Tutup Liga Bola Open Turnamen PIK 2, Bupati Tangerang Dorong Olahraga Jadi Penggerak Ekonomi Desa
detakbanten.com TANGERANG,–Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menutup secara resmi kompetisi sepak bola Liga Bola Open Turnamen PIK 2 yang digelar di Lapangan Satuan Radar (Satradar) 401 Tanjung Kait, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, Selasa (18/8/26).
Pada kesempatan tersebut, Bupati Maesyal Rasyid mengatakan selain menjadi wadah bagi para pesepak bola untuk menunjukkan kemampuan, turnamen ini juga menjadi ruang mempererat silaturahmi dan kebersamaan masyarakat, sekaligus juga mendorong pemberdayaan serta perekonomian masyarakat desa.
"Kompetisi sepak bola ini selain mempererat silahturahmi dan menjaga kebugaran, masyarakat juga dapat memanfaatkannya untuk jualan, sehingga perekonomian masyarakat desa juga dapat berputar," ujar Bupati Maesyal Rasyid
Menurutnya, olahraga, khususnya sepak bola merupakan salah satu cabang olahraga yang memiliki penggemar dan fanatisme yang sangat tinggi serta mendorong munculnya potensi-potensi baru dari tingkat desa. Untuk itu dia juga menekankan pentingnya sportivitas dan saling menjunjung tinggi persatuan dan kebersamaan dalam setiap pertandingan
"Penutupan Liga Bola Open Turnamen PIK 2 ini sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, TNI, masyarakat, dan berbagai pihak dalam mengembangkan olahraga serta pemberdayaan masyarakat di Kabupaten Tangerang," imbuhnya.
Ia mengapresiasi seluruh pihak yang telah menyukseskan kompetisi tersebut dan berharap kegiatan serupa dapat terus dikembangkan, tidak hanya di Kabupaten Tangerang, tetapi juga meluas ke Kota Tangerang, Tangerang Selatan, hingga daerah lainnya.
“Ini kita mulai dari Kabupaten Tangerang. Mudah-mudahan nanti bisa dilebarkan ke Tangerang Kota, Tangerang Selatan dan daerah lainnya,” ujarnya.
Sementara itu, Komandan Satuan Radar 401 Tanjung Kait, Letkol Lek Aris Budi Wicaksono, menyampaikan rasa syukur atas suksesnya penyelenggaraan kompetisi sepak bola yang digelar tersebut merupakan kerja sama dengan PIK 2 dalam rangka memeriahkan dan menyemarakan HUT ke-81 RI
Dia juga melaporkan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, dan meriah. Masyarakat juga dapat menyaksikan pertandingan secara langsung dengan suasana yang kondusif.
“Kami bersyukur kompetisi ini dapat berjalan dengan aman, tertib dan meriah. Masyarakat juga sangat antusias menyaksikan pertandingan secara langsung,” ungkapnya.
Ia berharap kegiatan olahraga seperti ini dapat terus dilaksanakan dan menjadi sarana positif bagi masyarakat, khususnya generasi muda, untuk menyalurkan bakat serta membangun semangat sportivitas.
Wabup Intan Dorong Pola Penanganan Stunting Lebih Kolaboratif, efektif dan Terpadu
detakbanten.com TANGERANG,--Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah mendorong Intervensi Terpadu Cegah Stunting (INOVASI TERPA GANTUNG) benar-benar menjadi pola penanganan Stunting yang lebih kolaboratif, efektif dan terpadu.
Hal tersebut diungkapkan Wabup Intan saat menghadiri kegiatan Balita Kita Sehat, sekaligus mencanangkan program Intervensi Terpadu Cegah Stunting (INOVASI TERPA GANTUNG) di Kantor Desa Klutuk, Kecamatan Mekar Baru, Rabu (19/08/26)
“Melalui INOVASI TERPA GANTUNG, kita ingin membangun pola penanganan yang lebih kolaboratif, efektif dan terpadu, sehingga setiap anak yang membutuhkan perhatian dapat segera diketahui dan mendapatkan intervensi yang sesuai, dengan melibatkan lebih banyak pihak, dan multi sektor,”
Ia menandaskan, pencegahan dan penanganan Stunting harus dilakukan sedini mungkin, bahkan sejak masa kehamilan, melalui pemenuhan gizi yang baik, pemeriksaan kesehatan secara rutin, pola asuh yang tepat, serta lingkungan yang sehat
“Stunting bukan hanya persoalan tinggi dan berat badan serta kesehatan anak tetapi berkaitan dengan bagaimana kita bersama mampu berkomitmen penuh atas tumbuh kembang serta kualitas sumber daya manusia di masa yang akan datang,” tandasnya.
Wabup Intan berharap Desa Klutuk dan Kecamatan Mekar Baru dapat menjadi contoh dalam pelaksanaan intervensi terpadu pencegahan stunting. Dia pun mengajak seluruh jajaran pemerintah desa dan kecamatan untuk terus memperkuat koordinasi dengan tenaga kesehatan, kader Posyandu, PKK, serta seluruh unsur masyarakat.
“Data mengenai kondisi ibu dan anak juga harus terus diperbarui agar program yang diberikan benar-benar tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Dengan semangat gotong royong, kolaborasi dan kepedulian, kita optimistis dapat menciptakan generasi Kabupaten Tangerang yang sehat, cerdas, produktif, dan berkualitas,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para kader Posyandu dan tenaga kesehatan yang selama ini telah menjadi garda terdepan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Peran para kader sangat penting karena berinteraksi langsung dengan keluarga dan menjadi penghubung antara masyarakat dengan berbagai program kesehatan pemerintah.
“Saya juga berharap kegiatan Balita Kita Sehat tidak berhenti pada kegiatan seremonial hari ini. Pencanangan ini harus menjadi awal dari gerakan bersama yang dilaksanakan secara konsisten dan berkelanjutan. Mari kita bangun kesadaran bahwa menjaga kesehatan anak merupakan tanggung jawab bersama, mulai dari keluarga, lingkungan, masyarakat hingga pemerintah,” pungkasnya.
Sementara itu, Kepala Desa Klutuk, Ubaedilah mengungkapkan rasa terima kasihnya atas dukungan dan kepedulian Wabup Intan terhadap kegiatan Balita Kita Sehat dan INOVASI TERPA GANTUNG Desa Klutuk Kec. Mekar Baru. Kegiatan Balita Kita Sehat dan INOVASI TERPA GANTUNG tersebut merupakan program inovasi Pemerintah Desa Klutuk yang berkolaborasi dengan UPT Puskesmas Kecamatan Mekar Baru.
“Kehadiran Ibu tentunya menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kepedulian terhadap kesehatan ibu dan anak, khususnya dalam upaya pencegahan dan penanganan stunting,” ujar Ubaedilah
Dia juga berharap Wabup Intan juga dapat membantu dan memfasilitasi berbagai upaya untuk mengatasi tantangan dan kendala yang dihadapi sehingga upaya pencegahan dan penanganan Stunting di Desa Klutuk dapat berjalan lebih baik lagi
Pada kesempatan tersebut, Wabup Intan juga menyerahkan secara simbolis bantuan telur dan melihat langsung pelaksanaan Cek Kesehatan Gratis (CKG)
120 Warga Binaan Bebas melalui Remisi di HUT Ke-81 RI
detakbanten.com BANTEN - Sebanyak 120 orang warga binaan mendapatkan remisi umum II dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten, memberikan bantuan pendamping kepada para warga binaan agar mereka siap menjalani kehidupan yang mandiri dan diterima kembali di tengah masyarakat.
“Sejalan dengan perayaan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, pemerintah memberikan remisi kepada warga binaan pemasyarakatan yang telah mengikuti pembinaan dengan baik,” ungkap Andra Soni pada Penyerahan Remisi Umum bagi Narapidana dan Pengurangan Masa Pidana Umum Bagi Anak Binaan dalam rangka HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA, Kota Serang, Senin (17/8/2026).
“Apresiasi kepada Kantor Wilayah Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Provinsi Banten beserta seluruh jajaran lapas dan rutan atas dedikasi dalam melaksanakan pembinaan, menjaga keamanan, serta mempersiapkan warga binaan agar mampu kembali ke tengah masyarakat,” katanya menambahkan.
Menurut Andra Soni, remisi bukan hanya pengurangan masa menjalani pidana, tetapi bentuk penghargaan negara atas perubahan proses perilaku, kedisiplinan, dan kesungguhan untuk memperbaiki diri. Ia meminta para penerima remisi agar mempersiapkan diri untuk kembali ke masyarakat dengan menjalani hidup secara mandiri.
“Kepada seluruh warga binaan yang menerima remisi, agar mensyukuri kesempatan ini. Menjadikannya sebagai motivasi untuk terus mengikuti proses pembinaan dengan sungguh-sungguh, serta mempersiapkan diri untuk kembali ke tengah keluarga dan masyarakat sebagai pribadi mandiri, dan bertanggung jawab,” ungkapnya.
Andra Soni juga memberikan apresiasi kepada keluarga warga binaan yang terus memberikan dukungan dan doa. Dukungan dari keluarga sangat penting agar mereka terus merasa didampingi selama proses pembinaan.
“Selamat Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Mari kita terus menjaga persatuan, menjunjung Pancasila, dan bersama-sama membangun Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Banten Lili mengatakan, pemberian remisi pada momentum ini bukan semata mengurangi masa pidana. Remisi adalah bagian penting dari proses pembinaan yang telah menunjukkan perubahan positif selama menjalani proses pidana.
“Setiap orang memiliki kesempatan untuk berubah dan memperbaiki diri,” tegasnya.
Lili juga memaparkan beberapa program pembinaan yang dilakukan di lembaga pemasyarakatan. Di antaranya melakukan pelatihan peternakan ayam petelur, pembuatan paving, pembuatan beton, pembuatan serbuk minuman jahe merah, serta kerajinan sepatu. Program itu diharapkan menjadi bekal keterampilan dan kepercayaan diri warga binaan untuk kembali ke masyarakat.
Sebagai informasi berdasarkan Keputusan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia dari 9.574 warga binaan di Provinsi Banten, sebanyak 6.002 warga binaan mendapatkan remisi umum I. Sebanyak 35 anak binaan mendapatkan pengurangan masa pidana umum I. Sebanyak 120 warga binaan mendapatkan remisi umum II atau langsung bebas. Serta satu anak binaan mendapatkan pengurangan masa pidana umum II.
Dalam kesempatan itu, Andra Soni juga mendapatkan cinderamata karya warga binaan berupa lukisan potret diri dan alat musik gitar. Gubernur juga berkesempatan meninjau galeri workshop warga binaan. (Zal)
Upacara HUT ke-81 RI di Tangsel, Julham Serukan Persatuan dan Kedaulatan Rakyat
detakbanten.com TANGSEL-Anggota DPRD Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Julham Firdaus, dipercaya menjadi inspektur upacara dalam peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia (RI) yang digelar di Lapangan Sepak Bola Tiga Berlian, Kampung Pondok Sentul, Kelurahan Ciater, Kecamatan Serpong, Senin (17/8/2026).
Upacara yang berlangsung khidmat tersebut diikuti ratusan peserta dari berbagai unsur masyarakat. Mereka terdiri dari pelajar, tokoh masyarakat, ketua lingkungan, tokoh agama, organisasi kemasyarakatan (ormas), serta sejumlah guru dari berbagai wilayah di Kecamatan Serpong.
Dalam amanatnya, Julham menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat yang telah mengikuti upacara peringatan HUT ke-81 RI. Politisi Partai Demokrat itu juga mengajak masyarakat untuk mengisi kemerdekaan dengan menjaga persatuan, demokrasi, serta kedaulatan rakyat.
"Sebagai perwakilan pemerintah Kota Tangsel, saya mengucapkan terima kasih sedalam-dalamnya kepada seluruh warga. Masyarakat dari tujuh kecamatan di Tangsel benar-benar menjaga demokrasi, menjaga kedaulatan, dan menjaga kebersamaan hingga kita bisa mengikuti upacara HUT ke-81 RI," kata Julham.
Menurutnya, memasuki usia 81 tahun kemerdekaan Indonesia, masyarakat harus mampu memberikan ruang bagi generasi muda dan lintas generasi untuk ikut menentukan masa depan daerah.
"Di usia yang sudah ke-81 tahun ini, waktunya Ibu Pertiwi tenang dan menikmati masa tuanya. Kita sebagai rakyat Indonesia, generasi muda dan lintas generasi, mari isi kemerdekaan ini dengan hati dan pikiran yang bersih," ungkapnya.
Julham juga menekankan pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan di Kota Tangsel. Ia menilai semangat kemerdekaan harus diwujudkan melalui pemerataan pelayanan, pendidikan, pekerjaan, serta kesejahteraan masyarakat.
Ia mengatakan, sejak memisahkan diri dari Kabupaten Tangerang dan menjadi daerah otonom, Tangsel memiliki tanggung jawab untuk memastikan manfaat pembangunan benar-benar dirasakan seluruh masyarakat.
"Percepatan pelayanan harus dirasakan secara merata di Kota Tangsel. Hak mendapatkan penghasilan, pekerjaan dan pendidikan harus merata dan tidak boleh tebang pilih. Hasil penghasilan harus kembali kepada masyarakat Tangsel. Itu salah satu cita-cita kita ketika memisahkan diri dari Kabupaten Tangerang," tegasnya.
Sebagai anggota DPRD Tangsel, Julham menyatakan akan berpegang teguh pada sumpah dan kode etik anggota DPRD untuk mengawal serta memperjuangkan aspirasi masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, ia juga menyampaikan pesan khusus mengenai peran generasi muda dalam menentukan arah pembangunan Tangsel.
"Tidak ada rasa bangga dan haru di hati dan pikiran saya kecuali saya mewakili kaum pemuda lintas generasi. Pemuda Tangsel berhak mengelola aset Tangsel," ujarnya.
Julham menilai pembangunan tidak cukup hanya diwujudkan melalui program dan retorika. Menurutnya, setiap program harus benar-benar direalisasikan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
"Sudah cukup kita dengan retorika. Sudah cukup dengan program-program yang begitu baik dan bagus, tetapi minim realisasi," katanya.
Ia pun mengajak masyarakat untuk terus memberikan dukungan kepada generasi muda asli Tangsel agar memiliki kesempatan memimpin dan mengelola daerahnya sendiri.
"Saya sebagai putra daerah asli Tangsel mengajak bapak dan ibu semua, doakan kami, beri kami jalan. Bahwa kami, putra-putri bapak dan ibu semua, bisa memimpin tanah kelahirannya sendiri," jelasnya.
Julham juga menyinggung makna kedaulatan rakyat. Menurutnya, kedaulatan harus dimaknai sebagai kesempatan masyarakat untuk ikut mengelola, merasakan, dan menikmati hasil pembangunan daerah.
"Tadi kita mendengar kata daulat. Daulat adalah bagaimana kembali kepada kita. Kita yang mengelola, kita yang merasakan dan kita yang menikmati," tuturnya.
Ia turut mengapresiasi para pemimpin Tangsel dari masa Airin Rachmi Diany hingga kepemimpinan Benyamin Davnie dan Pilar Saga Ichsan. Namun, Julham mengajak masyarakat untuk menatap masa depan dengan semangat perjuangan dan pikiran positif.
"Mulai dari tanah Kampung Pondok Sentul, Ciater, mari kita kibarkan perjuangan dengan semangat dan pikiran positif. Kita ambil kekuasaan Tangsel ke depan. Ini adalah daulat rakyat, ini adalah demokrasi," tegasnya.
Julham juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Tangsel yang berasal dari berbagai suku dan latar belakang. Menurutnya, keberagaman tersebut menjadi kekuatan dalam membangun Kota Tangsel.
"Kita berterima kasih kepada suku Jawa, Sunda, Aceh, Bali dan seluruh masyarakat yang ada di Tangsel. Mereka membawa ilmu, ciri khas, hati dan pikiran. Bagaimana ketika mereka menjadi warga Tangsel, mereka bisa berpartisipasi," ujarnya.
Rangkaian peringatan HUT ke-81 RI di Kampung Pondok Sentul kemudian ditutup dengan pemberian medali dan penghargaan kepada para petugas Paskibraka. Kegiatan dilanjutkan dengan jalan sehat bersama warga.
Caption : Julham Firdaus berikan piagam dan pengalungan kepada petugas Paskibraka usai melaksanakan pengibaran bendera pada peringatan HUT ke 81 RI di Lapangan Sepakbola Tiga Berlian, Ciater, Serpong.
DPRD Tangsel Soroti Perlindungan Pekerja Informal, Raperda Jaminan Sosial Disiapkan
detakbanten.com TANGSEL-DPRD Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mendorong penguatan perlindungan bagi pekerja rentan dan pekerja sektor informal melalui pembentukan Peraturan Daerah (Perda) tentang Penyelenggaraan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan.
Anggota DPRD Kota Tangsel, Ricky Yuanda Bastian, mengatakan Pemkot Tangsel selama ini telah menunjukkan komitmen dalam memberikan perlindungan sosial ketenagakerjaan, khususnya bagi masyarakat yang bekerja di sektor rentan dan informal.
Komitmen tersebut salah satunya diwujudkan melalui pembiayaan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan untuk program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM).
“Pemkot Tangsel sebelumnya telah menunjukkan komitmen dalam penyelenggaraan perlindungan sosial ketenagakerjaan, khususnya bagi pekerja rentan dan pekerja sektor informal,” kata Ricky saat menjelaskan Raperda Penyelenggaraan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan di ruang rapat paripurna DPRD, Selasa (18/8/2026).
Selain pembiayaan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan, Pemkot Tangsel juga mengembangkan Program Jaga Salira yang mengedepankan semangat gotong royong serta partisipasi masyarakat dan aparatur sipil negara dalam mendukung perlindungan pekerja rentan.
Upaya tersebut kemudian diperkuat melalui Peraturan Wali Kota Tangsel Nomor 6 Tahun 2025 tentang Jaminan Sosial Ketenagakerjaan bagi Pekerja Rentan dan Miskin.
Ricky menjelaskan, regulasi tersebut menjadi salah satu dasar Pemkot Tangsel dalam memberikan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan kepada masyarakat yang masuk kelompok pekerja rentan dan miskin.
Dalam pelaksanaannya, Pemkot Tangsel melalui Dinas Sosial telah melakukan pendataan dan verifikasi terhadap calon penerima manfaat. Hingga Agustus 2025, tercatat sebanyak 2.500 pekerja rentan telah menjadi penerima manfaat program jaminan sosial ketenagakerjaan.
“Data tersebut menunjukkan bahwa Pemkot Tangsel telah memiliki pengalaman dan dasar pelaksanaan dalam memberikan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan kepada pekerja rentan,” ujarnya.
Meski demikian, DPRD menilai perkembangan kebutuhan masyarakat dan semakin kompleksnya persoalan ketenagakerjaan membutuhkan penguatan dari sisi regulasi.
Saat ini, penyelenggaraan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi pekerja rentan dan sektor informal masih mengacu pada peraturan wali kota. Karena itu, DPRD memandang perlu adanya regulasi dengan kedudukan hukum yang lebih kuat melalui Perda.
Menurut Ricky, Perda diperlukan untuk memberikan kepastian hukum sekaligus menjamin keberlanjutan program perlindungan sosial ketenagakerjaan di Kota Tangsel.
“Peningkatan status regulasi menjadi Peraturan Daerah diperlukan untuk memberikan kepastian hukum sekaligus menjamin keberlanjutan penyelenggaraan program jaminan sosial ketenagakerjaan di Kota Tangerang Selatan,” jelasnya.
Ia mengatakan, Perda memiliki posisi strategis karena dibentuk bersama oleh DPRD dan kepala daerah. Regulasi tersebut nantinya diharapkan mampu mengatur penyelenggaraan jaminan sosial ketenagakerjaan secara lebih komprehensif, terarah, dan terintegrasi.
DPRD juga menyoroti pentingnya memperluas cakupan kepesertaan. Kelompok pekerja rentan dan pekerja informal yang belum mendapatkan perlindungan diharapkan dapat terakomodasi melalui regulasi baru tersebut.
Selain perluasan kepesertaan, Raperda akan mengatur mekanisme pendataan dan verifikasi penerima manfaat. Hal itu dinilai penting agar program perlindungan pemerintah benar-benar diterima masyarakat yang memenuhi kriteria.
Aspek pembiayaan juga menjadi perhatian. Ricky menyebut mekanisme pembiayaan perlu diatur secara jelas agar pelaksanaan program memiliki dasar yang dapat dipertanggungjawabkan serta berjalan transparan.
“Perlu penguatan koordinasi antarperangkat daerah dalam penyelenggaraan program jaminan sosial ketenagakerjaan, termasuk pengawasan dan evaluasi agar pelaksanaannya efektif, transparan, dan akuntabel,” tuturnya.
DPRD berharap pembentukan Perda tersebut tidak berhenti pada aspek regulasi, tetapi menjadi instrumen untuk memperluas perlindungan bagi masyarakat pekerja. Dengan begitu, pekerja rentan dan sektor informal memiliki akses perlindungan yang lebih baik ketika menghadapi risiko kecelakaan kerja maupun kematian.
Ricky menegaskan, Raperda Penyelenggaraan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan merupakan bentuk ikhtiar bersama DPRD dan Pemkot Tangsel dalam memperkuat perlindungan sosial bagi masyarakat pekerja.
“Rancangan Peraturan Daerah ini disusun sebagai bentuk ikhtiar bersama antara DPRD dan Pemerintah Kota Tangerang Selatan dalam memperkuat perlindungan sosial bagi masyarakat pekerja,” katanya.
Ia menambahkan, pembahasan Raperda perlu dilakukan secara komprehensif dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan. Masukan dari pihak terkait dinilai penting agar regulasi yang dihasilkan sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan dapat diterapkan secara efektif.
Dengan adanya Perda nantinya, DPRD berharap penyelenggaraan jaminan sosial ketenagakerjaan di Tangsel memiliki sistem yang lebih kuat, tepat sasaran, terintegrasi, dan berkelanjutan. Regulasi tersebut diharapkan mampu memperluas jangkauan perlindungan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat pekerja di Tangsel.
Meriahkan HUT ke-81 RI di Banten, Warga dan Gubernur Andra Soni Balap Karung
detakbanten.com KAB. SERANG - Gubernur Banten Andra Soni ikut memeriahkan perlombaan balap karung dalam rangka HUT ke-81 Republik Indonesia (RI) yang dilaksanakan oleh masyarakat Kampung Cipicung, Desa Cisitu, Kecamatan Ciomas Kabupaten Serang, Senin (17/8/2026). Warga sangat antusias mengikuti dan menyaksikan perlombaan.
Masyarakat yang menyaksikan tampak begitu antusias melihat sosok pemimpin yang mau berbaur dan ikut berpartisipasi dalam perlombaan yang setiap tahun dilaksanakan itu. Sesekali mereka bersorak memberikan semangat kepada Gubernur Andra Soni saat ikut bertanding balap karung.
"Ini baru pertama kali Gubernur Banten ikut dalam perlombaan 17 Agustus yang kami laksanakan setiap tahunnya," kata salah satu warga bernama Aman (46).
Dalam kesempatan itu, Andra Soni memberikan sejumlah bingkisan hadiah perlombaan serta paket sembako kepada masyarakat setempat. Selain itu, Gubernur juga berjanji akan melakukan revitalisasi lapangan warga yang dipakai perlombaan setiap tahun tersebut.
"Masyarakat di sini kalau saya lihat sangat semangat dan kompak, meskipun kondisi lapangannya seadanya," katanya.
Andra Soni juga mengapresiasi atas kekompakan masyarakat. Menurutnya, kekompakan dan persatuan seperti ini harus terus dijaga dan tidak boleh ada pihak lain yang mencoba memecah belah masyarakat.
"Ini merupakan modal dasar kita dalam melakukan berbagai pembangunan," katanya.
Selain balap karung, sejumlah perlombaan tradisional juga diselenggarakan oleh panitia sejak tiga hari lalu, di antaranya estapet tepung, jaga air menggunakan kaki, joged balon dan joget kursi. (Zal)
PERUMDAM TKR: Aliran Air di Kosambi Barat Sudah Normal
detakbanten.com KABUPATEN TANGERANG, – Perusahaan Umum Daerah Air Minum Tirta Kerta Raharja (PERUMDAM TKR) Kabupaten Tangerang memastikan aliran air bersih di wilayah Kosambi Barat kini sudah kembali normal.
Kepastian tersebut disampaikan Direktur Utama PERUMDAM TKR, Sofyan Sapar yang turun langsung ke lokasi, setelah tim teknis PERUMDAM TKR melakukan serangkaian pemeriksaan dan penanganan secara intensif terhadap jaringan distribusi air di wilayah tersebut.
Meski aliran air telah kembali normal, tim teknik PERUMDAM TKR masih melakukan pemantauan di lapangan. Langkah ini dilakukan untuk memastikan tekanan air tetap stabil dan pelayanan kepada masyarakat berjalan dengan baik.
Sofyan mengatakan, peninjauan dilakukan untuk melihat perkembangan pemulihan sekaligus memastikan penanganan teknis berjalan maksimal.
Sofyan mengatakan, pemulihan layanan air bersih menjadi perhatian utama perusahaan.
Menurutnya, setelah aliran kembali normal, pemantauan jaringan tetap dilakukan untuk memastikan kondisi distribusi benar-benar stabil.
“Aliran air di Kosambi Barat saat ini sudah kembali normal. Namun, kami tidak berhenti sampai di sini. Tim teknik tetap melakukan pemantauan untuk memastikan tekanan dan distribusi air tetap stabil sampai ke pelanggan,” ujar Sofyan, Senin 17 Agustus 2026.
Ia menjelaskan, pemantauan dilakukan sebagai langkah antisipasi apabila masih ditemukan penurunan tekanan atau gangguan distribusi pada titik tertentu.
“Kontinuitas pelayanan menjadi komitmen kami. Karena itu, jajaran direksi bersama tim teknis terus mengawal kondisi di lapangan agar pelayanan air bersih kepada masyarakat dapat berjalan optimal,” katanya.
Kehadiran jajaran direksi di lokasi juga menjadi bagian dari upaya PERUMDAM TKR memastikan proses pemulihan berjalan sesuai target dan kebutuhan masyarakat.
Sofyan menyampaikan apresiasi kepada pelanggan di Kosambi Barat yang telah bersabar selama proses penanganan berlangsung.
“Kami berterima kasih kepada masyarakat atas kesabaran dan dukungannya selama proses pemulihan. Kami akan terus berupaya menjaga kualitas dan kontinuitas pelayanan air bersih,” ujarnya.
PERUMDAM TKR memastikan tim teknis masih bersiaga dan melakukan monitoring jaringan secara berkala. Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga agar aliran air tetap normal dan pelayanan kepada masyarakat tidak kembali terganggu. (Adv)
Rayakan Kemerdekaan RI Ke-81, Bupati Tangerang Tekankan Semangat Pengabdian Kepada Masyarakat dan Negara
detakbanten.com TANGERANG, – Dalam rangka memperingati hari Kemerdekaan Indonesia Ke-81 yang jatuh pada 17 Agustus, Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Tangerang menggelar rangkaian acara yang sarat makna. Mulai dari tasyakuran spiritual hingga upacara khidmat di pusat pemerintahan.
Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid tekankan momentum tersebut untuk memperkuat semangat pengabdian kepada masyarakat dan negara.
Rangkaian acara dimulai dari tasyakuran bersama masyarakat di Masjid Al-Amjad pada Jumat (14/8) lalu, upacara renungan suci di Taman Makam Pahlawan, Lengkong, Kecamatan Pagedangan, Sabtu (15/8) lalu, pekan olahraga pegawai (POP) hingga puncak upacara pengibaran duplikat Bendera Merah Putih di Lapangan Raden Aria Yudhanegara, Pusat Pemerintahan Kabupaten (Puspemkab) Tangerang, Senin (17/8).
"Tentunya, itu semua kita lakukan sebagai ungkapan rasa syukur dan penghormatan atas perjuangan para pahlawan, yang telah rela memperjuangkan kemerdekaan Indonesia dari penjajahan. Tanpa perjuangan mereka, tentunya kita belum tentu bisa merasakan kemerdekaan saat ini, " kata Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid saat memimpin upacara di Lapangan Raden Arya Maulana Yudhanegara, Senin (17/8).
Ia mengajak masyarakat melanjutkan perjuangan para pahlawan melalui kebaikan, menjaga kerukunan, meningkatkan kepedulian sosial, serta mendukung pembangunan daerah. Lanjut Rudi, pada Sabtu (15/8) lalu, upacara renungan suci yang digelar khidmat pukul 00.00 WIB di Taman Makam Pahlawan (TMP) Raden Arya Wangsakara, Kecamatan Pagedangan. Di lokasi itu terbaring 17 pahlawan (4 dari angkatan bersenjata dan 13 dari badan perjuangan).
" renungan suci menegaskan bahwa jasa para pahlawan tidak akan dilupakan. Prosesi dilanjutkan dengan mengheningkan cipta, menabur bunga, dan pembacaan doa yang dipimpin komandan upacara, " ungkapnya.
Pria yang akrab disapa Rudi Maesyal mengatakan, puncak peringatan berlangsung Senin (17/8/2026) pagi di Lapangan Raden Aria Yudhanegara. Dalam upacara pengibaran bendera merah putih yang menjadi kebanggaan Indonesia ini, dihadiri langsung oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), kepala perangkat daerah, serta tokoh agama. Kegiatan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Quran.
"Peringatan detik-detik Proklamasi ditandai sirine dan tembakan kehormatan sebanyak 17 kali, dilanjutkan pembacaan naskah Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia. Mari kita berdoa sejenak, untuk mendoakan para pahlawan yang telah gugur membela Kemerdekaan Indonesia dan sudah sepatutnya kita bersyukur diberi kesempatan untuk tinggal di wilayah yang indah ini,” ujarnya.
Bupati menyatakan pelaksanaan upacara berjalan baik dan lancar. Momentum kemerdekaan, menurutnya, harus memperkuat semangat pengabdian dan pelayanan kepada masyarakat. Ia menekankan semangat kemerdekaan diwujudkan melalui peningkatan kinerja dan kualitas pelayanan publik secara bertahap. Tanggung jawab itu, katanya, dipikul bersama mulai dari Forkopimda, perangkat daerah, hingga pemerintahan kecamatan, desa, dan kelurahan
“Alhamdulillah, pelaksanaan pengibaran bendera memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia berjalan baik dan lancar. Momentum ini menjadi semangat bagi kami untuk terus meningkatkan pengabdian dan pelayanan kepada masyarakat secara maksimal. Semangat kemerdekaan harus terus kita kumandangkan di Kabupaten Tangerang, salah satunya melalui peningkatan kinerja dan pelayanan kepada masyarakat. Kita bersama-sama melanjutkan perjuangan para pahlawan sesuai dengan perkembangan dan tantangan saat ini,” tegasnya.
Bupati juga mengajak seluruh masyarakat menumbuhkan rasa cinta tanah air serta mendoakan para pejuang. Ia mengapresiasi partisipasi masyarakat dalam perayaan, baik di tingkat kabupaten maupun lingkungan masing-masing, dan berharap semangat kebersamaan terus terjaga demi kemajuan serta kesejahteraan Kabupaten Tangerang.
“Kita semua mengenang dan mendoakan para pejuang serta pahlawan yang telah gugur membela dan memerdekakan Republik Indonesia. Semoga mereka senantiasa mendapatkan tempat yang mulia di sisi Allah SWT,” tuturnya.
Perayaan turut diwarnai penampilan Paduan Suara Gita Swara Tangerang Gemilang dan penyanyi solo yang menambah semarak suasana.
AKP Simon E Simatupang Ajak Grab Jadi Pelopor Keselamatan Berlalu Lintas di Pematangsiantar
detakbanten.com Pematangsiantar - Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Pematangsiantar terus memperkuat upaya membangun kesadaran masyarakat untuk menciptakan keamanan, ketertiban, dan keselamatan berlalu lintas.
Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan aksi keselamatan tertib berlalu lintas bersama mitra Grab yang digelar di depan Aspol, Jalan Sangnaualuh, Kelurahan Siopat Suhu, Kecamatan Siantar Timur, Kota Pematangsiantar.
Kasat Lantas Polres Pematangsiantar AKP Simon E. Simatupang mengatakan, edukasi tersebut merupakan bentuk kepedulian kepolisian terhadap keselamatan masyarakat, khususnya para pengemudi yang setiap hari beraktivitas di jalan raya.
“Pesan yang disampaikan tidak hanya berupa imbauan, tetapi juga menjadi bentuk kepedulian polisi terhadap keselamatan masyarakat yang setiap hari beraktivitas di jalan raya,” ujarnya, Sabtu (15/8/2026).
Menurutnya, kehadiran polisi di tengah masyarakat bukan semata-mata untuk melakukan penindakan terhadap pelanggaran. Polisi juga memiliki peran penting dalam memberikan pelayanan, perlindungan, pengayoman, serta edukasi kepada masyarakat.
“Polisi hadir bukan hanya untuk menindak pelanggaran, tetapi juga memberikan edukasi dan mengajak masyarakat bersama-sama menciptakan keselamatan berlalu lintas,” ungkap AKP Simon.
Dia menambahkan, para peserta diberikan pemahaman mengenai pentingnya menerapkan safety riding, mengenali berbagai potensi bahaya di jalan, serta menghindari tindakan yang dapat membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.
"Dalam kegiatan itu, personel Sat Lantas memberikan edukasi langsung kepada para pengemudi Grab di Pematangsiantar mengenai pentingnya tertib berlalu lintas dan keselamatan saat berkendara," tandasnya. (ap).
Teks foto: Kaeat Lantas Polres Pematangsiantar, AKP Simon E Simatupang menggelar edukasi keselamatan berlalu lintas dengan pengemudi Grab.





































