AKP Simon E Simatupang Ajak Grab Jadi Pelopor Keselamatan Berlalu Lintas di Pematangsiantar

detakbanten.com  Pematangsiantar - Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Pematangsiantar terus memperkuat upaya membangun kesadaran masyarakat untuk menciptakan keamanan, ketertiban, dan keselamatan berlalu lintas.

Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan aksi keselamatan tertib berlalu lintas bersama mitra Grab yang digelar di depan Aspol, Jalan Sangnaualuh, Kelurahan Siopat Suhu, Kecamatan Siantar Timur, Kota Pematangsiantar.

Kasat Lantas Polres Pematangsiantar AKP Simon E. Simatupang mengatakan, edukasi tersebut merupakan bentuk kepedulian kepolisian terhadap keselamatan masyarakat, khususnya para pengemudi yang setiap hari beraktivitas di jalan raya.

“Pesan yang disampaikan tidak hanya berupa imbauan, tetapi juga menjadi bentuk kepedulian polisi terhadap keselamatan masyarakat yang setiap hari beraktivitas di jalan raya,” ujarnya, Sabtu (15/8/2026).

Menurutnya, kehadiran polisi di tengah masyarakat bukan semata-mata untuk melakukan penindakan terhadap pelanggaran. Polisi juga memiliki peran penting dalam memberikan pelayanan, perlindungan, pengayoman, serta edukasi kepada masyarakat.

“Polisi hadir bukan hanya untuk menindak pelanggaran, tetapi juga memberikan edukasi dan mengajak masyarakat bersama-sama menciptakan keselamatan berlalu lintas,” ungkap AKP Simon.

Dia menambahkan, para peserta diberikan pemahaman mengenai pentingnya menerapkan safety riding, mengenali berbagai potensi bahaya di jalan, serta menghindari tindakan yang dapat membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.

"Dalam kegiatan itu, personel Sat Lantas memberikan edukasi langsung kepada para pengemudi Grab di Pematangsiantar mengenai pentingnya tertib berlalu lintas dan keselamatan saat berkendara," tandasnya. (ap).

Teks foto: Kaeat Lantas Polres Pematangsiantar, AKP Simon E Simatupang menggelar edukasi keselamatan berlalu lintas dengan pengemudi Grab.

Murid TK Kemala Bhayangkari 09 Tanjungbalai Gelar Berbagai Perlombaan

detakbanten.com Tanjungbalai (Sumut)– Semangat menyambut Hari Ulang Tahun Republik Indonesia (HUT RI) ke-81 terpancar dari wajah anak-anak TK Kemala Bhayangkari 09 Tanjungbalai. Dengan mengenakan beragam pakaian adat dan kebudayaan, para murid meramaikan Pawai Karnaval Kemerdekaan yang berlangsung meriah pada Sabtu (15/8) pagi.

Pawai dimulai pukul 08.30 WIB dari halaman sekolah di Jalan Jendral Sudirman No. 51, Kecamatan Tanjungbalai Selatan. Rombongan menyusuri rute Jalan Jendral Sudirman menuju titik putar balik di area Pegadaian, melintasi Bundaran DPRD, hingga kembali dan finis di lokasi awal.

Acara ini dihadiri oleh perwakilan Ketua Yayasan Kemala Bhayangkari Cabang Tanjungbalai Ny. Rita E. Sidauruk, Kepala Sekolah Septira Wulandari Alja, M.AP., para jajaran pengurus Bhayangkari, tenaga pendidik, serta orang tua murid yang setia mendampingi putra-putrinya.

Kasubsi PIDM Sihumas Polres Tanjungbalai Ipda M. Ruslan, SIP menyampaikan bahwa Pawai karnaval ini tidak hanya menjadi wadah mengekspresikan kegembiraan anak-anak dalam menyambut HUT RI, tetapi juga untuk menanamkan rasa cinta tanah air sejak dini. Usai pawai, kegiatan dilanjutkan dengan berbagai perlombaan khas kemerdekaan untuk para murid," ujarnya

Guna memastikan kenyamanan para peserta dan pengguna jalan lainnya, Polres Tanjungbalai menerjunkan personil untuk mengawal dan mengamankan seluruh rute jalannya pawai. Seluruh rangkaian acara berlangsung tertib, aman, dan penuh keceriaan.

Wakapolres Tanjungbalai Hadiri Rapat Paripurna

detakbanten.com Tanjungbalai (Sumut)– Wakapolres Tanjungbalai, Kompol Tony Simanjuntak, S.H., menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kota Tanjungbalai dalam rangka mendengarkan Pidato Kenegaraan Presiden Republik Indonesia menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan RI pada Jumat (14/8).

Kehadiran Wakapolres tersebut merupakan bentuk sinergi Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dalam mengawal agenda strategis nasional di tingkat daerah. Kegiatan yang berlangsung di Ruang Rapat DPRD Kota Tanjungbalai ini turut dihadiri oleh Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim B, Wakil Wali Kota M. Fadly Abdina, Ketua DPRD Tanjungbalai Tengku Eswin, serta jajaran pejabat instansi, tokoh masyarakat, dan purnawirawan veteran.

Dalam agenda nasional tersebut, seluruh jajaran Forkopimda bersama para peserta rapat menyaksikan tayangan pidato kenegaraan Presiden RI Prabowo Subianto secara virtual. Pidato tersebut menyoroti berbagai capaian strategis pemerintah pusat, seperti keberhasilan swasembada pangan, penguatan energi nasional, peningkatan kesejahteraan masyarakat, hingga pembangunan sarana seperti kampung nelayan di berbagai penjuru tanah air.

Sebagai bagian dari apresiasi terhadap sejarah perjuangan bangsa, rangkaian acara dipadukan dengan pemotongan tumpeng serta penyerahan tali asih secara simbolis kepada para veteran dan janda veteran Kota Tanjungbalai.

Kasubsi PIDM Sihumas Polres Tanjungbalai Ipda M. Ruslan, SIP mengatakan Kehadiran Polres Tanjungbalai merupakan wujud komitmen dan sinergi Polri bersama Forkopimda serta seluruh elemen masyarakat dalam mengawal agenda kenegaraan. Pesan-pesan strategis yang disampaikan Bapak Presiden RI dalam pidato kenegaraan tadi tentu menjadi pedoman bersama bagi kita di daerah untuk terus menjaga kondusivitas, mendukung pembangunan, serta memperkuat kesejahteraan masyarakat.

Selain menghadiri acara, Polres Tanjungbalai juga menerjunkan personel pengamanan guna memastikan seluruh rangkaian Rapat Paripurna menyambut HUT ke-81 RI ini berjalan aman, tertib, dan kondusif.

Personil Sat Binmas Ajak Pelajar Stop Bullying dan Bijak Bermedia Sosial

detakbanten.com Tanjungbalai (Sumut)– Sat Binmas Polres Tanjung Balai menggelar kegiatan Police Go To School di SMK Negeri 4 Tanjung Balai, Jumat (14/8) pagi. Langkah ini dilakukan guna membentengi para siswa dari bahaya aksi perundungan (anti-bullying) serta menjaga ketertiban di lingkungan sekolah.

Kegiatan pembinaan dan penyuluhan (Binluh) tersebut dipimpin langsung oleh Ps. Kasat Binmas Polres Tanjung Balai, Iptu Sonang Siregar, didampingi KBO Sat Binmas Ipda Leo F. Sianturi, S.H., serta jajaran personel Binmas lainnya.

Kasubsi PIDM Sihumas Polres Tanjungbalai Ipda M. Ruslan, SIP mengatakan Di hadapan ratusan siswa dan jajaran dewan guru, Iptu Sonang Siregar memaparkan secara menyeluruh mengenai bahaya bullying, baik secara fisik, verbal, sosial, hingga cyberbullying di media sosial.

"Perundungan bukan sekadar ejekan biasa, melainkan perilaku agresif yang berdampak buruk bagi mental korban. Dampaknya bisa memicu stres, penurunan prestasi, hingga gangguan kecemasan. Oleh karena itu, kita harus menghentikan budaya ini dari sekarang," ujarnya

Selain memaparkan dampak negatif perundungan, petugas juga memberikan solusi pencegahan. Para siswa diimbau untuk berani melapor kepada guru atau pihak berwenang jika melihat maupun mengalami tindakan bullying, serta bijak dalam menggunakan media sosial.

Pihak sekolah melalui Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Dra. Rana Juwita Sirait, S.Pd., menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kepedulian Polres Tanjung Balai dalam mendidik generasi muda di wilayahnya.

Untuk mendukung keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Polres Tanjung Balai juga mengimbau para pelajar maupun masyarakat yang membutuhkan bantuan kepolisian untuk memanfaatkan layanan bebas pulsa Call Center 110 atau kontak layanan Dumas Presisi Polres Tanjung Balai di WhatsApp 0821-6325-1197.

Rico Ebtian: BPBD Sergai Terus Pantau Kondisi Wilayah, Kesiapsiagaan dan Respons Cepat Jadi Prioritas

Rico Ebtian: BPBD Sergai Terus Pantau Kondisi Wilayah, Kesiapsiagaan dan Respons Cepat Jadi Prioritas

detakbanten.com SERDANG BEDAGAI – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) terus meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi berbagai potensi bencana yang dapat terjadi di wilayah tersebut.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Serdang Bedagai, Rico Ebtian, menegaskan bahwa pihaknya secara berkelanjutan melakukan pemantauan terhadap kondisi wilayah, terutama kawasan yang memiliki potensi terdampak bencana.

"Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya memperkuat sistem kewaspadaan sekaligus memastikan penanganan dapat dilakukan secara cepat apabila terjadi bencana," ujarnya, Senin (10/8/2026).

Menurut Rico, kondisi cuaca dan lingkungan yang dapat berubah sewaktu-waktu menjadi perhatian serius. Karena itu, BPBD tidak hanya menunggu ketika bencana terjadi, tetapi terus melakukan pemantauan dan membangun koordinasi dengan berbagai pihak.

“BPBD Sergai terus memantau kondisi dan tanggap bencana. Kesiapsiagaan menjadi hal yang sangat penting agar ketika terjadi bencana, langkah penanganan dapat segera dilakukan,” ujar Rico.

Ia menjelaskan, pemantauan dilakukan untuk memperoleh informasi sedini mungkin mengenai potensi bencana maupun kejadian yang sudah berlangsung di lapangan. Informasi tersebut menjadi dasar bagi petugas untuk menentukan langkah penanganan sesuai dengan kondisi yang terjadi.

Menurutnya, dalam penanggulangan bencana, kecepatan memperoleh informasi dan mengambil tindakan merupakan bagian yang sangat penting. Semakin cepat informasi diterima, semakin cepat pula langkah koordinasi dan penanganan dapat dilakukan.

"BPBD Sergai terus mendorong penguatan komunikasi dengan jajaran pemerintah kecamatan, desa, perangkat daerah terkait, aparat keamanan, serta masyarakat," ungkapnya.

Tambah Rico, koordinasi tersebut diperlukan agar informasi mengenai kondisi di lapangan dapat segera diteruskan dan ditindaklanjuti.

“Ketika ada laporan atau informasi mengenai kejadian bencana, kami berupaya segera melakukan koordinasi dan mengambil langkah sesuai kebutuhan di lapangan,” katanya.

Selain respons ketika bencana terjadi, menurut Rico, kesiapsiagaan masyarakat juga memiliki peranan penting. Masyarakat diharapkan tidak panik ketika menghadapi situasi darurat, tetapi segera melaporkan kejadian kepada pihak terkait agar dapat ditangani secara bersama-sama.

BPBD Sergai juga mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap perubahan kondisi lingkungan dan cuaca. Masyarakat yang tinggal di wilayah yang memiliki potensi bencana diharapkan memahami langkah-langkah dasar menghadapi keadaan darurat.

Kewaspadaan tersebut, kata Rico, bukan berarti masyarakat harus merasa takut, melainkan menjadi bagian dari upaya membangun budaya sadar bencana.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan segera menyampaikan informasi apabila melihat atau mengalami kejadian yang berpotensi menimbulkan dampak lebih luas. Jangan menunggu kondisi menjadi lebih parah,” ujarnya.

Menurutnya, penanggulangan bencana tidak dapat hanya mengandalkan pemerintah. Keterlibatan masyarakat menjadi salah satu faktor penting dalam mempercepat proses penanganan sekaligus mengurangi risiko korban maupun kerugian.

Rico menambahkan, penanganan bencana membutuhkan kerja sama lintas sektor. BPBD akan terus berkoordinasi dengan organisasi perangkat daerah, pemerintah kecamatan dan desa, TNI-Polri, tenaga kesehatan, relawan, serta unsur masyarakat.

Kolaborasi tersebut diperlukan mulai dari tahap pemantauan, penyampaian informasi, evakuasi apabila diperlukan, penanganan korban, hingga pemulihan pascabencana.

“Penanggulangan bencana adalah tanggung jawab bersama. BPBD Sergai memiliki tugas dalam koordinasi dan penanganan, tetapi dukungan seluruh pihak sangat dibutuhkan agar penanganan di lapangan dapat berjalan maksimal,” jelasnya.

Ia berharap masyarakat semakin memahami pentingnya kesiapsiagaan dan tidak mengabaikan informasi maupun imbauan yang dikeluarkan oleh pemerintah.
Dengan pemantauan yang dilakukan secara berkelanjutan, koordinasi lintas sektor, serta dukungan masyarakat, BPBD Sergai berkomitmen untuk terus memperkuat upaya mitigasi dan respons terhadap bencana

“Intinya, kita harus selalu siap. Pemantauan terus dilakukan dan apabila terjadi bencana, kita harus bergerak cepat, tepat dan terkoordinasi,” pungkas Rico.(ap).

Teks foto: Kalau BPBD kabupaten Serdang Bedagai, Rico Ebtian.

Cegah Stunting Sejak Sebelum Menikah, Wali Kota Tebing Tinggi Dorong Optimalisasi SP3 Catin

detakbanten.com  TEBING TINGGI – Upaya melahirkan generasi sehat dan bebas stunting terus menjadi perhatian Pemerintah Kota Tebing Tinggi. Salah satu langkah strategis yang didorong adalah optimalisasi Standar Pelayanan Prosedur Perkawinan bagi Calon Pengantin (SP3 Catin).

Wali Kota Tebing Tinggi, H. Iman Irdian Saragih, menegaskan bahwa SP3 Catin bukan sekadar pemenuhan administrasi sebelum pernikahan, tetapi menjadi langkah awal untuk memastikan calon pasangan suami istri memiliki kesiapan kesehatan sebelum membangun keluarga.

Menurutnya, melalui SP3 Catin, calon pengantin dapat melakukan deteksi dini terhadap berbagai kondisi kesehatan, memperbaiki status gizi, sekaligus memperoleh edukasi mengenai kehamilan dan perawatan kesehatan ibu serta anak.

“SP3 Catin juga menjadi wadah edukasi bagi calon pengantin agar menunda kehamilan sampai usia 21 tahun dan menjaga jarak kehamilan,” ujar Wali Kota.

Iman Irdian menjelaskan, Pemko Tebing Tinggi telah memiliki dasar hukum dalam pelaksanaan program tersebut melalui Peraturan Wali Kota Nomor 25 Tahun 2019 tentang SP3 Catin.

Ia berharap keberadaan regulasi dan layanan tersebut dapat semakin dipahami masyarakat, khususnya generasi muda yang akan memasuki jenjang pernikahan.

“Kami juga berharap masyarakat dapat mendukung penuh keberlangsungan program ini dengan aktif mengikuti sosialisasi, memanfaatkan layanan yang tersedia, serta menerapkan pola hidup sehat dalam keluarga,” harapnya.

Kepala BNNK Tebing Tinggi, AKBP DR. Rohim M. Gultom, mengapresiasi komitmen Pemko Tebing Tinggi dalam memberikan pelayanan kesehatan dan pencegahan penyalahgunaan narkotika kepada calon pengantin.

Menurut Rohim, sinergi antara Pemko Tebing Tinggi, Dinas Kesehatan, Dinas PPKB dan BNNK Tebing Tinggi menunjukkan perkembangan positif sepanjang 2026.

“Sejak Januari hingga awal Agustus 2026, telah dilaksanakan 55 kali kegiatan tes urine bagi calon pengantin. Dari 1.349 calon pengantin, sebanyak 1.025 orang telah menjalani tes urine, dan 30 orang terindikasi positif sehingga dapat segera dilakukan tindak lanjut melalui asesmen dan pelayanan rehabilitasi sesuai kebutuhan,” jelasnya.(ap).

Teks foto: Wali Kota Tebing Tinggi, H. Iman Irdian Saragih menghadiri kegiatan optimalisasi Standar Pelayanan Prosedur Perkawinan bagi Calon Pengantin

IWO Batu Bara dan Zuriat Kedatukan Lima Puluh Desak Pansus Plasma Panggil PT Socfindo, Soroti Dugaan Penyimpangan Penerima CPCL

detakbanten.com BATU BARA - Pengurus Daerah (PD) Ikatan Wartawan Online (IWO) Kabupaten Batu Bara bersama Zuriat Kedatukan Lima Puluh mendesak Panitia Khusus (Pansus) Plasma Perkebunan DPRD Kabupaten Batu Bara segera memanggil manajemen PT Socfindo Kebun Tanah Gambus terkait dugaan penyimpangan dalam penetapan penerima program Calon Petani Calon Lahan (CPCL).

Desakan tersebut disampaikan melalui surat resmi yang diajukan kepada Ketua DPRD Kabupaten Batu Bara melalui Pansus Plasma Perkebunan pada Senin (3/8/2026).

Surat itu merupakan tindak lanjut dari hasil investigasi yang dilakukan IWO Batu Bara terkait pelaksanaan program plasma di lingkungan PT Socfindo Tanah Gambus.

Ketua PD IWO Batu Bara, Darmansyah, mengatakan hasil penyelidikan yang dilakukan pihaknya mengindikasikan adanya dugaan penyimpangan dalam proses penetapan penerima CPCL sehingga perlu dilakukan klarifikasi secara terbuka oleh pihak perusahaan.

"Permintaan itu kami ajukan karena hasil penyelidikan mengindikasikan adanya dugaan penyimpangan dalam penetapan penerima program CPCL," ujarnya, Selasa (4/8/2026).

Menurutnya, transparansi menjadi hal yang sangat penting agar program plasma benar-benar memberikan manfaat kepada masyarakat yang memang berhak menerimanya sesuai ketentuan yang berlaku.

Ia menjelaskan, surat tersebut berisi permintaan agar Pansus Plasma Perkebunan memanggil manajemen PT Socfindo Tanah Gambus guna mengklarifikasi berbagai temuan yang diperoleh tim investigasi IWO.

"Salah satu temuan yang menjadi perhatian adalah dugaan bahwa sejumlah penerima CPCL bukan berasal dari masyarakat yang tinggal di sekitar areal perkebunan PT Socfindo Tanah Gambus," tandas Darmansyah.

Menurutnya, kondisi tersebut dinilai bertentangan dengan semangat pemerataan manfaat program plasma yang seharusnya diprioritaskan bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan.

"Kami berharap Pansus Plasma Perkebunan berani mengungkap dugaan penyimpangan ini secara objektif dan transparan," tegasnya.

Darmansyah menambahkan, selain meminta pemanggilan manajemen PT Socfindo, IWO Batu Bara bersama Zuriat Kedatukan Lima Puluh juga mendesak Pansus Plasma Perkebunan yang diketuai Ismar Khomri agar mengambil langkah tegas apabila nantinya ditemukan pelanggaran dalam proses penetapan penerima CPCL.

Mereka meminta Pansus mengeluarkan rekomendasi pembatalan Surat Keputusan (SK) Bupati Batu Bara tentang penetapan penerima program CPCL PT Socfindo Tanah Gambus apabila terbukti terdapat pelanggaran dalam penyusunannya.

Kata dia, dalam investigasi yang dilakukan IWO, penerima CPCL diketahui tersebar di sejumlah desa, di antaranya Desa Pasir Permit, Desa Titi Merah, Desa Guntung, dan Desa Barung-Barung. Distribusi penerima di wilayah tersebut, menurut Darmansyah, diduga masih menyimpan berbagai persoalan yang perlu ditelusuri lebih lanjut.

Tim investigasi, lanjutnya, juga menemukan adanya dugaan satu keluarga menerima dua hingga tiga program CPCL. Bahkan, terdapat nama warga yang telah meninggal dunia namun masih tercantum sebagai penerima program.

"Temuan-temuan ini perlu ditelusuri secara menyeluruh agar tidak menimbulkan ketidakadilan bagi masyarakat yang benar-benar berhak," katanya.

Di sisi lain, IWO juga menyoroti sejumlah desa yang berbatasan langsung dengan areal perkebunan PT Socfindo Tanah Gambus, seperti Desa Mangkai Lama, Desa Mangkai Baru, dan Desa Sumber Makmur, yang disebut tidak masuk dalam daftar penerima program CPCL.

"Atas dasar berbagai temuan tersebut, IWO Batu Bara bersama Zuriat Kedatukan Lima Puluh berharap Pansus Plasma Perkebunan DPRD Kabupaten Batu Bara dapat bekerja secara independen, profesional, dan transparan dalam mengusut seluruh dugaan penyimpangan yang muncul," ungkap Darmansyah. (ap).

Teks foto: Subari sekretaris IWO Batu Bara menyerah kan surat ke Tim Panaua Plasma Perkebunan diterima bagian umum Setwan DPRD Batu Bara.

Dump Truk Tertabrak KA Putri Deli di Sergai, Sopir Tewas

detakbanten.com SERDANG BEDAGAI - Kecelakaan maut terjadi di perlintasan kereta api sebidang tanpa plang di Lingkungan Pasiran, Kelurahan Simpang Tiga Pekan, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Minggu (2/8/2026) sekitar pukul 15.00 WIB.

Sebuah dump truk Mitsubishi tanpa nomor polisi tertabrak Kereta Api (KA) Putri Deli mengakibatkan pengemudi dump truk, Busito (56), warga Dusun Gotong Royong, Desa Pasar Miring, Kecamatan Pagar Merbau, Kabupaten Deli Serdang, meninggal dunia.

Selain itu, seorang penumpang KA Putri Deli mengalami luka bakar akibat air panas dan turut dilarikan ke rumah sakit.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, dump truk Mitsubishi yang dikemudikan Busito datang dari arah Tangkahan Galian C menuju jalan besar. Saat melintasi perlintasan kereta api sebidang tanpa plang, pengemudi diduga tidak memperhatikan datangnya KA Putri Deli yang melaju dari arah Medan menuju Tebing Tinggi.

Benturan pun tidak dapat dihindari. Bagian depan lokomotif menghantam bak samping kiri dump truk hingga menyebabkan kendaraan mengalami kerusakan berat.

Saat kejadian, kondisi cuaca dilaporkan cerah, arus lalu lintas relatif sepi, dan pandangan pengemudi ke arah rel dalam keadaan terbuka.

Akibat kecelakaan tersebut, Busito mengalami luka robek di kepala, memar pada bagian dada, serta patah tulang tangan kanan. Korban sempat dievakuasi ke RS Melati Perbaungan, namun nyawanya tidak dapat diselamatkan.

Dari hasil pemeriksaan awal, petugas juga tidak menemukan SIM maupun STNK yang sah milik pengemudi.

Sementara itu, seorang penumpang KA Putri Deli bernama Viona Siahaan (21), warga Desa Ujung Aji, Kecamatan Berastagi, Kabupaten Karo, mengalami luka bakar akibat terkena air panas saat benturan terjadi.
Kasi Humas Polres Serdang Bedagai, AKP Bringin Jaya, membenarkan peristiwa tersebut. Ia menjelaskan bahwa hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) sementara menunjukkan dugaan kuat kecelakaan terjadi karena pengemudi dump truk kurang memperhatikan kedatangan kereta api saat melintasi perlintasan tanpa palang pengaman.

"Akibat kejadian tersebut, pengemudi dump truk meninggal dunia di RS Melati Perbaungan, sedangkan satu orang penumpang kereta api mengalami luka bakar air panas dan telah mendapatkan perawatan medis," ujarnya.

Ia menambahkan, personel Satuan Lalu Lintas Polres Serdang Bedagai bergerak cepat melakukan penanganan di lokasi, mulai dari olah TKP, pendataan korban, pengaturan arus lalu lintas, hingga berkoordinasi dengan Polsuska dan PT Jasa Raharja untuk penanganan lebih lanjut.

Polres Sergai mengimbau masyarakat agar selalu meningkatkan kewaspadaan saat melintasi perlintasan kereta api, terutama yang belum dilengkapi palang pintu maupun petugas penjaga," ucapnya. (ap).

Teks foto: Kereta api tabrak truk di Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Sergai.

Bhabinkamtibmas Pulau Simardan Sapa Warga Imbau Bijak Bermedsos

Bhabinkamtibmas Pulau Simardan Sapa Warga Imbau Bijak Bermedsos

detakbanten.com Tanjungbalai (Sumut)— Personel Bhabinkamtibmas Kelurahan Pulau Simardan, Aipda M. Yusup, kembali menggencarkan kegiatan cooling system atau pendinginan suasana di tengah masyarakat.

Kegiatan sambang warga ini berlangsung di Jalan Kurnia, Lingkungan IX, Kelurahan Pulau Simardan, Kecamatan Datuk Bandar Timur, Kota Tanjungbalai, pada Minggu (2/8) siang.

Kegiatan yang dimulai pukul 13.00 WIB ini dilakukan secara humanis guna mempererat tali silaturahmi sekaligus mendengarkan langsung aspirasi serta keluh kesah warga setempat.

Dalam kesempatan tersebut, Aipda M. Yusup menyampaikan sejumlah pesan penting terkait keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). Ia mengimbau warga, khususnya para pelaku usaha dan perajin bengkel atau warga sekitar, untuk senantiasa bersikap ramah, santun, dan memberikan pelayanan yang baik kepada setiap pengendara yang datang memperbaiki kendaraan.

Selain itu, warga juga diingatkan agar lebih cerdas dan bijak dalam menyaring setiap informasi yang diterima, terutama di media sosial. Masyarakat diminta tidak mudah percaya dan terpengaruh oleh berita bohong atau hoaks yang berpotensi memecah belah kerukunan antarwarga.

"Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif. Jika mengetahui, melihat, atau mengalami gangguan keamanan di lingkungan sekitar, jangan ragu untuk segera melapor," ujar Aipda M. Yusup.

Bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan cepat kepolisian, dapat langsung menghubungi layanan bebas pulsa Call Center 110 atau langsung mendzwobungi Bhabinkamtibmas di nomor 081318067735.

Satresnarkoba Polres Sergai Ringkus Dua Pengedar dan Seorang Pembeli Sabu di Dolok Masihul

detakbanten.com SERDANG BEDAGAI – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Serdang Bedagai (Sergai) berhasil mengamankan dua orang yang diduga sebagai pengedar serta seorang pembeli narkotika jenis sabu dalam penggerebekan di Dusun IV, Desa Martebing, Kecamatan Dolok Masihul.

Dalam penggerebekan tersebut, petugas turut mengamankan barang bukti berupa dua plastik klip transparan ukuran sedang dan satu plastik klip kecil yang diduga berisi sabu dengan berat bruto sekitar 1,8 gram.

Kasi Humas Polres Sergai, AKP Bringin Jaya, membenarkan keberhasilan Satresnarkoba Polres Sergai dalam mengungkap kasus tersebut.

Ia mengatakan penindakan itu merupakan tindak lanjut atas laporan masyarakat yang merasa resah terhadap aktivitas peredaran narkotika di Dusun IV, Desa Martebing.

"Benar, Sat Res Narkoba Polres Sergai telah mengamankan tiga orang laki-laki yang tertangkap tangan diduga sedang melakukan transaksi narkotika jenis sabu. Keberhasilan ini merupakan respon cepat atas informasi masyarakat.

Saat ini para terduga pelaku beserta barang bukti telah diamankan di Sat Res Narkoba Polres Sergai untuk proses penyidikan lebih lanjut," ujar AKP Bringin Jaya, Rabu (29/7/2026).

Penangkapan dilakukan setelah petugas menerima informasi dari masyarakat mengenai maraknya dugaan transaksi narkotika di wilayah tersebut.

"Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Penyelidik Satresnarkoba Polres Sergai segera melakukan penyelidikan dan pemantauan di sekitar lokasi yang diduga kerap dijadikan tempat transaksi sabu," terangnya.

Setelah memperoleh informasi yang akurat, petugas langsung bergerak menuju sebuah rumah yang diduga milik seorang pria berinisial Dani alias Boneng.

Saat dilakukan penggerebekan, petugas mendapati tiga orang laki-laki yang diduga sedang melakukan transaksi narkotika jenis sabu. Ketiganya langsung diamankan bersama sejumlah barang bukti yang ditemukan di lokasi.

"Dari hasil interogasi awal, tersangka warga Sergai berinisial BSS (30) mengakui berperan sebagai penjual atau pengedar sabu di rumah tersebut. Sementara MRS (27) mengaku membantu BSS dalam menjalankan aktivitas penjualan narkotika," bilangnya.(ap).

Teks foto: Pengedar sabu asal Sergai ditangkap Polisi.

Go to top