Detak Banten - Berita Pemerintahan

Dinkes Tangsel Katakan Penerima Manfaat MBG Kelompok 3B Ada 28 Ribu

detakbanten.com  TANGSEL – Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangsel, Allin Hendalin Mahdaniar menjelaskan, total penerima manfaat MBG dari kelompok 3B (balita, bumil, dan busui) mencapai 28.112 orang.

“Jumlah tersebut terdiri atas 20.817 balita, 5.247 ibu menyusui, dan 2.070 ibu hamil,” ujarnya, Jumat (12/6/2026).

Allin mengatakan sementara dari sisi wilayah, Kecamatan Pamulang menjadi daerah dengan jumlah penerima manfaat B3 terbesar, yakni 7.542 orang. Disusul Serpong sebanyak 5.107 orang dan Ciputat 4.687 orang.

“Selanjutnya Ciputat Timur tercatat sebanyak 3.150 penerima manfaat, Pondok Aren 2.622 orang, Serpong Utara 2.600 orang, dan Setu 2.404 orang,” terang Allin.

Allin menyampaikan data tersebut menunjukkan bahwa balita mendominasi kelompok penerima manfaat B3. Kondisi itu dinilai memperkuat arah kebijakan pemerintah dalam memastikan pemenuhan gizi anak sejak usia dini sebagai bagian dari strategi menekan angka stunting.

“Secara keseluruhan, jumlah sasaran MBG di Tangsel mencapai 231.680 penerima manfaat. Dari jumlah itu, sebanyak 203.546 orang merupakan peserta didik sekolah, sedangkan 28.112 lainnya berasal dari kelompok B3,” jelasnya.

“Dengan cakupan tersebut, program MBG diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas gizi pelajar, tetapi juga memperkuat perlindungan kesehatan bagi kelompok rentan sejak masa kehamilan hingga anak memasuki usia emas pertumbuhan,” pungkas Allin. (Adv)

Bupati Tangerang Dorong ABPEDNAS Kuatkan Sinergi dan Kolaborasi

Bupati Tangerang Dorong ABPEDNAS Kuatkan Sinergi dan Kolaborasi

detakbanten.com, TANGERANG,--Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid mendorong Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (ABPEDNAS) DPC Kab. Tangerang terus menguatkan sinergi dan kolaborasi untuk mendukung dan menyukseskan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa

Hal tersebut diungkapkan Bupati Maesyal Rasyid saat menghadiri musyawarah cabang luar biasa DPC ABPEDNAS Kab. Tangerang di Aula DPW Pendopo Bupati Tangerang, Minggu (14/06/26)

"Kami mohon keberadaan ABPEDNAS bisa semakin mempererat kerjasama dalam membantu dan mendukung proses penyelenggaraan pemerintahan di desa, proses pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa. ABPEDNAS adalah bagian dari pada komponen yang harus membantu kemajuan desa," ujar Bupati Maesyal Rasyid

Dia menandaskan bahwa keberhasilan pembangunan, pemerintahan dan pemberdayaan masyarakat desa sangat ditentukan oleh seberapa harmonis hubungan antara lembaga atau organisasi di desa, kepala desa beserta seluruh jajarannya dan elemen masyarakat lainnya, termasuk ormas dan kader perempuan

"Pembangunan di desa, baik di Kabupaten Tangerang maupun di Provinsi Banten itu sangat tergantung dengan peranan kepala desa berserta perangkat desanya, RT, RW dengan BPD. Pembangunan di desa itu juga tidak akan jalan optimal kalau tidak dibantu oleh semua masyarakat desa, termasuk ormas-ormas kaum perempuan yang ada di desa," tandasnya

Ia berpesan kepada seluruh peserta Muscablub DPC ABPEDNAS Kab. Tangerang bahwa usul, saran dan pendapat yang berbeda merupakan hal yang wajar dalam perjalanan sebuah organisasi. Untuk itu semua pihak agar senantiasa mengutamakan asas musyawarah untuk mufakat dan norma serta mekanisme yang telah ditetapkan agar setiap hasil Muscablub benar-benar nyata manfaatnya, bukan hanya bagi organisasi namun juga masyarakat.

"Siapapun nanti yang terpilih, silakan, yang terpilih ini memanage anggotanya dengan baik dan memajukan ABPEDNAS. Kalau hasil Muscablub nanti dilaksanakan dengan sebaik-baiknya, insyaAllah desa akan maju, kabupaten akan maju, provinsi akan maju tentunya akan mendapatkan predikat Indonesia yang maju," tegasnya

Sementara itu, Ketua Panitia Muscablub DPC ABPEDNAS, Ito Ilah menjelaskan bahwa Muscablub tersebut digelar karena adanya kekosongan untuk perangkat Dewan Pimpinan Cabang ABPEDNAS Kabupaten Tangerang yang harus segera diisi sesuai dengan rekomendasi DPP ABPEDNAS Provinsi Banten

"Alhamdulillah berkat kerja tim, terlaksana juga acara Muscablub Kabupaten Tangerang ini. Mudah-mudahan acara ini bisa berjalan lancar sesuai dengan harapan kita semua dan bisa membawa nama baik Kabupaten Tangerang lebih ke arah yang positif," ujar Ito

Pemkot Tangsel Bekali Pemuda Paku Jaya Keterampilan Konten Digital untuk Dorong Kemandirian Ekonomi

detakbanten.com SERPONG UTARA — Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) menggelar pelatihan produksi konten digital bagi masyarakat Kelurahan Paku Jaya, Kecamatan Serpong Utara, di Dapur Pos Resto, Rabu (10/06/2026).

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut usulan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) dari Karang Taruna Paku Jaya Tahun 2025 sekaligus menjadi bagian dari upaya Pemkot Tangsel dalam membangun sumber daya manusia unggul berbasis literasi digital.

Kepala Bidang Penyelenggaraan Statistik Sektoral dan Layanan Informasi Publik Diskominfo Tangsel, Budi Irwan Sukendar, mengatakan pelatihan tersebut hadir untuk menjawab kebutuhan masyarakat di tingkat kelurahan, khususnya dalam membekali generasi muda dengan keterampilan digital yang produktif dan bernilai ekonomi.

"Kita ingin melahirkan praktisi konten yang inovatif, kolaboratif, dan mampu memanfaatkan platform digital sebagai sumber penghasilan nyata," ujarnya saat membuka kegiatan.

Dalam pelatihan tersebut, peserta mendapatkan materi mengenai peluang memperoleh pendapatan melalui profesi content creator, mulai dari pemanfaatan platform digital, strategi membangun audiens, hingga teknik monetisasi konten.

Sebanyak 50 peserta mengikuti pelatihan ini dan dibekali keterampilan praktis agar mampu mengembangkan kreativitas digital menjadi peluang usaha maupun sumber penghasilan. Selain itu, mereka juga diharapkan dapat berperan aktif dalam meningkatkan literasi digital di lingkungan sekitarnya.

Ketua Komisi I DPRD Kota Tangerang Selatan, Ledy MP Butar Butar, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut menyampaikan dukungannya terhadap program penguatan kapasitas generasi muda melalui pelatihan digital.

Menurutnya, Karang Taruna Paku Jaya memiliki posisi strategis karena wilayah tersebut merupakan kelurahan terbesar kedua di Kecamatan Serpong Utara dengan potensi sumber daya manusia yang besar.

"Pelatihan ini menjadi wadah yang tepat untuk menangkap berbagai peluang di tengah kondisi ekonomi yang penuh tantangan. Generasi muda saat ini terbiasa bekerja dari mana saja. Ini justru dapat menjadi kekuatan apabila dikelola dengan baik," katanya.

Ia juga mendorong peserta yang telah memiliki pengalaman membuat konten atau menjadi afiliator untuk terus meningkatkan kemampuan agar karya yang dihasilkan semakin berkualitas dan memiliki daya tarik bagi pelanggan maupun perusahaan.

Lebih jauh, masyarakat Paku Jaya diharapkan mampu menjadi agen perubahan, agen inovasi, sekaligus pendukung pengembangan UMKM melalui pemanfaatan platform digital untuk memasarkan berbagai potensi lokal.

"Jadikan setiap tantangan sebagai peluang untuk maju bersama. Kegiatan yang baik dan terencana seperti ini akan terus kami dukung," tegasnya.

Melalui pelatihan ini, ekosistem digital di tingkat kelurahan diharapkan semakin hidup, produktif, dan mampu menciptakan peluang ekonomi baru bagi masyarakat. Pemkot Tangsel pun berkomitmen menghadirkan program serupa di berbagai kelurahan sebagai wujud dukungan terhadap generasi muda yang berdaya saing dan siap menghadapi tantangan ekonomi digital. (Adv)

Go to top