Detak Banten - Berita Pemerintahan

Lewat Musda V, Dadang Darmawan Resmi Nahkodai PKS Tangerang Selatan

detakbanten.com, TANGSEL - Dewan Pimpinan Daerah Partai Keadilan Sejahtera (DPD PKS) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menggelar musyawarah daerah di kantor sekretariat DPD PKS Tangsel, Jalan Raya Puspitek, Buaran, Setu, Minggu (28/12/2020).


Dalam agenda Musda ke-V kali ini sosok Dadang Darmawan secara resmi terpilih memimpin DPD PKS Tangsel menggantikan Agus Winarjo untuk periode 2020-2025. Dadang terpilih melalui proses pemilihan yang dilakukan secara demokratis oleh seluruh kader PKS di Tangerang Selatan.

Dikonfirmasi terpisah usai Musda, Dadang Darmawan menjelaskan perihal dirinya terpilih untuk menahkodai DPD PKS Tangsel dalam kurun waktu lima tahun ke depan.

Menurut Dadang, dirinya terpilih untuk memimpin PKS Tangsel berdasarkan dari proses pemilihan raya yang dilakukan secara demokratis oleh kader-kader PKS se-Kota Tangerang Selatan.

"PKS menjalankan suksesi kepemimpinannya secara demokratis dengan menjaring nama-nama kandidat berdasarkan aspirasi kader dari tingkat bawah," terang Dadang Darmawan kepada detakbanten.com di kantor sekretariat DPD PKS Tangsel.

Kendati demikian, Dadang menjelaskan bahwa dirinya dengan kepengurusannya akan membawa visi dan misi partai yang diamanatkan dari hasil Musyawarah Nasional.

"Kami berkomitmen untuk terus menjaga PKS menjadi partai Islam yang rahmatan lil¡¯alamien dengan mengokohkan semangat keumatan dan kebangsaan," ujar mantan Ketua DPC PKS Pamulang tersebut.

Dengan begitu, dalam hasil Musda tersebut, selain memilih Dadang Darmawan sebagai nahkoda baru DPD PKS Tangsel, terdapat pula beberapa komitmen PKS seperti siap bekerja sama dengan seluruh elemen anak bangsa.

Disisi lain, terlebih PKS Tangsel dalam mengatasi dampak Covid-19 yang berimbas pada bidang kesehatan, ekonomi, dan sosial kemasyarakatan.

Seperti informasi yang berhasil dihimpun detakbanten.com, Musda ke-V yang diselenggarakan DPD PKS Tangsel bahwa penyelenggaraanya berbarengan dengan Musda yang di gelar oleh PKS secara serentak di Indonesia.

Camat Sepatan Timur Ajak Kades  Tangani Sampah

Camat Sepatan Timur Ajak Kades Tangani Sampah

detakbanten.com SEPATAN TIMUR -- Penanganan Sampah saat ini menjadi salah satu program terobosan serius yang dilakukan oleh H.Asep Nurman Jaenudin Camat Sepatan Timur. Untuk meminimalisir volume sampah yang ada di wilayah Kecamatan Sepatan Timur, H.Asep Nurman Jaenudin mengharapkan setiap Desa harus memiliki program Inovatif terutama dalam penanganan sampah


Demikian hal tersebut disampaikan H.Asep Nurman Jaenudin Camat Sepatan Timur pada saat rapat evaluasi realisasi APBDes Tahun 2020 di hadapan para Kades Se-Kecamatan Sepatan Timur, Senin, (28/12/2020) di Aula Kantor Kecamatan Sepatan Timur, Kabupaten Tangerang

H.Asep menjelaskan, permasalahan sampah saat ini masih menjadi tugas berat, bukan hanya ada di wilayah Sepatan Timur, di wilayah -wilayah Kabupaten Tangerang persoalan sampah masih menjadi tugas bersama, karena persoalan sampah di setiap Kecamatan belum sepenuhnya dapat ditangani secara maksimal. Oleh karena itu peran serta Desa dalam penanganan sampah perlu ditingkatkan

Tahun depan 2021 Desa harus memiliki program Inovatif dalam penanganan sampah, dimana kebiasaan masyarakat dalam membuang sampah sembarangan bisa ditekan, dengan adanya inovasi Desa dalam penanganan sampah masyarakat secara otomatis teredukasi bahwa Sampah-sampah disekitar lingkungan bisa menjadi nilai ekonomi

" Dengan adanya inovasi Desa penanganan sampah, disetiap Desa bisa saja membuat Bank sampah, memungkinkan kita untuk menabung sampah. Dengan begitu, dari memilah sampah kita bisa mendapat untung rupiah. Misalnya Inovasi lain bisa dengan membuat kerajinan atau suvenir dari bungkus plastik, misalnya bungkus kopi dianyam menjadi tas belanja atau jadi bros, atau juga sampah organik bisa berubah jadi kompos jika kita olah dan banyak Inovasi lainnya yang bisa diterapkan," Terang H.Asep

Lanjut H.Asep mengatakan, semoga tahun depan Inovasi Desa dalam penanganan sampah bisa berjalan, sehingga volume sampah liar bisa ditekan. Dengan demikian tercipta nya lingkungan bersih,sehat dan sejahtera di setiap Desa bisa terwujud.

Disinggung soal pengelolaan APBDes 2020, H.Asep Nurman Jaenudin menjelaskan, Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) 2020 disetiap Desa fokus penanganan Bantuan sosial Covid 19 atau Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD)

"Penyerapan anggaran sudah berjalan maksimal, selanjutnya kedepannya 2021 Desa harus memiliki inovasi, diutamakan penanganan sampah," Ujarnya

Sementara itu Hamami Pendamping Desa Kecamatan Sepatan Timur pada saat dikonfirmasi menjelaskan, saat ini Setiap Desa mengekspo evaluasi APBDes 2020, kegiatan -kegiatan yang sudah direalisasikan dan kegiatan yang akan dilakukan di tahun 2021.

"Untuk 2020 ini BLT DD semua sudah tersalurkan, namun ada beberapa juga kegiatan yang belum bisa direalisasikan karena waktu yang tidak memungkinkan maka itu disilpakan, dan nanti itupun diusulkan kembali" Ujarnya

Adapun untuk Tahun 2021 bahasan evaluasi APBDes tadi Pemerintah Kecamatan Sepatan Timur memiliki program Desa Inovasi dalam penanganan Sampah

"Tadi Pa Camat mensinkronisasikan program di 2021 antara Kecamatan dengan Desa dalam penanganan sampah menuju Desa Inovasi,"Ungkapnya.

Soal Asmara, Gadis Muda Warga Serang Nekat Gantung Diri

Detakbanten.com, SERANG - Entah setan apa yang merasuki seorang wanita berinisial YN (20) warga Kelurahan Pemancangan, Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang. Wanita muda itu nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri.


Jasad wanita muda ini ditemukan pertama kali oleh kakaknya tergantung di sebuah jendela kamar korban mengunakan sebuah sarung, Minggu 27 Desember 2020 sekitar jam 21:00.

"Jadi saat kejadian, korban mengenakan baju warna putih, tergantung di jendela kamar korban pas di bagian kepala tempat tidur korban, ada pergeseran tempat tidur yang digunakan korban gantung diri," ujar Kanit Reskrim Polsek Cipocok Jaya Iptu Juandi saat dihubungi melalui sambungan telepon, Senin (28/12/2020).

Dikatakan Kapolsek, di tempat kejadian perkara (TKP) pihak kepolisian langsung melakukan penyelidikan. Dan ditemukan fakta bahwa korban nekat mengakhiri hidupnya karena diputus cinta oleh kekasihnya.

"Iyaa dugaannya bunuh diri karena memang di temukan ada surat perjanjian putus, isinya bahwa Anatar korban sama pacarnya itu sodara Ilham putus usai menjalani hubungan dua tahun pacaran," terangnya.

Setelah kejadian tersebut, kata Kapolsek, keluarga korban dan mantan pacar korban melakukan surat pernyataan bahwa kejadian tersebut sebagai kecelakaan.

"Selanjutnya keluarga korban itu kejadian di rumahnya, makanya buat pernyataan korban menganggap ini kejadian musibah, keluarga korban sudah mengikhlaskan," tandasnya.(Aden)

Go to top