Detak Banten - Detak Berita Tangerang Seketika Menjangkau Dunia

Aktivis Pantura Layangkan Surat Terkait Transparansi Dana Desa

Detakbanten.com, TANGERANG -- Aktivis asal Pantura Deden Syarifudin melayangkan surat kepada 5 Kepala desa terkait transparansi pengelolaan dana desa dari tahun 2021 sampai dengan tahun 2022, pria yang aktif di media dan LSM ini telah melayangkan surat, namun sampai saat ini surat yang di layangkan belum di respon.

Rumah Reot Warga Miskin Asal Pakuhaji Butuh Bantuan Dari Pemerintah

Rumah Reot Warga Miskin Asal Pakuhaji Butuh Bantuan Dari Pemerintah

Detakbanten.com, TANGERANG -- Kondisi memprihatinkan dialami seorang ibu rumah tangga berusia 42 tahun bernama Umi. Di usianya yang tidak muda lagi, dia terpaksa harus tinggal di gubuk yang berdindingkan bilik tanpa memiliki kamar mandi dan toilet di Kampung Kebon Kelapa RT 02/03, Kelurahan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang.

Sekda dan Asda 1, Hadiri Silaturahmi Ulama dan Umaro Se-Kabupaten Tangerang

Sekda dan Asda 1, Hadiri Silaturahmi Ulama dan Umaro Se-Kabupaten Tangerang

Detakbanten.com, TANGERANG -- Sekretaris Daerah (Sekda) Kab. Tangerang Moch Maesyal Rasyid membuka acara silahturahmi ulama dan umara se-Kab. Tangerang yang digelar di The Grandtage Hotel Kec. Pagedangan, Selasa (16/05/23).

Bayi Mungil Ditemukan Warga Jambe Di Dalam Kardus Air Mineral

Detakbanten.com, TANGERANG -- Sesosok bayi laki-laki baru lahir ditemukan didalam sebuah kardus air mineral oleh warga Kampung Kutruk, Desa Kutruk, Kecamatan Jambe, Kabupaten Tangerang, Banten, Selasa (16/5/2023).

Achmad Muldi, Korban penipuan oleh Makelar Tanah

Diduga Tipu Warga, Bacalkades Pekayon Terancam Dipenjara

Detakbanten.com, TANGERANG -- Diduga Tipu warga Kampung Bayur Desa Lebak Wangi Kecamatan Sepatan Timur senilai Rp 400 juta, Arief Setiawan bakal Calon Kades Pekayon Kecamatan Sukadiri terancam dipenjara, pasalnya korban diduga telah melakukan penipuan kepada Achmad Mudi senilai 400 juta rupiah, dengan alasan untuk pelunasan tanah di Desa Buaran Bambu Kecamatan Pakuhaji Kabupaten Tangerang, karena pelaku mengaku sebagai makelar tanah, terlebih pelaku merupakan temen adiknya korban.

Go to top