Pabrik Kimia Meledak Keluarkan Bau Tak Sedap, Warga Berhamburan Keluar Rumah

Pabrik Kimia Meledak Keluarkan Bau Tak Sedap, Warga Berhamburan Keluar Rumah

detakbanten.com Cilegon - Sebuah pabrik yang memproduksi bahan kimia milik PT Dover Chemical meledak sekitar pukul 12.45 WIB, Selasa (22/12/2020). 

Peristiwa meledaknya pabrik yang berlokasi di Jalan Raya Merak, Km 117, Kelurahan Gerem, Kecamatan Grogol, Kota Cilegon ini membuat panik warga sekitar lantaran dibarengi dengan bau menyengat dan membuat pedih di mata. 

Salah seorang warga setempat Dio Apriyadi

yang melihat kejadian tersebut menceritakan, sebelum meledak, ia bersama warga lain sempat mencium bau menyengat dan tak lama kemudian terdengar ledakan dari bangunan pabrik sehingga membuat sebagian penutup atapnya beterbangan. 

“Pas saya Mau samperin itu langsung meledak. Ledakannya satu kali sih, sengnya jatuh ke jalan raya. Dan bau menyengatnya tambah sampai susah bernafas,” kata Dio kepada awak media saat ditemui dilokasi kejadian, Selasa (22/12/2020).

la mengatakan, kejadian tersebut memaksa warga untuk mengungsi lantaran khawatir dengan bau mengganggu itu. 

“Warga langsung ngungsi bang, baunya menyengat khawatir ada apaapa,” jelasnya. 

Warga lainnya Yati yang tinggal di depan PT Dover Chemical mengatakan, ia sempat melihat kepulan asap pekat dengan aroma yang keras dan menyesakkan pernafasan. 

“Warga pada panik kang, mereka langsung ngungsi. Baunya itu bau formalin tapi kuat banget bikin pedih mata sama susah berbafas,” kata Yati. 

Berdasarkan pantauan di lokasi, bau menyengat masih terasa hingga sore hari membuat sesak nafas. Sebuah seng penutup atap juga terlihat terjatuh di sungai kecil dekat pabrik. 

Selain itu, bekas cairan yang diduga bahan kimia tampak menyisakan jejaknya di jalan raya yang bersifat lengket. 

Sementara itu, Ketua RT 01 RW 02, Afan Sukuan mengatakan, ia dan warga pasca kejadian langsung mendatangani pabrik menanyakan yang sebenarnya terjadi. Hal itu dilakukan untuk meminta penjelasan dari perusahaan.

“Kita menanyakan dahulu ini ledakan dari apa. Kalau kata dari manajemen itu dari resin. Terus kemudian ada bau yang ditimbulkan. Seberapa bahaya. Apa perlu saya mengevakuasi warga atau tidak,” tuturnya. 

Informasi yang berhasil dihimpun dua karyawan PT. Dover Chemical yang menjadi korban ledakan, kini masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Krakatau Medika (RSKM) Cilegon.

Diketahui dua korban ledakan tersebut masing - masing bernama Rizal Agustian (29), warga Kampung Pinang Sari, Kelurahan Pejaten, Kecamatan Kramatwatu, Kabupaten Serang dan Zihan Zhafirah Putri (23), warga Taman Mutiara Indah, Kelurahan Kaligandu, Kecamatan Serang, Kota Serang.

"Kedua korban itu kini masih menjalani perawatan di RSKM Cilegon," kata Paur Subbag Humas Polres Cilegon Iptu Sigit Darmawan, Selasa (22/12/2020).

Lebih lanjut, Sigit menjelaskan, ledakan terjadi diduga akibat tekanan uap mesin reaktor terlalu over saat proses produksi di pabrik yang memproduksi zat formalin tersebut.

"Diduga karena tekanan uap mesin reaktor terlalu over sehingga terjadi ledakan yang mengakibatkan atap bagian produksi rusak," ujarnya. 

Dibagian lain menanggapi hal itu, Ketua Komisi II DPRD Kota Cilegon Faturohmi meminta Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Cilegon agar segera bertindak cepat dan mengecek lokasi ledakan dan memastikan dampak dari kejadian tersebut.

“Kita minta supaya DLH segera bertindak dan mengecek lokasi, pastikan supaya tidak ada korban, terutama masyarakat sekitar. Kita ingin pastikan warga aman dan minta agar PT Dover juga memastikan agar warga sekitar tidak terdampak,” kata Faturohmi.

Faturohmi mengatakan, DLH seharusnya proaktif dengan hal-hal semacam itu, mengingat tanggung jawab soal lingkungan hidup ada pada OPD tersebut. Jangan sampai terkesan lambat dalam menangani persoalan yang menjadi tanggung jawabnya.

Selain itu, DLH harus bertindak tegas atas kejadian yang terus berulang dilakukan oleh PT Dover.

“Ini tanggung jawab DLH. Jangan terkesan lambat dalam merespon persoalan warga, apalagi ini soal kimia,” pungkasnya.

Sementara itu, Kasi Penaatan Lingkungan pada DLH Kota Cilegon, Mahfud saat dikonfirmasi terkait ledakan di PT Dover tersebut belum memberikan keterangan, demikian juga belum ada pernyataan resmi dari pihak perusahaan. (man)

 

 

Go to top