Refocusing Penanganan Corona, Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Serang : Kami Sifatnya Hanya Mengawasi

 Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Serang, Sujai A Sayuti. Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Serang, Sujai A Sayuti.

detakbanten.com Serang - Sesuai dengan keputusan Peraturan Presiden (Perpres) dan Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri), Refocusing anggaran penanganan corona atau wabah Covid-19 tidak harus
persetujuan anggota DPRD.

Demikian dikatakan Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Serang, Sujai A Sayuti, saat ditemui di DPRD Kabupaten Serang, Rabu 2 Juni 2021.

"Kami sifatnya hanya mengawasi, dan tidak banyak bicara. Namun setelah di Refocusing, Dinas Kesehatan selalu memberikan laporan ke DPRD," ungkap Sujai.

Politisi partai Besutan Prabowo ini menjelaskan, untuk Refocusing tahun 2020, yang dialihkan untuk penangan Covid-19 di Kabupaten Serang dipersentasikan hampir mencapai 20 persen.

"Bahkan kasda kita devisit mencapai 30 persen untuk penanganan covid-19," jelasnya.

Tak lupa, Sujai menegaskan, kejadian kasus korupsi masker yang terjadi di Dinkes Banten, dirinya pun dengan tegas kepada para pegawai Dinkes Kabupaten Serang tak terlibat.

"Jika terbukti silahkan. Kami pun akan Haering mengenai Refocusing menanganan covid-19 dengan DPRD Banten," tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinkes Kabupaten Serang, Agus Sukmayadi mengakui, untuk dana Refocusing penanganan covid-19 yang dibelanjakan masker pada 2020 sebesar Rp 234.150.000.

"Saya dapat info dari bagian pengadaan di 2020, untuk dana refocusing Dinkes Kabupaten Serang belanja masker sebesar Rp 234 juta. Ini untuk masker medis dan masker KN 95, di pabrikan PT Trasti Global Konverta, di wilayah Cikande," ujar Agus.

Agus juga menerangkan, kegiatan yang dilakukan Dinkes Kabupaten Serang terdapat tiga program dalam penangan covid-19.

"3 T, Fasyankes puskesmas, dan Labkesda," tutupnya. (Aden)

 

 

Go to top