Anggarkan Pelatihan 4 Miliar, BKPSDM Dinilai Boros

detakbanten.com TANGERANG -- Tahun Anggaran 2025 Presiden Prabowo melaksanakan intruksi untuk penghematan anggaran di seluruh instansi pemerintahan, namun badan kepegawaian dan pengembangan sumber daya manusia ( BKPSDM) Kabupaten Tangerang pada tahun 2025 menganggarkan pada program urusan Pendidikan dan pelatihan sebesar Rp 4 Miliar.
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari rencana kerja anggaran ( RKA) yah ada pada sistem informasi pemerintahan daerah ( SIPD) atau Dokumen penggunaan anggaran ( DPA), ada 4 miliar yang dialokasikan BKPSDM untuk pendidikan dan pelatihan ( Diklat).
Anggaran tersebut diperuntukkan untuk pengadaan barang dan jasa diantaranya untuk belanja barang Rp 574.874.000,alat tulis kantor Rp 12.000.000, belanja bahan cetak Rp 29.712.000, belanja perlengkapan dinas/ Rompi lapangan Rp 4.220.000, belanja makan dan minum Rp 528.740.000, untuk 1550 peserta orientasi PPPK
Sementara untuk belanja jasa Kantor senilai Rp 161.300.000 dialokasikan untuk honorer narasumber orientasi PPPK, untuk belanja tenaga kesehatan sebesar Rp 14.400.000, jasa tenaga ahli Rp 4.500.000 tenaga jasa keamanan Rp 3000.000, jas audit IS0 Rp 12.000.000, belanak kursus singkat/pelatihan Rp 180.944.000, belanja Bintek Rp 76.000.000
Sementara Ketua Ormas PPBNI Satria Banten Kabupaten Tangerang Ari Asari Marnan menilai rencana kerja anggaran( RKA) yang tertuang di alam SIPD dinilai janggal, pasalnya banyak nilai anggaran melebihi harga pasaran, diantaranya anggaran makan dan minum ( Mamin).
" Harusnya BKPSDM melakukan efisiensi anggaran dari data yang kita miliki banyak anggaran yang janggal,"terang Ari.























