Penerapan PSBL : Ada 24 RW Di Kota Tangerang Masuk Zona Merah

detakbanten.com KOTA TANGERANG- Pemerintah Kota Tangerang akan menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Lokal Rukun Warga (PSBL-RW). Penerapan PSBL tersebut rencananya alan dilaksanakan di 24 RW yang masuk zona merah atau berisiko tinggi kasus Covid 19.

Sekitar 37.000 Kepala Keluarga Terdampak Covid-19, Terima BLT Dari Provinsi Banten

detakbanten.com KOTA TANGERANG -Berdasarkan data Dinsos, ada 177.000 Kepala Keluarga terdampak Covid-19 di Kota Tangerang. Dari data tersebut sebanyak 86.783 Kepala Keluarga akan dicover oleh BLT dari Provinsi Banten dan sebanyak 90. 217 Kepala Keluarga akan di cover bantuan dari Pemerintah pusat.

Pada penyaluran tahap satu gelombang pertama, sudah sebanyak 10.000 lebih kepala Keluarga yang menerima BLT. Sedangkan pada gelombang kedua, kemarin dan hari ini sebanyak 37.000 ribu kepala keluarga lebih yang menerima BLT. Jadi ada sekitar 39.000 kepala keluarga yang belum menerima BLT Provinsi tahap kesatu, dari target 86.783 kepala keluarga di Kota Tangerang.

"Masih ada tahapan selanjutnya, kan masih ada 39.000 ribuan sisanya yang belum menerima BLT dari Provinsi," terang Sekretaris Daerah Kota Tangerang, Herman Suwarman saat memantau pembagian bantuan langsung tunai (BLT) Pemprov Banten di Kecamatan Karang Tengah, Minggu (14/6/2020).

Ketika disinggung mengenai anggaran setiap Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Kota Tangerang yang dirasionalisasi, Ia menjelaskan, bahwa saat ini Pemerintah Kota Tangerang telah menyalurkan beras sebanyak 200 Kg untuk masing-masing RW sebagai lumbung pangan warga.

Ia juga menambahkan bahwa anggaran tersebut juga sifatnya baru sebatas ploting APBD, sementara Kas Daerah Kota Tangerang saat ini sangat minim karena banyak sumber penerimaan daerah yang tidak masuk karena pengaruh Covid-19 ini. Untuk di ketahui bahwa penerimaan Kas daerah Kota Tangerang saat ini mengalami penurunan hingga 50 persen.

" jadi saat ini sementara semua sudah tercover oleh bantuan dari pusat dan provinsi. Jadi kalau memang dananya ada, mungkin nanti akan dilakukan evaluasi. Bisa kita alokasikan untuk mengcover penerima bantuan Covid-19 yang baru (ada data penerima baru) atau bisa kita geser ke kegiatan lain," tambahnya.

Terpisah Kepala Dinas Sosial Kota Tangerang Suli Rosadi saat di konfirmasi melalui telepon selulernya mengatakan, bahwa banprov yang di salurkan kemarin dan hari ini merupakan BLT tahap kesatu, gelombang kedua. Berdasarkan data yang ada, untuk penerima BLT dari Provinsi ada sebanyak 86.783 Kepala Keluarga dan data penerima bantuan dari pusat sebanyak 90.217 kepala keluarga. Jadi total keseluruhan penerima bantuan terdampak covid-19 di Kota Tangerang sampai dengan saat ini sebanyak 177.000 kepala keluarga.

" Agar tidak menimbulkan kecemburuan sosial dimasyarakat, pihak Pemkot Tangerang membagi dua wilayah Cluster yakni Cluster barat dan Cluster timur. Untuk Cluster barat (Terdiri dari 7 Kecamatan-red), merupakan kepala keluarga penerima bantuan dari pusat dan Cluster timur (Terdiri dari 6 Kecamatan-red), merupakan kepala keluarga penerima bantuan dari Provinsi," ujarnya.

Suli menambahkan, jumlah data kepala keluarga terdampak Covid-19 tersebut, diluar dari data penerima Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dan Program Keluarga Harapan (PKH) ataupun Jamsos ratu (JPS dari Provinsi Banten-red) yang sudah terlebih dahulu ada. Jadi tidak ada data yang dobel atau satu orang mendapatkan dua kali bantuan. Kalau di lapangan menemukan data seperti itu, maka pada saat verifikasi akan kami coret,pungkasnya.

Ilustrasi

Kembali Eksis Judi Koprok Beromset Ratusan Juta, Warga Sewan Minta Polisi Bertindak

detakbanten.com KOTA TANGERANG detakbanten.com - Tidak Jera-jera para penjudi walaupun Polda Metro Jaya beberapa waktu lalu sudah melakukan penggerebegan arena perjudian koprok di Sewan, Keluruhan Neglasari, Kota Tangerang. Tetapi hingga kini masyarakat setempat masih mengeluhkan arena judi yang kembali marak.

Peringati Harlah Pancasila, MPC Pemuda Pancasila Kota Tangerang Tabur Bunga Di Makam Pahlawan

detakbanten.com KOTA TANGERANG- Ratusan anggota Pemuda Pancasila Kota Tangerang, melakukan long march dari kantor sekretariat MPC Pemuda Pancasila di kawasan alun-alun Ahmad yani, menuju makam pahlawan di jalan TMP Taruna Kota Tangerang.
Pemkot Tangerang Beri Relaksasi Pajak Daerah Dimasa Covid-19

Pemkot Tangerang Beri Relaksasi Pajak Daerah Dimasa Covid-19

detakbanten.com KOTA TANGERANG- Pemerintah Kota Tangerang memberikan keringanan pembayaran pajak daerah, pemberian insentif tersebut berupa pembebasan, pengurangan, jatuh tempo dan penghapusan sanksi berupa denda serta penundaan pembayaran pajak daerah.

Forindra Salurkan Bantuan Untuk Jurnalis Kota Tangerang

detakbanten.com Kota Tangerang - Forum Riyadi Indonesia Bersaudara (Forindra) membagikan paket sembako kepada Jurnalis Tangerang Raya (JTR) di kantor sekretariat JTR Jalan Raya Ahmad Yani Kota Tangerang, Jumat (29/05/20).

Pemerintah Kota Tangerang Tengah Bersiap, Untuk Menerapkan New Normal Pasca PSBB

detakbanten.com KOTA TANGERANG - Rencana penerapan kehidupan normal baru (New Normal Life), semakin gencarkan digaungkan oleh Pemerintah Kota Tangerang. Persiapan sosialisasi akan dilakukan mulai dari tingkat Kelurahan, kecamatan hingga pegawai.

Pasca Longsornya TPA Cipeucang, Dewan Tangsel Minta Maaf Ke Pemkot Tangerang

detakbanten.com KOTA TANGERANG - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tangsel, akhirnya menyampaikan permohonan maaf kepada Pemkot Tangerang. Permohonan maaf tersebut di lakukan berkaitan dengan telah terjadinya musibah jebolnya tanggul penahan sampah di TPA Cipeucang yang terjadi 22 Mei kemarin.

Pelaksanaan PPDB Online Kota Tangerang, Mulai Dilaksanakan 11 Juni

Pelaksanaan PPDB Online Kota Tangerang, Mulai Dilaksanakan 11 Juni

detakbanten.com KOTA TANGERANG - Di tengah pandemi Covid-19, Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun Ajaran 2020-2021 di Kota Tangerang, akan dilaksanakan seluruhnya secara online, mulai dari tingkat Sekolah Dasar (SD) hingga tingkat Sekolah Menegah Pertama (SMP), mulai 11 Juni hingga 9 Juli mendatang.

PDAM TB Diduga Lakukan Penyimpangan Anggaran Pembongkaran Makam, P4TRA : Kami Akan Lapor ke APH

detakbanten.com Kota Tangerang - Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Benteng (TB) Kota Tangerang, dinilai menyalahi ketentuan terkait dengan pengalokasian anggaran pembongkaran makam senilai Rp 2,5 miliar, di lahan yang akan dibangun instalasi pengolahan air yang rencananya akan dibangun oleh pemerintah pusat.

Go to top