Miris, Minat Baca Warga Kota Serang Di Nilai Rendah, Pemkot Akui Belum Berbuat maksimal

Miris, Minat Baca Warga Kota Serang Di Nilai Rendah, Pemkot Akui Belum Berbuat maksimal

detakbanten.com SERANG - Minat baca masyarakat Kota Serang di nilai masih rendah sekali, berdasarkan hasil penelitian, hanya berkisar 00, sekian persen saja minat baca masyarakat atau bisa dikatakan hanya satu persen minat baca masyarakat kota serang.

Hal tersebut dikatakan Penggiat Literasi Irfan herdiansyah banten saat ditemui di salah satu acara di kawasan Taktakan Kota Serang, Jum'at, 30/10/2020.

"Makanya miris sekali minat baca di indonesia khususnya di kota serang ini sangat rendah sekali,"ungkapnya.

Melihat hal tersebut, Irfan menyarankan agar ada terobosan terobosan yang dapat membangkitkan minat baca masyarakat, harus ada yang dilakukan dan dikerjakan untuk menanggulangi masalah minat baca yang kurang ini.

"Jangan sampai kalah dengan mool, jangan sampai kalah dengan tempat tempat hiburan yang membuat mereka tertarik pada mainan, harus ada program, harus berbuat," jelasnya.

Kurangnya minta baca masyarakat ini, terang Irfan, sudah lama terjadi, terlebih lagi pada masa pandemi ini, anak anak tidak datang ke sekolah terutama ke perpustakaan sekolah maka pasti akan bertambah malas untuk membaca.

"Minat baca ini bukan lantaran masa pandemi ini saja, memang sudah lama sebelum pandemi pun minat baca sudah rendah, apalagi saat ini mereka tidak sekolah tatap muka, akan lebih parah lagi," terangnya.

Menanggapi kurangnya minat baca masyarakat Kota Serang, Wakil Walikota Serang Subadri Usuludin menuturkan bahwa Pemkot Serang sebenarnya telah berbuat untuk mencoba menumbuhkan minta baca yang kurang tersebut, namun dirinya mengakui belum maksimal.

"Ya pemkot serang telah berbuat, tapi memang berbuatnya belum bisa maksimal dalam rangka meningkatkan minat baca ini, baru buat pojok pojok baca di tempat tempat keramaian keramaian dan di kelurahan kelurahan" Singkatnya.

Go to top