Detak Banten - Detak Berita Nusantara Seketika Menjangkau Dunia

Tim Kopaska Temukan Bagian Tubuh Diduga Korban Sriwijaya Air SJ182

detakbanten.com JAKARTA - Tim penyelam dari Satuan Komando Pasukan Katak (Kopaska) TNI Angkatan Laut menemukan bagian tubuh diduga korban jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ182 di Kepulauan Seribu serta ditemukan puing-puing pesawat. Tim melaporkan organ tubuh itu diangkat dari bawah air dengan kedalaman 17-20 meter. Bagian tubuh itu telah tercampur dengan beberapa potongan puing pesawat ketika diangkat dari bawah air.

Cari Pesawat Jatuh, Polisi Kerahkan 9 Kapal dan 4 Helikopter

detakbanten.com JAKARTA - Pesawat Sriwijaya Air jenis Boeing 737-524 dengan nomor penerbangan SJ182 jatuh di sekitar Pulau Laki, Sabtu (9/1/2021) siang.

Dukung PSBB, Mabes Polri Terbitkan Surat Telegram

Dukung PSBB, Mabes Polri Terbitkan Surat Telegram

detakbanten.com JAKARTA - Kapolri melalui Kabaharkam Komjen Pol Agus Andrianto menerbitkan Surat Telegram Nomor ST/13/I/OPS.2./2021 tertanggal 7 Januari 2021 terkait Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), yang diberlakukan pemerintah di pulau Jawa-Bali 11-25 Januari 2021.

Menkominfo Jhonny G. Plate Sarankan HPN 2021 Full Digital

detakbanten.com Jakarta, 07-01-2021. Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate menyarankan agar kegiatan Hari Pers Nasional Tahun 2021 dilaksanakan secara full digital. 

10 CALON PENERIMA ANUGERAH KEBUDAYAAN PWI PUSAT 2021  

10 CALON PENERIMA ANUGERAH KEBUDAYAAN PWI PUSAT 2021  

​detakbanten.com Sepuluh Bupati Walikota, calon penerima Anugerah Kebudayaan Persatuan Wartawan Indonesia (AK-PWI) Pusat pada Hari Pers Nasional 2021, didominasi para muda yang bergelar doktor dari dalam maupun luar negeri. Selain akademisi, mereka punya latar belakang birokrat, pengusaha, hingga politisi dari berbagai partai.

Menyongsong Tahun Baru 2021 dengan Semangat Baru Menuju Birokrasi Berkelas Dunia

detakbanten.com JAKARTA – Malam Tahun Baru kali ini terasa berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Sesuai larangan pemerintah, tidak ada perayaan dalam pergantian tahun 2020 ke tahun 2021.

Sambut Tahun 2021, Presiden Yakin Indonesia Mampu Bangkit & Lakukan Banyak Inovasi

detakbanten.com Jakarta - Pada 01 Jan 2021 Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan bahwa tahun 2020 tercatat sebagai tahun ujian yang sangat berat. Namun Presiden meyakini, pada tahun 2021 Indonesia akan mampu bangkit dan melakukan banyak inovasi.

Cegah Penyimpangan Bansos, Mensos Perketat Mekanisme LPJ Penerima

detakbanten.com JAKARTA -- Mensos Tri Rismaharini memberikan keterangan pers usai mengikuti Rapat Terbatas mengenai Persiapan Penyaluran Bantuan Sosial Tahun 2021, di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (29/12/2020)

Raih Predikat A Pengelolaan Arsip, Menteri Tjahjo Sarankan Instansi Pemerintah Belajar pada BI

Raih Predikat A Pengelolaan Arsip, Menteri Tjahjo Sarankan Instansi Pemerintah Belajar pada BI

detakbanten.com JAKARTA – Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Tjahjo Kumolo menyarankan agar instansi pemerintah tidak ragu belajar pengelolaan arsip kepada Bank Indonesia (BI). Saran tersebut menyusul predikat A yang diraih BI dalam hal pengelolaan arsip sebagai komitmen penerapan prinsip tata kelola dari sisi pengelolaan kearsipan.


Pengelolaan arsip BI dinilai sangat baik karena beberapa komponen, yaitu fungsi kearsipan, pelaksanaan tugas unit kearsipan, kedudukan hukum (birokrasi) dalam pelaksanaan kearsipan, dan program penyelenggaraan kearsipan. “Hari ini dapat kita saksikan bagaimana Bank Indonesia dengan sungguh-sungguh mengelola arsipnya dengan baik. Saya berharap hal ini dapat dijadikan rujukan bagi kementerian, lembaga, maupun pemerintah daerah,” ungkap Tjahjo Kumolo dalam acara Apresiasi Kearsipan Bank Indonesia, secara virtual, Senin (28/12).

Menurutnya penanganan arsip secara komprehensif dan terpadu akan mendukung kinerja organisasi secara optimal. Arsip adalah bukti dari identitas kebangsaan, dan penyelenggaraan kearsipan yang baik akan mampu merespons tuntutan dinamika gerak maju masyarakat, bangsa, dan negara kedepan. Arsip adalah simpul pemersatu bangsa, serta mendukung kesinambungan bangsa dan negara.

Selain itu hal yang menjadi fokus bersama bahwa pengelolaan arsip perlu dilakukan secara konsisten dan baik agar jejak langkah institusi khususnya BI dalam membangun kinerja dapat diabadikan, diwariskan, serta dijadikan landasan yang kuat. Pengelolaan arsip BI bisa menjadi salah satu langkah mewujudkan visi Menjadi Bank Sentral Digital Terdepan yang Berkontribusi Nyata Terhadap Perekonomian Nasional.

Menteri Tjahjo menekankan, pengelolaan arsip perlu didukung sumber daya kearsipan yang memadai, antara lain unit kearsipan, SDM kearsipan yang profesional, sistem kearsipan yang terintegrasi, serta sarana dan prasarana kearsipan. Sebab, arsip adalah dokumen berharga yang memiliki arti penting untuk mengetahui rekam jejak semua kejadian yang sudah terjadi.

“Arsip selalu menjadi dokumen yang paling diperlukan untuk menkonstruksikan suatu kejadian yang sudah berlalu, untuk berbagai kepentingan, termasuk kepentingan yang berkaitan dengan penegakan hukum,” jelas Menteri Tjahjo.

Lebih lanjut dikatakan keterlibatan Arsip Nasional RI (ANRI) diperlukan dalam upaya melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap penyelenggaraan kearsipan nasional agar terwujud pengelolaan arsip secara optimal. Kerja sama dan kolaborasi yang intens antara BI dan ANRI harus terus diperkuat, terutama dalam rangka menyelamatkan arsip yang memiliki nilai sejarah.

Pada kesempatan yang sama Gubernur BI Perry Warjiyo menjelaskan bahwa lembaga yang dipimpinnya memiliki peran strategis, khususnya dalam menjaga stabilitas perekonomian, mencetak dan mengedarkan uang, hingga mendorong perekonomian nasional. Oleh karenanya dokumentasi yang dilakukan BI dalam kinerjanya menjadi menjadi semangat dalam mewujudkan bank sentral yang kredibel, berperan besar dalam perekonomian nasional, bahkan terbaik di antara emerging market. Istilah emerging market merujuk pada negara dengan ekonomi rendah menuju menengah pendapatan per kapita.

Perry menyampaikan, apapun yang dilakukan BI tidak lengkap kalau dokumentasinya tidak benar, karena memang arsip dari setiap kegiatan merupakan bagian penting dari sejarah. Pihaknya tidak hanya ingin belajar dari sejarah, ataupun pelaku sejarah, melainkan juga ingin meninggalkan dokumentasi yang dapat dijadikan sumber referensi didalam mempelajari dan memajukan sejarah perekonomian nasional.

“Kita ingat Presiden RI pertama Soekarno pada pertingatan hari ulang tahun kemerdekaan RI di tahun 1966 pernah mengingatkan kepada kita, jangan sekali sekali meninggalkan sejarah, atau yang dikenal dengan ‘Jas Merah’, dan itu betul betul menjadi semangat kita di BI,” ucapnya.

Akreditasi kearsipan adalah kegiatan penilaian mutu atau kelayakan terhadap lembaga kearsipan, unit kearsipan, lembaga penyelenggara jasa kearsipan, serta lembaga penyelenggara pendidikan dan pelatih kearsipan. Lembaga publik lainnya yang juga telah mendapatkan akreditasi serupa antara lain Kementerian ESDM, Kementerian Pariwisata, Kementerian Keuangan, dan Kementerian Sekretariat Negara.

Penyerahan sertifikat akreditasi dari ANRI dilakukan oleh Menteri PANRB Tjahjo Kumolo kepada Gubernur BI Perry Warjiyo. Selain itu juga dilakukan penandatanganan berita acara serah terima arsip Biro Lalu Lintas Devisa periode tahun 1965 hingga 1970 antara BI, yang diwakilkan Deputi Gubernur Bank Indonesia Rosmaya Hadi, dengan Plt Kepala ANRI M Taufik.

Kekerasan Fisik dan Digital Terhadap Wartawan Hingga Pilkada Serentak

detakbanten.com Jakarta - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat mengeluarkan catatan akhir tahun sebagai bentuk refleksi untuk menyongsong masa depan yang lebih baik. Dalam rilis yang diterima redaksi, PWI menyoroti beberapa hal yang terjadi selama Tahun 2020 seperti merebaknya Covid-19 yang turut berimbas pada perusahaan pers dan para wartawan di Indonesia.


Pelaksanaan Pilkada serentak 2020, kekerasan fisik kepada wartawan yang masih terjadi seperti pemukulan, pengeroyokan dan perampasan alat kerja serta penghapusan paksa hasil liputan, yang dilakukan aparat penegak hukum maupun peserta demo.

Dalam keterangan tertulisnya yang di tanda tangani oleh Ketua Umum Atal S Depari dan Sekjen Mirza Zulhadi, PWI juga menyoroti terjadinya kekerasan baru pada era digital saat ini terhadpa wartawan seperti doxing yakni membuka data pribadi wartawan dan keluarganya di media sosial. PWI terus menghimbau pelaku yang merasa terganggu dengan karya jurnalistik, seharusnya menggunakan hak jawab sebagaimana diatur dalam UU No 40 tahun 1999 tentang Pers.

“Selain itu PWI menyesalkan terjadinya peretasan situs. Mereka yang tidak senang atas pemberitaan menggunakan hacker untuk membobol pertahanan website sebuah media atau meretas data pribadi wartawan. PWI berharap aparat hukum mengusut tuntas kasus tersebut agar tidak terulang lagi,” kata Ketua Umum PWI Atal S Depari, Senin, (28/12)

PWI mengucapkan terima kasih kepada para pihak yang tetap menjaga kemerdekaan pers dengan berpedoman kepada UU No 40 tahun 1999 tentang Pers dan peraturan perundang-udangan tentang pers lainnya, dalam menyelesaikan persoalan terkait kasus-kasus pers.

Selain itu melalui Masyarakat Pemantau Pemilu (Mappilu) PWI melakukan survei kepada wartawan di 34provinsi di Indonesia yang menghasilkan kesimpulan, bahwa sebagian besar wartawan mendukung Pilkada serentak 2020, tetap berlangsung 9 Desember namun dengan sejumlah catatan, terutama terkait penegakan protokol kesehatan. Secara umum pelaksanaan pilkada juga dinilai berjalan dengan baik.

 “PWI mengucapkan terima kasih kepada wartawan, perusahaan pers, dan semua komponen bangsa lainnya yang telah mengawal proses demokrasi yaitu Pilkada Serentak 2020 sehingga secara umum bisa berlangsung lancar, demokratis, sehat, dan berbudaya,” ujar Atal.

Ditegaskannya, media yang secara terus menerus mengingatkan para pihak untuk patuh terhadap protokol kesehatan, gerakan 3M, telah berdampak positif terhadap penyelenggaraan pilkada sehingga tidak menjadi klaster baru penyebaran Covid-19.

PWI juga mengucapkan terima kasih kepada perusahaan pers yang tetap mempekerjakan wartawan meski dalam kondisi sulit. Kepada para wartawan, PWI berharap agar terus meningkatkan profesionalisme dan patuh menjalankan UU, Kode Etik Jurnalistik, dan Kode Perilaku Wartawan.

Terakhir, dalam catatan akhir tahunnya, PWI menyerukan kepada semua pihak untuk terus berupaya menjaga keberlangsungan kehidupan pers yang merupakan pilar demokrasi. Keberadaan pers sebagai fourth estate, kekuatan keempat, pada era demokrasi ini sangat penting untuk mewujudkan pemerintahan yang akuntabel, bersih, transparan, dan terhindar dari praktik kolusi, korupsi, dan nepotisme (KKN). Menyelamatkan kehidupan pers berarti ikut menyelamatkan kehidupan demokrasi di Indonesia demi masa depan kehidupan bangsa yang lebih baik dan demi kesejahteraan rakyat Indonesia.

Go to top