Detak Banten - Detak Berita Terkini Seketika Menjangkau Dunia

Gubernur Banten Andra Soni Lepas Tim Banteng Banten ke Turnamen Nasional Soekarno Cup

detakbanten.com KOTA TANGSEL - Gubernur Banten Andra Soni secara resmi melepas keberangkatan Tim Banteng Banten FC U-17 yang akan berlaga pada Turnamen Sepak Bola Soekarno Cup III 2026 di Jawa Timur (Surabaya, Gresik dan Bangkalan). Tim tersebut akan mewakili Provinsi Banten dalam ajang nasional yang diikuti oleh 16 Provinsi dari seluruh Indonesia. Pelepasan dilakukan di kantor Gubernur Banten, Jalan Kencana I No. 20, Jelupang, Kecamatan Serpong Utara, Kota Tangerang Selatan, Kamis (6/8/2026).

CEO Banteng Banten Revy Khoemaini menyampaikan, keikutsertaan tim merupakan hasil dari proses persiapan yang telah dilakukan secara matang. Tim dijadwalkan bertolak ke Surabaya pada 10 Agustus 2026 dan mengikuti kompetisi hingga 24 Agustus 2026. Banteng Banten menargetkan gelar juara agar Provinsi Banten berkesempatan menjadi tuan rumah penyelenggaraan turnamen berikutnya. Ia juga menegaskan bahwa pembinaan sepak bola usia muda membutuhkan dukungan dari berbagai pihak.

"Sinergi antara pemerintah daerah, organisasi politik, dan masyarakat menjadi langkah penting dalam mencetak atlet sepak bola yang mampu berprestasi di tingkat nasional," ujarnya,

Dalam sambutannya, Gubernur Andra Soni mengapresiasi upaya pembinaan atlet muda yang dilakukan oleh PDI Perjuangan melalui pembentukan Tim Banteng Banten. Ia menilai pembinaan usia dini merupakan fondasi utama dalam membangun prestasi sepak bola Indonesia di masa depan.

Andra Soni mencontohkan keberhasilan negara seperti Brasil yang memiliki budaya kompetisi sejak usia muda. Menurutnya, frekuensi pertandingan menjadi faktor penting dalam meningkatkan kemampuan dan mental bertanding seorang atlet. Karena itu, kompetisi kelompok umur harus terus diperbanyak agar pembinaan berjalan secara berkelanjutan.

Gubernur juga menyatakan kesiapan Pemerintah Provinsi (Provinsi) Banten untuk mendukung penyelenggaraan turnamen apabila Banten ditunjuk sebagai tuan rumah. Banten memiliki sejumlah stadion yang dapat digunakan untuk mendukung pelaksanaan kompetisi berskala nasional.

"Saya berharap para pemain Banteng Banten dapat membawa nama baik daerah sekaligus menjadi bagian dari regenerasi atlet yang nantinya mampu memperkuat sepak bola Banten dan Indonesia," katanya.

Gubernur juga menegaskan bahwa pembinaan atlet harus dilakukan secara berjenjang sejak usia dini melalui kolaborasi antara pemerintah, organisasi olahraga, dunia usaha, maupun berbagai elemen masyarakat. Andra Soni menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh atlet dan tim pelatih yang akan berangkat ke Surabaya.

"Semoga Tim Banteng Banten mampu memberikan hasil terbaik, mengharumkan nama Provinsi Banten, serta membawa pulang prestasi membanggakan dari ajang Soekarno Cup III," katanya.

Banteng Banten FC U-17 dilatih oleh Mustofa Aji mantan pemain Liga 1 dan 2 asal Banten, dengan membawa 25 pemain pilihan dari 8 Kabupaten Kota di Provinsi Banten, dengan Kapten Doni Regiana yang merupakan pelajar SMK Bina Karya Kabupaten Tangerang.

Sebagai informasi, Soekarno Cup III 2026 merupakan ajang pertandingan sepak bola yang diselenggarakan oleh DPP PDI Perjuangan, dengan peserta sebanyak 16 tim mewakili Provinsi di Indonesia. Perangkat pertandingan Soekarno Cup 2026 melibatkan pengawas tersertifikasi PSSI serta wasit berlisensi nasional. (Zal)

Wagub Dimyati Apresiasi Polda Banten Salurkan Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan

Wagub Dimyati Apresiasi Polda Banten Salurkan Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan

detakbanten.com KAB. SERANG - Wakil Gubernur (Wagub) Banten A Dimyati Natakusumah mengapresiasi langkah Polda Banten yang menyalurkan air bersih kepada masyarakat terdampak kekeringan di enam kecamatan di Kabupaten Serang. Bantuan didistribusikan menggunakan kendaraan yang terdiri dari mobil tangki dan kendaraan taktis Armoured Water Cannon (AWC) dari Lapangan Mapolres Serang, Kamis (6/8/2026).

Dalam kesempatan itu, Dimyati menilai Polri menjadi pelopor dalam menghadirkan aksi kemanusiaan untuk membantu masyarakat yang tengah menghadapi krisis air bersih akibat musim kemarau.

“Atas nama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten, saya mengucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Kapolda Banten beserta seluruh jajaran. Apa yang dilakukan hari ini merupakan bentuk kepedulian sosial yang luar biasa kepada masyarakat,” kata Dimyati.

Menurutnya, pendistribusian air bersih menggunakan kendaraan operasional kepolisian, termasuk Armoured Water Cannon (AWC) yang biasanya digunakan untuk pengamanan unjuk rasa, menunjukkan inovasi dalam pelayanan kepada masyarakat.

“Biasanya water cannon digunakan untuk penanganan demonstrasi, tetapi hari ini dimanfaatkan untuk mengirim air bersih kepada masyarakat bahkan menyiram tanaman. Ini menunjukkan bahwa seluruh fasilitas negara dapat dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk kepentingan rakyat,” ujarnya.

Dimyati mengatakan, kekeringan saat ini telah melanda sejumlah wilayah di Provinsi Banten, mulai dari Kabupaten Pandeglang, Lebak, Serang, Kota Cilegon hingga Kabupaten Tangerang. Karena itu, ia meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD), pemerintah kabupaten dan kota, serta berbagai instansi untuk memperkuat kolaborasi dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten dan kepolisian dalam membantu masyarakat.

“Saya berharap apa yang dilakukan Polda Banten ini dapat diikuti oleh seluruh institusi pemerintah. Ini adalah bentuk kehadiran negara di tengah masyarakat yang sedang mengalami kesulitan,” katanya.

Sementara itu, Kapolda Banten Irjen Pol. Hengki mengatakan, bantuan air bersih diberangkatkan untuk memenuhi kebutuhan warga di enam kecamatan terdampak kekeringan di Kabupaten Serang. Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen Polri dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Kegiatan ini adalah wujud kehadiran negara untuk merespons kebutuhan masyarakat yang mengalami kesulitan air bersih selama musim kemarau,” ujar Hengki.

Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar, tidak membakar sampah sembarangan, serta segera melaporkan apabila terjadi kebakaran atau kondisi darurat melalui call center Polri 110. Selain itu, dunia usaha melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) juga diajak berpartisipasi dalam penyaluran bantuan air bersih kepada masyarakat terdampak kekeringan. (Zal)

Kapolsek Pasar Kemis Tegaskan Tak Ada Pembiaran, Kendaraan Berat di Bahu Jalan Langsung Ditertibkan

detakbanten.com - Kab Tangerang - Kapolsek Pasar Kemis AKP Humaedi menegaskan bahwa pihaknya tidak melakukan pembiaran terhadap kendaraan angkutan berat yang parkir di bahu Jalan Raya Pasar Kemis–Cikupa. Menindaklanjuti keluhan masyarakat, personel Polsek Pasar Kemis langsung melakukan penertiban di lokasi, Kamis (6/8/2026).

Penertiban dilakukan oleh personel Unit Lalu Lintas Polsek Pasar Kemis dengan memberikan imbauan, edukasi, serta teguran kepada para pengemudi agar tidak lagi memarkirkan kendaraan di bahu jalan yang berpotensi mengganggu arus lalu lintas dan membahayakan keselamatan pengguna jalan.

Kapolsek Pasar Kemis AKP Humaedi mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bentuk respons cepat kepolisian terhadap setiap laporan yang disampaikan masyarakat.

"Kami memberikan imbauan dan edukasi kepada para sopir agar tidak memarkirkan kendaraan di bahu jalan. Selain mengganggu kelancaran lalu lintas, kondisi tersebut juga dapat membahayakan pengguna jalan lainnya," ujar AKP Humaedi.

Ia menegaskan, apabila masih ditemukan pelanggaran serupa, kepolisian akan mengambil tindakan sesuai ketentuan yang berlaku.

Sementara itu, Kanit Lantas Polsek Pasar Kemis IPTU H. M. Syaeful Sjahri mengatakan pihaknya akan terus meningkatkan patroli dan pengawasan di titik-titik yang rawan dijadikan lokasi parkir kendaraan berat.

"Kami mengimbau kepada seluruh pengemudi kendaraan angkutan barang agar mematuhi aturan lalu lintas dan tidak memarkirkan kendaraan di bahu jalan. Bahu jalan diperuntukkan bagi kondisi darurat, bukan sebagai tempat parkir. Kami akan terus melakukan pengawasan dan penertiban secara berkala demi menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas," tegas IPTU H. M. Syaeful Sjahri.

Menurutnya, keberadaan kendaraan yang parkir di bahu jalan tidak hanya menghambat arus lalu lintas, tetapi juga berpotensi memicu kecelakaan, terutama pada jam-jam sibuk saat aktivitas masyarakat meningkat.

AKP Humaedi menambahkan, persoalan parkir kendaraan berat di bahu jalan memerlukan sinergi berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, Dinas Perhubungan, kepolisian, pelaku usaha, hingga para pengemudi angkutan barang. Selain penegakan aturan, diperlukan pengaturan operasional kendaraan berat dan penyediaan lokasi parkir yang memadai agar aktivitas distribusi logistik tetap berjalan tanpa mengganggu keselamatan maupun kenyamanan pengguna jalan.

Polsek Pasar Kemis juga mengimbau masyarakat agar terus berperan aktif melaporkan setiap aktivitas yang berpotensi mengganggu ketertiban atau membahayakan pengguna jalan. Dengan kolaborasi seluruh pihak, diharapkan situasi lalu lintas di wilayah Pasar Kemis tetap aman, tertib, dan kondusif.

Blue Light Patrol Satlantas Polresta Tangerang Gagalkan Aksi Curanmor, Dua Pria Diamankan

Blue Light Patrol Satlantas Polresta Tangerang Gagalkan Aksi Curanmor, Dua Pria Diamankan

detakbanten.com - Patroli blue light Satlantas Polresta Tangerang berhasil menggagalkan aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang terjadi di Kampung Talaga, Kecamatan Cikupa, Rabu (5/8/2026) sekitar pukul 18.30 WIB.

Kasat Lantas Polresta Tangerang Kompol Fery Octaviari Pratama mengatakan, petugas Satlantas yang sedang berpatroli tersebut mengamankan dua orang pria terduga pelaku curanmor. Kedu terduga pelaku tersebut adalah AP dan E.

"Saat petugas kami berpatroli, mendapat infromasi ada aksi curanmor. Selanjutnya petugas segera ke lokasi," kata Fery.

Berdasarkan ciri-ciri kendaraan yang disampaikan, petugas juga melakukan pemetaan ke beberapa titik sekitar lokasi kejadian. Hingga akhirnya, dua terduga pelaku berhasil diamankan di sekitaran kawasan Cikupa Mas.

"Kedua terduga pelaku kemudian dibawa ke Mapolsek Cikupa untuk proses lebih lanjut, serta agar tak jadi sasaran amuk warga," ujar Fery.

Fery juga menyampaikan, kegiatan patroli Satlantas tidak hanya bertujuan mencegah kecelakaan dan mengupayakan kelancaran arus lalu lintas. Tetapi juga berfungsi turut menekan angka kejahatan.

Dia menegaskan, patroli blue light dilaksanakan siang dan malam sesuai arahan Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah dan Dirlantas Polda Banten Kombes Pol Arief Kurniawan.

"Kami mengimbau masyarakat tetap waspada saat memarkirkan kendaraan. Serta senantiasa tertib berlalu lintas," tandasnya.

Respons Keluhan Warga Soal Kekeringan, Polresta Tangerang Salurkan Bantuan Air Bersih ke Panongan

Respons Keluhan Warga Soal Kekeringan, Polresta Tangerang Salurkan Bantuan Air Bersih ke Panongan

detakbanten.com - Polresta Tangerang mendistribusikan bantuan air bersih ke Perumahan Puri Harmoni Extension 2, Desa Serdang Kulon, Kecamatan Panongan, Rabu (5/8/2026). Bantuan itu disambut gembira warga karena dinilai merupakan respons cepat keluhan kekeringan.

"Kami mengucapkan terimakasih sebesar-besarnya kepada Polresta Tangerang atas bantuan berupa air bersih untuk warga. Polresta Tangerang telah merespon keluahan kami dengan mendatangkan Air bersih," kata Ketua RW 008, Saban.

Saban menambahkan, pada musim kemarau panjang, daerahnya sangat terdampak. Sehingga menyebabkan sulitnya mendapatkan air bersih dikarenakan sumur-sumur mengering.

Sementara itu, Wakapolresta Tangerang Kombes Pol Christian Aer berharap, bantuan air bersih dapat membantu warga yang terdampak kekeringan. Sehingga rutinitas masyarakat, termasuk kegiatan ibadah, dapat dilakukan dengan baik.

"Tentu kami berharap, bantuan ini membawa manfaat, mengingat air merupakan kebutuhan dasar," kata Christian.

Dia menegaskan, kegiatan bantuan air bersih merupakan arahan dari Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah. Oleh karena itu, kegiatan serupa akan terus dilakukan kepada masyarakat yang membutuhkan.

"Masyarakat yang membutuhkan bantuan air bersih, bisa menghubungi Call Center 110 atau menyampaikan langsung ke petugas kami," tandas Christian.

Intan Harap Peserta KHA Jadi Pelopor Implementasi Permainan Tradisional

Intan Harap Peserta KHA Jadi Pelopor Implementasi Permainan Tradisional

detakbanten.com TANGERANG--Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah membuka acara Pelatihan Konvensi Hak Anak (KHA) yang diselenggarakan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) di Hotel Yasmine, Kamis (06/08/26)

Dalam sambutannya, Wabup Intan berharap seluruh peserta pelatihan KHA bisa menjadi pelopor implementasi pengembangan minat, bakat dan kreativitas anak melalui permainan tradisional.

"Saya sangat berharap para peserta pelatihan KHA ini bisa jadi pelopor dalam mengimplementasikan permainan tradisional sebagai pusat kreativitas dan pengembangan bakat serta minat anak nantinya," ujar Wabup Intan

Menurut dia, permainan tradisional bukan hanya olahraga prestasi namun banyak mengajarkan tentang sportifitas, kejujuran, kerjasama, disiplin kepemimpinan, gotong royong, toleransi hingga kemampuan memecahkan masalah

"Jadi olahraga tradisional itu bukan cuma berprestasi bertanding tapi banyak filosofinya, mengajarkan karakter, bekerja tim, bukan egois maunya sendiri. Nilai-nilai inilah yang kelak akan menjadi pondasi lahirnya generasi emas Kabupaten Tangerang dan Indonesia karena di sinilah kalian," ungkapnya

Dia juga menegaskan bahwa olahraga tradisional harus terus dilestarikan, salah satunya dengan dengan cara mensosialisasikan ke sekolah-sekolah dan menggelar berbagai permainan tradisional bukan hanya untuk memeriahkan perayaan hari besar nasional tapi juga event-event lainnya. Prestasi Kabupaten Tangerang dalam bidang olahraga tradisional juga sangat membanggakan di tingkat nasional

"Alhamdulillah sejak jadi Ketua KORMI, sekolah-sekolah ini antusiasnya luar biasa, ternyata para pelajar Kabupaten Tangerang sudah banyak mengukir prestasi di tingkat nasional, kita itu juara enggrang sama dagongan di NTB dalam ajang FORNAS," jelasnya.

Wabup Intan juga mengajak semua pihak untuk menguatkan sinergi melestarikan dan menghidupkan kembali olahraga tradisional yang mengandung nilai-nilai luhur bangsa.

"Mari kita jadikan permainan tradisional bukan sekedar kenangan masa lalu melainkan warisan yang terus hidup di tengah kehidupan kita. Jangan biarkan anak-anak kita kehilangan ruang untuk tertawa bersama, belajar menghargai teman, mengenal budaya dan tumbuh menjadi pribadi yang sehat serta berkarakter," pungkasnya

Kepala Dinas DPPPA, Asep Suherman mengatakan bahwa Konvensi Hak Anak merupakan komitmen dunia untuk menjamin terpenuhinya hak-hak setiap anak agar dapat tumbuh berkembang memperoleh perlindungan serta berpartisipasi secara optimal sesuai dengan harkat dan martabat kemanusiaannya.

Pihaknya berharap kegiatan pelatihan tersebut mampu melahirkan generasi pelopor yang memahami hak-haknya, mencintai budaya bangsa melalui permainan tradisional serta aktif berpartisipasi dalam pembangunan serta mampu menjadi agen perubahan positif di lingkungannya masing-masing.

"Saya berharap kepada seluruh peserta mengikuti setiap materi praktek dan simulasi dengan sungguh-sungguh. Jadikan pelatihan ini sebagai bekal untuk mengembangkan berbagai kegiatan kreatif sekolah, lingkungan tempat tinggal, forum anak Kecamatan maupun komunitas masing-masing," ujar Herman

Lanjut dia, kegiatan pelatihan tersebut mengusung tema "Menciptakan Pelopor Permainan Tradisional dan Implementasi Pusat Kreativitas Anak" dan diikuti oleh sekitar 120 peserta, berasal dari pengurus forum anak Kabupaten Tangerang dan forum anak kecamatan.

Permainan tradisional tidak sekedar menjadi hiburan tetapi juga mengajarkan kerjasama sportivitas kepemimpinan kreativitas kemampuan berkomunikasi berkomunikasi serta mempererat interaksi sosial lebih dari itu permainan tradisional merupakan bagian dari warisan budaya bangsa yang harus kita lestarikan agar tidak hilang ditelan perkembangan zaman.

"Tema ini sangat relevan dengan tantangan perkembangan zaman dan meningkatnya penggunaan gadget oleh anak-anak. Permainan tradisional memiliki nilai edukatif yang sangat tinggi, jadi jangan sampai ini permainan tradisional hilang," imbuhnya

Go to top