Meta Bubarkan Tim RAI untuk Fokus pada Pengembangan AI Generatif

Meta Bubarkan Tim RAI untuk Fokus pada Pengembangan AI Generatif

detakbanten.com TECH -- Meta, perusahaan di balik platform-platform populer seperti Facebook, WhatsApp, dan Instagram, dilaporkan telah membubarkan tim Responsible AI (RAI) dengan alasan mengalokasikan lebih banyak sumber daya ke dalam pengembangan kecerdasan buatan generatif.

Langkah ini melibatkan pemindahan sebagian besar anggota tim RAI ke dalam tim produk AI generatif perusahaan, sementara yang lainnya akan fokus bekerja pada infrastruktur AI Meta. Pernyataan resmi dari perwakilan Meta, Jon Carvill, menegaskan bahwa meskipun tim dibagi, anggota-anggota tersebut akan terus mendukung upaya lintas Meta yang relevan dalam pengembangan dan penggunaan AI yang bertanggung jawab.

Meta selama ini vokal mengenai komitmennya untuk mengembangkan AI secara bertanggung jawab. Mereka bahkan memiliki halaman yang didedikasikan untuk prinsip-prinsip AI yang bertanggung jawab, termasuk akuntabilitas, transparansi, keamanan, dan privasi. Jon Carvill menyatakan, "Perusahaan akan terus memprioritaskan dan berinvestasi dalam pengembangan AI yang aman dan bertanggung jawab."

Tim RAI awalnya dibentuk untuk mengidentifikasi masalah dalam pendekatan pelatihan AI, seperti memastikan model-model perusahaan dilatih dengan informasi yang cukup beragam. Tujuan utama tim ini adalah mencegah masalah-masalah seperti moderasi konten yang tidak efektif pada platform-platform Meta.

Sebelum dibubarkan, RAI terlibat dalam penanganan beberapa masalah yang muncul dari sistem otomatis pada media sosial Meta. Beberapa contoh termasuk masalah penerjemah Facebook yang menyebabkan penangkapan palsu, pembuatan stiker AI WhatsApp yang menghasilkan gambar bias ketika diberikan perintah tertentu, dan algoritma Instagram yang membantu menemukan materi pelecehan seksual terhadap anak.

Meskipun demikian, Meta menegaskan komitmen mereka untuk terus mengembangkan dan menggunakan kecerdasan buatan secara bertanggung jawab. Langkah ini dapat dianggap sebagai restrukturisasi internal untuk lebih fokus pada pengembangan AI generatif, yang merupakan aspek penting dalam evolusi teknologi kecerdasan buatan Meta. (Aip)

 

 

Go to top