Detak Banten - Detak Berita Tangerang Seketika Menjangkau Dunia

Zaki: Petani Jangan Menjual Lahan Persawahan ke Pengembang

Detakbanten.com KABUPATEN TANGERANG - Bupati Kabupaten Tangerang Ahmed Zaki Iskandar Mengimbau petani tidak menjual lahan persawahan ke perusahaan atau pengembang. Hal itu diungkapkan Zaki mengingat lahan pertanian yang berada di Kabupaten Tangerang, ternyata banyak dimiliki oleh warga luar Kabupaten Tangerang. Akibatnya, penduduk setempat hanya bertugas mengelola saja, bukan sebagai pemilik Lahan Pertanian.

Aksi massa menolak akan berdirinya sekolah Teologi di Kecamatan Neglasari

Pihak Kecamatan Neglasari Bantah Sudah Adanya Pertemuan Dengan Pihak Sekolah

detakbanten.com Kota TANGERANG - Terkait aksi yang dilakukan Forum Masyarakat Penyelamat Neglasari tentang keberadaan Sekolah Tinggi Teologi Injil (STTI) Arastamar yang berada di lapangan Kokun Kelurahan Mekarsari Kecamatan Neglasari, Sekcam Neglasari membantah pernah mengadakan pertemuan dengan pihak Gereja.

Tolak Keberadaan STTI Arastamar, Warga Gelar Aksi Unjuk Rasa

Tolak Keberadaan STTI Arastamar, Warga Gelar Aksi Unjuk Rasa

Detakbanten.com KOTA TANGERANG- Keberadaan Sekolah Tinggi Teologi Injil (STTI) Arastamar di Kelurahan Mekarsari, Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang, menuai kecaman warga sekitar lantaran tidak memiliki izin. Forum Masyarakat Penyelamat Neglasari menggelar aksi unjuk rasa menuntut Wali Kota Kota Tangerang menutup sekolah tersebut.

PT KAI Membongkar Ratusan Ruko di Pasar Lama

Detakbanten.com KOTA TANGERANG - PT.Kereta Api Indonesia (KAI) membongkar 135 ruko di Pasar Lama Kota Tangerang. Pembongkaran tersebut dilakukan lantaran akan dilakukan proyek perluasan Stasiun Kereta Api Tangerang, Rabu (15/4/2015).

Kepsek SMPN 1 Gunung Diduga Salah Gunakan BOS

Kepsek SMPN 1 Gunung Diduga Salah Gunakan BOS

Detakbanten.com KABUPATEN TANGERANG - SMPN 1 Negeri Gunung Kaler, Kabupaten Tangerang, terancam bangkrut. Hal itu akibat ulah kepala sekolahnya, yang diduga seringkali menyalahgunakan anggaran. Yendri, pegawai TU SMPN 1 Gunung Kaler mengungkapkan, ulah kepsek M Fari sudah sangat kelewatan. Semenjak menjabat sebagai kepala sekolah dua tahun lalu, kondisi sekolah sangat tidak kondusif.

Go to top