Warga Pamulang Tangsel Terima Sertifikat PTSL, BPN : Bisa untuk Pengembangan Ekonomi Rakyat

Anggota Komisi DPRD Tangsel dan BPN bersama Camat Pamulang membagikan sertifikat PTSL kepada masyarakat Pamulang. Anggota Komisi DPRD Tangsel dan BPN bersama Camat Pamulang membagikan sertifikat PTSL kepada masyarakat Pamulang.

detakbanten.com, TANGSEL-DPRD Kota Tangsel bersama Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Tangsel, kembali membagi-bagikan 412 sertifikat PTSL (Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap) kepada masyarakat Kecamatan Pamulang, Senin (27/12/2021).

Pembagian sertifikat PTSL di aula Kecamatan Pamulang tersebut, diberikan langsung oleh Ketua Komisi l DPRD Kota Tangsel, Ali Rahmat dan koleganya sesama Komisi l, diantaranya Rizki Jonis, Salman Faris, Drajat Sumarsono dan Ferdiansyah.

Selain itu, pemberian sertifikat PTSL tersebut juga dilakukan oleh Camat Pamulang, Mukroni dan perwakilan BPN Kota Tangsel, Syafrollah.

Sekretaris Komisi l DPRD Kota Tangsel Drajat Sumarsono menyatakan, pemberian sertifikat PTSL kepada masyarakat Pamulang, merupakan komitmen DPRD, BPN dan Pemkot Tangsel untuk menyelesaikan target penyelesaian 1043 surat tanah yang di urus melalui program PTSL pada tahun 2019 lalu dan harus selesai tahun 2021 ini.

"Untuk kecamatan Pamulang, ada 412 sertifikat PTSL yang kami serahkan kepada masyarakat dari delapan kelurahan yang ada di Pamulang," kata Drajat.

Menurut Drajat, hak-hak masyarakat terutama hak-hak agraria seperti sertifikat tanah, harus segera dituntaskan sehingga pada tahun 2022 mendatang, tidak ada lagi permasalahan PTSL terjadi di Kota Tangsel.

"Untuk target 2022, kita dengan BPN sudah berkomitmen minimal ada 1500 sertifikat PTSL yang akan di bagikan. 2022 menjadi tahun terakhir tuntasnya permasalahan PTSL di Tangsel," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Seksi Penataan dan Pemberdayaan pada BPN Kota Tangsel Syafrollah mengatakan, dengan diserahkannya 412 sertifikat PTSL tersebut, dapat berdaya guna dan di manfaatkan sebaik-baiknya oleh masyarakat. Salah satunya, bisa untuk pengembangan ekonomi masyarakat.

"(Harusnya) bisa untuk pengembangan ekonomi rakyat, kebetulan kita kemarin sudah sonding dengan salahsatu pihak Perbankan. Dan dia ada program KUR (Kredit Usaha Rakyat) tanpa ada agunan, mereka siap bersinergi dengan kita. Artinya peluang pemberdayaan masyarakat itu besar sekali," singkat Irul, sapaan Syafrollah.

Untuk diketahui, hingga saat ini DPRD Kota Tangsel dan BPN hingga telah membagi-bagikan 950 sertifikat PTSL kepada masyarakat di lima kecamatan yang ada di Kota Tangsel. Ke 950 sertifikat PTSL tersebut tersebar di Kecamatan Serpong dan Serpong Utara berjumlah 115 sertifikat PTSL, Pondok Aren 304 PTSL, Kecamatan Ciputat 119 PTSL dan Kecamatan Pamulang berjumlah 412 sertifikat PTSL. (Dra)

 

 

Go to top