyaman," ungkap dia.
Berkat kesiapsiagaan personel di lapangan, pelaksanaan pengaturan lalu lintas berlangsung optimal sehingga potensi kemacetan di wilayah hukum Polres Serdang Bedagai dapat diantisipasi dengan baik.
Hal ini menjadi wujud komitmen Polres Sergai dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya pada kegiatan yang melibatkan banyak peserta.(ap).
Teks foto: Personel Satlantas Polres Serdang Bedagai atur lalulintas amankan Tabligh Akbar.
detakbanten.com TANGERANG - Pegawai PT Kilau Cahaya Berlian bersama calon pencari kerja menggeruduk Kantor PT Raffa Global Makmur di perumahan Bizlink Citra Raya Kelurahan Sukamulya Kecamatan Cikupa Kabupaten Tangerang pada Jum'at (24/7/2026).
Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa tersebut terjadi pada pukul 14.00 Jumat siang, pegawai dan Staf PT kilau cahaya berlian kesal karena selama ini perusahaan PT Raffa yang menjadi penyalur tenaga kerja kerap mencatut nama PT Kilau Cahaya Berlian, bahkan beberapa pelamar diminta uang administrasi oleh oknum perusahaan PT Raffa Global Makmur tersebut, padahal PT Kilau Cahaya Berlian tidak pernah memungut uang kepada calon pelamar yang disalurkan ke perusahaan rekananya.
" Perusahaan PT Kilau Cahaya Berlian tidak pernah meminta uang kepada calon pelamar kerja, karena dilarang dan melanggar kesepakatan dengan perusahaan yang menjadi mitra kami,"terang Adi Pratama Direkrur Operasional PT Kilau Cahaya Berlian.
Adi menambahkan, bahwa selama ini banyak pelamar kerja yang mengadukan tentang maraknya pungutan yang mengatasnamakan PT Kilau Cahaya Berlian, setelah dilakukan investigasi, ternyata pengaduan tersebut benar adanya, dirinya berharap agar perusahaan PT Raffa Global Makmur berhenti mencatut nama perusahaan PT Kilau Cahaya Berlian, karena perusahaan yang dipimpinnya berkomitmen untuk membantu warga yang saat ini kesulitan mencari kerja.
" Saya miris dengan adanya kejadian ini, karena rata - rata mereka sangat berharap masuk kerja, eh malah dipintain uang "tandasnya.
Sementara Direktur PT Raffa Global Makmur Diki menyatakan permintaan maaf atas kejadian ini , dirinya berjanji akan mengembalikan uang calon pelamar kerja, pernyataan Diki tersebut tersebut dituangkan dalam surat pernyataan yang ditandatangani kedua belah pihak.
" Saya berharap agar PT Kilau Cahaya Berlian memaafkan , dan saya berjanji untuk tidak mengulangi perbuatan ini lagi,"terangnya.
Sementara Kanit Intelkam Polsek Cikupa Ipda Andhika Verry Okto, S.H. mengatakan bahwa Kepolisian sektor Cikupa berharap agar kejadian serupa tidak terulang di wilayah hukumnya, pihaknya berharap agar penipuan berkedok penerimaan kerja yang dilakukan oleh oknum PT Raffa untuk segera dihentikan karena merugikan orang lain, sejauh ini Kepolisian terus memantau kegiatan operasional perusahaan penyalur tenaga kerja, jika ada korban yang merasa dirugikan , silahkan melapor ke kantor kepolisian terdekat.
" Alhamdulillah pada hari ini perusahaan PT Raffa Global Makmur meminta maaf kepada PT Kilau atas perbuatannya mencatut nama perusahaan lain untuk merekrut calon tenaga kerja, kami datang atas aduan ke call center 110,"tandasnya.
detakbanten.com KAB. TANGERANG - Wakil Gubernur (Wagub) Banten Achmad Dimyati Natakusumah mengajak seluruh mahasiswa dan sivitas akademika untuk terus meningkatkan inovasi, khususnya dalam bidang kemajuan teknologi. Hal itu diungkapkan Dimyati pada acara Banten Festival Teknologi 2026 Paguyuban Pasundan yang dilaksanakan di Universitas Tangerang Raya (Untara), Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Jumat (24/7/2026).
Kegiatan yang mengusung tema Banten Tech Festival: Explore Innovation, Showcase Technology and Compete for the Future terdiri atas pameran inovasi teknologi, pameran produk UMKM, serta diskusi interaktif. Wagub menilai, penguasaan teknologi itu sangat penting agar Indonesia dapat bersaing dengan negara-negara maju. Oleh karena itu, saat ini Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten tengah fokus pada program peningkatan SDM melalui pendidikan.
"Pemprov Banten siap mendukung penuh segala bentuk kegiatan yang mendukung kemajuan teknologi," katanya.
Pada kegiatan itu Dimyati juga berkesempatan meninjau sejumlah stan pameran inovasi teknologi dari para kampus yang menjadi peserta. Di antaranya inovasi teknologi IoT Sensor Spy, Game VR, dan website dari Fakultas Teknik Untirta, Hydrify Smart Watering System dan GovTech DataOps dari Universitas Insan Pembangunan Indonesia, serta Soil Moisture Monitoring System dari Jurusan Teknologi Informasi Untara.
Wagub Dimyati melanjutkan, ke depan persaingan tidak lagi antar-SDM, melainkan dengan kemajuan teknologi seperti robot, AI, dan lainnya. Kemajuan teknologi juga saat ini sudah merambah kepada rekayasa produk pertanian seperti jeruk, melon, semangka, anggur, dan lainnya yang tidak memiliki biji-bijian.
“Dengan teknologi juga semuanya bisa menjadi lebih cepat dan efisien,” ujarnya.
Wagub Dimyati menilai, daya pengetahuan anak-anak muda saat ini begitu cepat dalam menguasai teknologi. Ia meyakini ke depan generasi muda yang diciptakan akan semakin cerdas dan hebat seiring dengan perkembangan zaman.
“Saya yakin jika kegiatan-kegiatan seperti ini terus dikembangkan oleh universitas, SDM kita akan semakin kuat dan siap berdaya saing,” katanya.
Di tempat yang sama, Bupati Tangerang Maesyal Rasyid menyambut baik pelaksanaan kegiatan festival teknologi ini. Apalagi, mahasiswa mempunyai peranan penting dalam penguasaan teknologi dalam mengisi berbagai pembangunan yang tengah dilakukan.
"Itu merupakan cerminan bahwasanya pembangunan yang dilakukan pemerintah membutuhkan kontribusi dari seluruh pemangku kepentingan," katanya.
Menurut Maesyal, kemajuan teknologi yang saat ini berkembang tidak bisa dielakkan. Dengan berbagai kesiapan, kemajuan itu harus kita hadapi sehingga bisa dengan mudah beradaptasi untuk memanfaatkannya pada hal-hal yang produktif.
"Teknologi itu harus didekatkan dengan kehidupan masyarakat, sehingga bisa meningkatkan taraf kehidupan mereka," paparnya.
Rektor Universitas Tangerang Raya Mardiyana menambahkan, Untara mempunyai peranan penting dalam mencetak generasi yang unggul dan berdaya saing serta siap berkontribusi untuk kemajuan Kabupaten Tangerang. "Apalagi di Kabupaten Tangerang ini sudah banyak berkembang industri yang itu harus kita isi dengan SDM lokal," katanya. (Zal)








































