Waspada Modus Minta Pulsa, Akun Facebook Milik Bupati Serang Dipalsukan
Detakbanten.com, SERANG - Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Kabupaten Serang mengambil langkah cepat terkait pembuatan akun palsu atau fake Akun yang mengatasnamakan Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah yang dilakukan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.
Akun fake yang mengatasnamakan Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah dengan modus meminta pulsa kepada orang-orang terdekat melalui pesan Whats App.
Kepala Dinas (Kadis) Kominfo Kabupaten Serang, Anas Dwi Satya Prasadya mengatakan, pihaknya bertindak cepat agar akun palsu tersebut tidak menyalahgunakan media sosial. Menurutnya, pembuat akun facebook palsu akan menyerang orang-orang terdekatnya dengan cara meminta pulsa.
“Biasanya, kerugian dari adanya akun palsu ini, memanfaatkan orang yang kenal dengan ibu, kemudian memanfaatkan nomor whatsapp nya untuk minta pulsa,” kata Anas, melalui pesan singkat, Senin (28/12/2020).
Meski begitu, kata Anas, pihaknya telah melaporkan keberadaan akun tersebut kepada yang berwajib untuk dilakukan pemblokiran melalui menu yang tersedia di media sosial facebook.
Selain itu, sambungnya, membuat pemberitahuan tentang akun palsu tersebut melalui medsos milik Pemerintah Kabupaten Serang.
“Insya Allah banyak orang yang akan mengetahui dan memblokir akun tersebut,” ujarnya.
Menurutnya, ini pertama kalinya terjadi, dengan begitu, ia menghimbau, agar masyarakat tidak menanggapi jika ada pesan masuk melalui akun palsu tersebut. Kemudian, melaporkan ke pihak berwajib.
Selain itu, masyarakat yang berteman agar memblokir dan melaporkan ke pihak Facebook.
“Akun yang asli dari Bupati serang adalah dengan nama Hj. Ratu Tatu Chasanah, SE, M.ak, sebagaimana pemberitahuan tentang adanya akun palsu, melalui medsos,” pungkasnya.
Diketahui, akun palsu facebook bernama Ratu Tatu Chasana dengan jumlah pertemanan 243, photo profile di akun tersebut Bupati Serang menggunakan baju putih dan kerudung berwarna merah muda, sedangkan akun asli merupakan halaman fan page yang bernama Hj. Ratu Tatu Chasanah, SE, M.ak. (Aden)
Kapolresta Tangerang Resmikan Taman Kresna dan Program Ketahanan Pangan Satintelkam
detakbanten.com TANGERANG - Kapolresta Tangerang Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi meresmikan Taman Kresna yang digagas Satuan Intelkam Polresta Tangerang, Senin (28/12/2020). Taman yang berfungsi sebagai pendukung program ketahanan pangan itu berada di Kantor Satintelkam Polresta Tangerang di Tigaraksa.
Dalam keterangannya, Ade mengatakan, Taman Kresna yang diinisiasi Satuan Intelkam layak diapresiasi karena turut mendukung upaya penguatan ketahanan pangan. Kata Ade, Taman Kresna dapat dimanfaatkan untuk bercocok tanam.
“Untuk saat ini ditanami komoditas jahe merah, stroberi, dan palem,” ujar Ade.
Ade menambahkan, tanaman jahe merah, stroberi, dan palem selanjutnya dapat dimanfaatkan untuk menunjang kesehatan dan kebutuhan masyarakat. Bila sudah bisa dipanen, kata Ade, masyarakat dapat memanfaatkannya.
Ade melanjutkan, Taman Kresna dibuat dengan memanfaatkan lahan kosong di sekitar Kantor Satintelkam Polresta Tangerang. Ade berharap, program pemanfaatan lahan kosong menjadi lahan produktif bisa diperluas untuk kepentingan masyarakat.
“Mudah-mudahan program ini bisa diperluas untuk menguatkan ketahanan pangan di masa pamdemi,” pungkasnya.
Ribuan Botol Miras Dimusnahkan Polres Cilegon
detakbanten.com Cilegon - Jajaran Kepolisian Polres Cilegon musnahkan barang bukti minuman keras berbagai merek hasil operasi pekat 2020 di Mapolres Cilegon, Senin (28/12/2020).
Sebanyak 6.500 botol miras yakni Anggur Merah 1.400 botol, Anggur Kolesom 1.300 botol, Anggur Inti Sari 600 botol, Bir Hitam 900 botol, Bir Putih 1.100 botol, Kecut 200 paket, dan Bir Singaraja 1.000 botol dimusnahkan dengan dilindas menggunakan alat berat.
Hadir dalam kegiatan tersebut, Dandim 0623, Letkol Inf. Ageng Wahyu Romadhon, Danlanal Banten, Letkol Laut (P) Budi Iryanto, Ketua DPRD Kota Cilegon Endang Efendi, Perwakilan Kejari Cilegon, Kepala Badan Kesbangpol, Andi Afandi, dan Perwakilan BNN Cilegon.
“Hari ini kami musnahkan berdasarkan barang bukti yang kami sita,” kata Kapolres Cilegon, AKBP Sigit Haryono usai pemusnahan miras di Mapolres Cilegon, Senin (28/12/2020).
AKBP Sigit mengatakan, lain dari hasil operasi yang ditingkatkan, miras yang disita tersebut juga berdasarkan informasi dan laporan dari masyarakat.
Kapolres menjelaskan, jumlah miras yang disita tahun ini lebih banyak dari tahun sebelumnya, dimana miras dari berbagai merek tersebut disita dari sejumlah warung jamu dan tempat hiburan malam yang ada di Kota Cilegon.
“Ini tentunya dalam rangka mengurangi dan memberantas penyakit masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua DPRD Cilegon, Endang Efendi memberikan apresiasi kepada Kepolisian yang telah bersinergi baik dengan pemerintah dalam menjaga ketertiban di masyarakat.
“Kami harap pihak kepolisian dan pemerintah dapat terus melakukan operasi yang bisa menertibkan masyarakat di Kota Cilegon,” tututnya.
Ditempat yang sama, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Cilegon, Dimyati Sujai Abubakar berharap operasi serupa terus dilaksanakan sebagai upaya pencegahan terhadap maraknya peredaran miras.
“Alhamdulillah sudah dilaksanakan, intinya masyarakat jangan terlalu over acting sama minuman keras, mari kita sama-sama tingkatkan ketertiban dan keamanan,” tandasnya.


































