Jelang Purna Tugas, Airin Disebut Sangat Layak Jadi Ibu Pembangunan Kota Tangsel

Jelang purna tugas, Airin Rachmi Diany terima cinderamata dari pimpinan Komisi dan Pimpinan DPRD Kota Tangsel Jelang purna tugas, Airin Rachmi Diany terima cinderamata dari pimpinan Komisi dan Pimpinan DPRD Kota Tangsel

detakbanten.com, TANGSEL-Airin Rachmi Diany, dalam hitungan hari kedepan akan memasuki masa purna sebagai Wali Kota Tangsel. Banyak sudah yang di torehkan Airin selama dua periode dirinya memimpin Tangsel.

Diungkapkan Ketua DPRD Kota Tangsel Abdul Rasyid, salah satu tokoh yang cukup dekat dengan sosok Wali Kota Airin Rachmi Diany ini mengatakan, sebagai sesama kader Golkar, Abdul Rasyid cukup kenal dan tahu betul karakter Airin dalam memimpin dan juga capaian Airin selama 10 tahun menjadi Wali Kota Tangsel.

Bagi Ocil, sapaan Abdul Rasyid, Airin sangat pantas disebut Ibu Pembangunan Kota Tangsel. Hal ini mengacu dari sebelum Tangsel dipimpin oleh Airin dan sesudah dipimpin oleh Airin. Menurut Ocil perubahan yang sangat drastis dari sisi infrastruktur dan pelayanan publik, jelas terlihat keberhasilan Airin.

“Bisa kita lihat dan kita rasakan bersama-sama karya Ibu Airin. Jadi rasanya sangat pantas jika beliau kita sebut Ibu Pembangunan Kota Tangsel. Karena kota ini selama 10 tahun telah dibangun dengan keberhasilan oleh Ibu Airin,” ungkap Ocil di gedung DPRD Kota Tangsel, Senin (19/4/2021).

Sementara mengenai karakter Airin sebagai pemimpin, Ocil menyebut bahwa Airin sosok yang sangat cerdas dan merakyat. Dengan dekatnya Airin kepada masyarakat, maka Airin pun paham betul apa saja yang ada di Kota Tangsel.

“Beliau mau belajar banyak dan cepat menangkap apa yang dipelajarinya dalam membangun Tangsel. Karena kan beliau itu sangat dekat dengan masyarakat. Sehingga dari kedekatannya itu, beliau paham betul apa saja persoalan yang ada di Kota Tangsel dan paham pula solusinya seperti apa,” terang Ocil.

Menurut Ocil, setelah masa bakti Airin habis sebagai Walikota Tangsel, Airin akan tetap mengabdi kepada masyarakat Tangsel.

“Dan yang perlu kita garis bawahi, bukan berarti tidak jadi walikota lagi berarti ibu Airin berhenti mengabdi ke masyarakat. Beliau akan tetap menjadi milik masyarakat Tangsel dan akan tetap berbuat untuk Tangsel,” pungkasnya. (Dra)

Go to top