Musda PAN Tangsel Diundur, Ada 6 Nama Bidik Kursi Ketua

Musda PAN Tangsel Diundur, Ada 6 Nama Bidik Kursi Ketua

detakbanten.com, TANGSEL-Musyawarah Daerah (Musda) Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Amanat Nasional (PAN) Kota Tangsel yang rencananya digelar 25 Januari, terpaksa harus ditunda.

Ditundanya Musda PAN Kota Tangsel tersebut lantaran adanya kebijakan khusus dari DPP PAN agar Musda digelar pada awal Februari 2021 mendatang.

Meski tertunda, namun sudah ada enam nama yang akan maju sebagai calon ketua formatur dan selanjutnya akan ditetapkan oleh DPP PAN dari semua nama itu, satu menjadi Ketua terpilih DPD PAN periode selanjutnya.

Sekretaris DPD PAN Kota Tangsel Nuryudin mengatakan, enam nama yang sudah mendaftarkan diri sebagai kandidat Ketua PAN Kota Tangsel diantaranya Asropi Setiawan, Samtoni, Marisun, Weeky S Malano, Rusman Prawira dan Hamdan.

“Iya, harusnya 25 Januari kemarin kota Tangsel sudah gelar Musda. Tapi ada instruksi dari DPP untuk ditunda sementara. Tapi sudah ada enam nama yang mencalonkan diri jadi ketua formatur,” ungkap Nuryudin, Selasa (26/1/2021).

Nuryudin sebutkan, untuk Musda kali ini akan digelar secara virtual. Dimana tidak akan mengumpulkan banyak orang dalam kegiatan Musda tersebut. Hanya pimpinan sidang dan calon saja yang hadir di satu tempat sementara peserta lainnya akan mengikuti secara virtual.

“Karena kita masih ditengah wabah Covid-19, maka Musda nanti akan kita gelar secara virtual. Karena kita ingin sama-sama menjaga seluruh kader PAN agar tidak berkerumun,” ujarnya.

Nuryudin juga mengatakan bahwa Musda kali ini tidak ada pemilihan oleh para pengurus kecamatan. Hanya para calon yang sudah mendaftar menyampaikan visi dan misinya di hadapan para pengurus kecamatan dan kelurahan.

Selanjutnya tim akan mengumumkan enam nama tersebut ke DPP PAN untuk menyeleksi seluruh rekam jejak para calon. Sehingga dari enam nama itu akan dipilih empat nama.

“Hasil Kongres DPP kemarin itu bahwa untuk Musda dan Muswil diambil alih oleh DPP. Jadi kita ajukan saja nama-nama calon yang sudah mendaftar. Lalu DPP nanti yang melakukan seleksi,” beber Nuryudin.

Sementara itu, dari enam nama yang maju tersebut diketahui bahwa dua calon lainnya merupakan anggota DPRD Kota Tangsel, yakni Asropi Setiawan dan Samtoni. Baik Asropi dan Samtoni ketika diwawancarai mengaku menyerahkan sepenuhnya keputusan partai terhadap DPP.

“Tentu sebagai kader partai secara pribadi saya punya visi dan misi untuk membesarkan PAN di Tangsel agar kedepannya jadi lebih baik. Dan Saya pun menerima apa pun nantinya yang menjadi keputusan DPP,” ujar Asropi.

Hal sama juga diungkapkan oleh Samtoni, menurutnya, semua calon Ketua PAN Kota Tangsel memiliki visi-misi yang sama untuk membesarkan PAN di Kota Tangsel.

“Kami para calon tentu memiliki visi yang sama ingin PAN lebih besar lagi. Dan kita tunggu saja nanti hasil keputusan DPP seperti apa, karena Musdanya kan ditunda,” pungkas Samtoni.detakbanten.com, TANGSEL-Musyawarah Daerah (Musda) Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Amanat Nasional (PAN) Kota Tangsel yang rencananya digelar 25 Januari, terpaksa harus ditunda.

Ditundanya Musda PAN Kota Tangsel tersebut lantaran adanya kebijakan khusus dari DPP PAN agar Musda digelar pada awal Februari 2021 mendatang.

Meski tertunda, namun sudah ada enam nama yang akan maju sebagai calon ketua formatur dan selanjutnya akan ditetapkan oleh DPP PAN dari semua nama itu, satu menjadi Ketua terpilih DPD PAN periode selanjutnya.

Sekretaris DPD PAN Kota Tangsel Nuryudin mengatakan, enam nama yang sudah mendaftarkan diri sebagai kandidat Ketua PAN Kota Tangsel diantaranya Asropi Setiawan, Samtoni, Marisun, Weeky S Malano, Rusman Prawira dan Hamdan.

“Iya, harusnya 25 Januari kemarin kota Tangsel sudah gelar Musda. Tapi ada instruksi dari DPP untuk ditunda sementara. Tapi sudah ada enam nama yang mencalonkan diri jadi ketua formatur,” ungkap Nuryudin, Selasa (26/1/2021).

Nuryudin sebutkan, untuk Musda kali ini akan digelar secara virtual. Dimana tidak akan mengumpulkan banyak orang dalam kegiatan Musda tersebut. Hanya pimpinan sidang dan calon saja yang hadir di satu tempat sementara peserta lainnya akan mengikuti secara virtual.

“Karena kita masih ditengah wabah Covid-19, maka Musda nanti akan kita gelar secara virtual. Karena kita ingin sama-sama menjaga seluruh kader PAN agar tidak berkerumun,” ujarnya.

Nuryudin juga mengatakan bahwa Musda kali ini tidak ada pemilihan oleh para pengurus kecamatan. Hanya para calon yang sudah mendaftar menyampaikan visi dan misinya di hadapan para pengurus kecamatan dan kelurahan.

Selanjutnya tim akan mengumumkan enam nama tersebut ke DPP PAN untuk menyeleksi seluruh rekam jejak para calon. Sehingga dari enam nama itu akan dipilih empat nama.

“Hasil Kongres DPP kemarin itu bahwa untuk Musda dan Muswil diambil alih oleh DPP. Jadi kita ajukan saja nama-nama calon yang sudah mendaftar. Lalu DPP nanti yang melakukan seleksi,” beber Nuryudin.

Sementara itu, dari enam nama yang maju tersebut diketahui bahwa dua calon lainnya merupakan anggota DPRD Kota Tangsel, yakni Asropi Setiawan dan Samtoni. Baik Asropi dan Samtoni ketika diwawancarai mengaku menyerahkan sepenuhnya keputusan partai terhadap DPP.

“Tentu sebagai kader partai secara pribadi saya punya visi dan misi untuk membesarkan PAN di Tangsel agar kedepannya jadi lebih baik. Dan Saya pun menerima apa pun nantinya yang menjadi keputusan DPP,” ujar Asropi.

Hal sama juga diungkapkan oleh Samtoni, menurutnya, semua calon Ketua PAN Kota Tangsel memiliki visi-misi yang sama untuk membesarkan PAN di Kota Tangsel.

“Kami para calon tentu memiliki visi yang sama ingin PAN lebih besar lagi. Dan kita tunggu saja nanti hasil keputusan DPP seperti apa, karena Musdanya kan ditunda,” pungkas Samtoni.

 

 

Go to top