Perumahan PPI 2 di Tangsel Jadi Bulan-Bulanan Banjir, Bisa Jadi Ini Penyebabnya

Perumahan PPI 2 di Tangsel Jadi Bulan-Bulanan Banjir, Bisa Jadi Ini Penyebabnya

detakbanten.com, TANGSEL-Komplek perumahan Pondok Pucung Indah ll di Kelurahan Pondok Pucung, Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangsel, kerap menjadi bulan-bulanan banjir.

Posisi perumahan yang memiliki topograpi tanah rendah di banding pemukiman 'tetangganya' yang cenderung lebih tinggi permukaan tanahnya, tak ayal membuat air tumpah ruah ke perumahan PPI 2, Pondok Pucung.

Ironisnya, sistem pembuangan air yang ada di perumahan PPI 2, terbentur oleh adanya penyempitan kali kecil yang menuju polder di perumahan Senayan Bintaro. Kondisi itu, tak urung membuat aliran air menjadi lambat. Banjir pun tak terelakan.

Namun tak semua rumah yang ada di PPI 2 itu kerap kebanjiran. Dari data yang ada pada denah perumahan yang dibangun sekitar tahun 1985an itu, ada beberapa jalan lingkungan di RW 06 itu yang selalu kebanjiran jika terjadi hujan.

Jalan-jalan tersebut yakni Jalan Krakatau 1, Jalan Krakatau 3, Jalan Krakatau 4, dan Jalan Kemuning Raya. Sementara ditingkat lingkungan RT, banjir juga kerap terjadi di RT 09, 10 dan RT 11. Ditiga lokasi itu, banjir tak jarang melumpuhkan aktifitas warga lantaran genangan airnya mencapai tinggi paha orang dewasa.

Karena memiliki topograpi tanah rendah, perumahan PPI 2 juga jadi lalulintas jalanan air dari berbagai penjuru. Seperti air dari Sawil yang berada di Jalan Raya Jombang, saluran drainase di dekat Salon Indah Jalan Raya Jombang, dan air dari persimpangan Vila Bintaro Indah, Jombang.

Sementara kawasan penyumbang debit air ke perumahan PPI 2, juga ada dari kawasan Kampung Rawa Barat. Diketahui, saat ini Kampung Rawa, Pondok Pucung, terus mengalami lonjakan pembangunan perumahan. Baik perumahan pribadi maupun pembangunan perumahan tipe klaster.

Ketua RW 06 perumahan PPI 2 Aam Chaerul Fikri mengungkapkan, banyaknya pemukiman di sekitaran perumahan PPI 2 Pondok Pucung yang dulunya menjadi resapan air, kini sudah banyak yang beralih fungsi jadi bangunan.

"Di sekitar kami itu banyak resapan-resapan yang sudah alih fungsi. Mungkin nanti kami akan mendiskusikan masalah ini dengan lurah, camat dan anggota DPRD Tangsel," kata Aam di lokasi kerja bakti warga perumahan PPI 2 Pondok Pucung, Sabtu (5/6/2021).

Menurutnya, banyaknya pembangunan perumahan seperti di wilayah Jombang, Ciputat, dan daerah-daerah lainnya, harus memiliki resapan. Sehingga jika terjadi hujan, air akan tertampung terlebih dahulu di kawasan itu.

"Di daerah Jombang, villa Bintaro dan daerah lainnya, kami berharap disana ada resapan. Jadi begitu hujan turun, air tidak langsung turun ke PPI 2. Dan itu juga jadi pemicu banjir disini," ungkapnya.

Ia pun tidak mempermasalahkan maraknya lahan disekitaran perumahan PPI 2 sudah alih fungsi. Sebab hal itu hak pemilik lahan. Meski begitu, Aam menegaskan agar regulasi untuk pembangunan perumahan dan gedung yang dikeluarkan pemerintah benar-benar di perketat.

"Pembangunan perumahan di sekitar PPI 2 itu hak pemilik tanah. Namun untuk regulasi yang dikeluarkan oleh pihak yang berkompeten, agar di perketat lagi. Kalaupun dibuat, Amdalnya (Analisa dampak lingkungan) di perjelas lagi. Artinya, air hujannya kemana, air limbah dari perumahan itu kemana. Ini harus betul-betul di awasi agar dampaknya tidak mempengaruhi lingkungan yang lain," pungkasnya. (Hendra)

 

 

Go to top