Perumdam TKR Hadirkan Kemudahan Pengajuan Sambungan Baru via SIMPEL TKR

detakbanten.com TANGERANG - Perusahaan Umum Daerah Air Minum Tirta Kerta Raharja (Perumdam TKR) Kabupaten Tangerang terus mendorong kemudahan pelayanan melalui pemanfaatan layanan digital.

Salah satunya dengan menghadirkan SIMPEL TKR yang dapat digunakan masyarakat untuk mengakses berbagai kebutuhan layanan secara lebih praktis.

Melalui aplikasi tersebut, masyarakat dapat memperoleh informasi layanan, mengetahui persyaratan sambungan baru, hingga melakukan pendaftaran sambungan pelanggan baru.

SIMPEL TKR menjadi salah satu upaya mempermudah masyarakat dalam memperoleh informasi dan mengakses layanan tanpa harus terlebih dahulu mendatangi kantor pelayanan.

Dalam unggahan resminya, Perumdam TKR mengajak masyarakat memanfaatkan layanan digital tersebut untuk mendapatkan pengalaman pelayanan yang lebih mudah dan praktis.

Dengan tersedianya layanan tersebut, calon pelanggan dapat mempersiapkan kebutuhan pengajuan sambungan baru dengan lebih mudah karena informasi persyaratan telah tersedia dalam satu layanan digital.

Masyarakat yang membutuhkan informasi maupun ingin melakukan pendaftaran sambungan baru dapat mengakses layanan melalui aplikasi SIMPEL TKR. (Adv)

Kemarau Panjang di Tangerang, Perumdam TKR Salurkan 2,5 Juta Liter Air Bersih

Kemarau Panjang di Tangerang, Perumdam TKR Salurkan 2,5 Juta Liter Air Bersih

detakbanten.com TANGERANG - Kemarau panjang yang berdampak pada ketersediaan air bersih di sejumlah wilayah Kabupaten Tangerang mendorong Perusahaan Umum Daerah Air Minum Tirta Kerta Raharja (Perumdam TKR) terus menyalurkan bantuan air kepada warga. Selama Juli hingga Agustus 2026, sedikitnya 2,5 juta liter air bersih telah didistribusikan ke berbagai lokasi yang terdampak kekeringan.

Bantuan tersebut disalurkan untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, terutama warga yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih akibat menurunnya ketersediaan sumber air selama musim kemarau.

Direktur Utama Perumdam TKR Kabupaten Tangerang, Sofyan Sapar, mengatakan penyaluran air bersih merupakan bagian dari kepedulian perusahaan terhadap masyarakat yang terdampak kondisi kemarau berkepanjangan.

Menurut Sofyan, Perumdam TKR terus memantau kondisi di lapangan dan berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk memastikan bantuan air dapat diberikan kepada wilayah yang membutuhkan.

“Penyaluran air bersih ini merupakan bentuk kepedulian kami kepada masyarakat yang terdampak kekeringan. Kami akan terus berupaya membantu memenuhi kebutuhan air warga selama kondisi kemarau masih berlangsung,” kata Sofyan, Kamis (1/10/2026).

Bagi warga yang terdampak kekeringan, kedatangan kendaraan pengangkut air bersih bukan sekadar bantuan. Air menjadi kebutuhan sehari-hari yang digunakan untuk memasak, mencuci, mandi, dan berbagai keperluan rumah tangga.

Kondisi tersebut membuat distribusi air bersih menjadi sangat berarti, terutama bagi masyarakat yang sumber airnya mulai mengering atau tidak lagi mencukupi kebutuhan keluarga.

Perumdam TKR memastikan penyaluran dilakukan berdasarkan kebutuhan di lapangan. Bantuan diberikan ke sejumlah lokasi yang mengalami kesulitan memperoleh air bersih selama musim kemarau.

Sofyan juga mengimbau masyarakat untuk menggunakan air secara bijak dan tidak melakukan pemborosan, mengingat musim kemarau dapat memberikan tekanan terhadap ketersediaan sumber air baku.

“Air merupakan kebutuhan dasar. Karena itu, kami mengajak masyarakat untuk menggunakan air secara bijak dan sesuai kebutuhan,” ujarnya.

Penyaluran lebih dari 2,5 juta liter air bersih selama Juli hingga Agustus 2026 menjadi salah satu bentuk respons Perumdam TKR terhadap dampak kemarau panjang di Kabupaten Tangerang.

Di tengah kondisi ketika sebagian warga harus menghadapi keterbatasan air, bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat sekaligus meringankan beban warga yang terdampak kekeringan. (Adv)

Perumdam Tirta Raya Kubu Raya Gandeng Tangerang, Siapkan B2B untuk Perluas Layanan Air Minum

Perumdam Tirta Raya Kubu Raya Gandeng Tangerang, Siapkan B2B untuk Perluas Layanan Air Minum

detakbanten.com KUBU RAYA - Pemkab Kubu Raya menyiapkan kerja sama business to business (B2B) antara Perumdam Tirta Raya dan Perumdam Tirta Kerta Raharja (TKR) Kabupaten Tangerang untuk memperluas layanan air minum.

Sebagai langkah awal, Pemkab Kubu Raya melakukan kaji tiru ke Perumdam TKR di Kabupaten Tangerang, Banten, Rabu (30/9). Kunjungan yang dipimpin Bupati Kubu Raya Sujiwo itu membahas pengelolaan perusahaan daerah dan penerapan skema B2B dalam pengembangan layanan air minum.

Sujiwo mengatakan, pengalaman Perumdam TKR akan menjadi bahan pertimbangan dalam menyusun pola kerja sama yang sesuai dengan kebutuhan Kubu Raya. Menurutnya, kerja sama tersebut harus dikaji secara menyeluruh sebelum dijalankan.

“Perumdam Tirta Raya akan melakukan business to business. Tentunya sebelum berjalan, sebelum running, kita mesti mendapatkan informasi dan kajian-kajian secara komprehensif,” kata Sujiwo.

Dia meminta Perumdam Tirta Raya tidak terburu-buru menjalankan kerja sama. Setiap aspek perlu dipelajari agar pola yang diterapkan dapat mendukung keberlangsungan perusahaan sekaligus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

“Namanya juga ini kaji terap. Kita mengkaji di sini, yang baik kita akan terapkan di sana,” ujarnya.

Menurut Sujiwo, pengembangan layanan air minum tidak semata-mata berkaitan dengan bisnis perusahaan daerah. Air bersih merupakan kebutuhan dasar yang berkaitan langsung dengan pelayanan publik.

Dia menyebutkan, berdasarkan survei sebelum dirinya dilantik sebagai bupati, sebanyak 53 persen masyarakat Kubu Raya menginginkan persoalan pelayanan air bersih ditangani dengan baik.

Karena itu, Sujiwo menekankan keseimbangan antara orientasi bisnis dan fungsi sosial Perumdam Tirta Raya. Perusahaan daerah tetap harus menjaga kesehatan usaha, tetapi pelayanan kepada masyarakat tidak boleh diabaikan.

“Kalau bicara usaha, maka profit yang diprioritaskan. Tapi ingat, ketika menyangkut kepentingan umum, di situ ada masalah sosial. Maka selain profit oriented, ada social oriented. Ini yang harus betul-betul balance,” tegasnya.

Sebagai tindak lanjut, Pemkab Kubu Raya menyiapkan perjanjian kerja sama atau nota kesepahaman (MoU) antara Perumdam Tirta Raya dan Perumdam TKR. Jajaran Perumdam TKR juga akan diundang ke Kubu Raya untuk melanjutkan pembahasan.

Direktur Utama Perumdam TKR Kabupaten Tangerang Sofyan Safar menyambut baik rencana kerja sama tersebut. Pihaknya siap mendampingi Perumdam Tirta Raya dalam proses pengembangan kerja sama. Namun, Sofyan mengingatkan setiap tahapan kerja sama tetap harus mengikuti ketentuan yang berlaku.

“Mudah-mudahan kerja sama ini nanti membuahkan hasil dan juga harus compliance dengan aturan yang berlaku,” katanya. (Adv)

Pemkab Kubu Raya Kaji Kerja Sama Strategis dengan Perumdam TKR Tangerang

Pemkab Kubu Raya Kaji Kerja Sama Strategis dengan Perumdam TKR Tangerang

detakbanten.com KUBU RAYA - Bupati Kubu Raya, Sujiwo melakukan kunjungan kerja sekaligus kaji tiru pengelolaan air bersih ke Perumdam Tirta Kerta Raharja (TKR) Tangerang, Banten, Rabu, 30 September 2026. Kunjungan tersebut dilakukan untuk mempelajari keberhasilan pengelolaan perusahaan daerah air minum, khususnya dalam menjalin kerja sama bisnis dengan pihak swasta.

Dalam kunjungan tersebut, Sujiwo didampingi Direktur Perumdam Tirta Raya, Asisten Bupati, Kepala Bappedalitbang, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), serta sejumlah anggota DPRD Kabupaten Kubu Raya.

Sujiwo mengatakan, kunjungan tersebut merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Kubu Raya untuk memperkuat pengelolaan Perumdam Tirta Raya melalui penerapan model kerja sama business to business (B2B) yang telah berhasil diterapkan Perumdam TKR.

Menurutnya, berbagai pengalaman dan informasi yang diperoleh dalam kunjungan tersebut akan menjadi bahan kajian sebelum Perumdam Tirta Raya menjalankan kerja sama serupa.

“Kami melakukan kunjungan ini bukan untuk jalan-jalan tanpa tujuan, tetapi untuk studi tiru ke Perumdam terbaik se-Indonesia. Banyak ilmu dan informasi yang dapat kami bawa pulang untuk diterapkan di Perumdam Tirta Raya,” ujar Sujiwo.

Ia menegaskan, sebelum kerja sama B2B direalisasikan, Perumdam Tirta Raya perlu melakukan kajian secara komprehensif, baik dari sisi teknis, bisnis maupun aspek regulasi. Hal tersebut penting agar kerja sama yang dijalankan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi perusahaan dan masyarakat.

Sujiwo juga mengingatkan bahwa pengelolaan air bersih tidak semata-mata berorientasi pada keuntungan. Sebagai perusahaan daerah yang bergerak di bidang pelayanan publik, Perumdam Tirta Raya harus mampu menyeimbangkan kepentingan bisnis dengan tanggung jawab sosial.

Ia mengungkapkan, berdasarkan survei yang dilakukan sebelum dirinya dilantik menjadi Bupati Kubu Raya, sebanyak 53 persen masyarakat menginginkan peningkatan pelayanan air bersih.

“Persoalan air bersih merupakan persoalan yang sangat mendasar. Hak untuk mendapatkan air bersih diatur oleh konstitusi dan merupakan hak dasar rakyat. Maka, ketika kita mengelola perusahaan daerah air minum, memang harus berpikir tentang usaha. Namun, ketika menyangkut kepentingan umum, ada persoalan sosial yang harus diperhatikan,” tegasnya.

Menurut Sujiwo, orientasi keuntungan (profit oriented) dan orientasi sosial (social oriented) harus berjalan seimbang. Dengan demikian, Perumdam Tirta Raya tidak hanya mampu mengembangkan usahanya, tetapi juga meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Ia berharap hasil kaji tiru di Perumdam TKR Tangerang dapat menjadi acuan bagi Perumdam Tirta Raya dalam mengambil langkah konkret dan strategis untuk merealisasikan kerja sama dengan pihak swasta.

Sujiwo juga menyampaikan rencana penyusunan nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU) antara Perumdam Tirta Raya dan Perumdam TKR Tangerang. Sebagai tindak lanjut, pihaknya akan mengundang Direktur Utama Perumdam TKR, Sofyan Sapar, beserta jajaran untuk berkunjung ke Kabupaten Kubu Raya.

Sementara itu, Direktur Utama Perumdam Tirta Kerta Raharja Tangerang, Sofyan Sapar, menyambut baik kunjungan kerja Pemerintah Kabupaten Kubu Raya tersebut.

Ia mengatakan, kunjungan itu menjadi kesempatan untuk berbagi pengalaman mengenai penerapan kerja sama business to business atau public private partnership antara pemerintah dan pihak swasta, khususnya dalam meningkatkan cakupan pelayanan air bersih.

“Kami bersedia mendampingi kerja sama dengan Perumdam Tirta Raya bersama Pak Direktur dan Pak Bupati selaku Kuasa Pemilik Modal. Mudah-mudahan kerja sama ini nantinya membuahkan hasil dan tetap mematuhi seluruh aturan yang berlaku,” ujar Sofyan.

Melalui kegiatan kaji tiru tersebut, Pemerintah Kabupaten Kubu Raya berharap Perumdam Tirta Raya dapat mengadopsi praktik pengelolaan yang sesuai dengan kebutuhan daerah, sehingga rencana kerja sama yang akan dilaksanakan mampu meningkatkan cakupan dan kualitas pelayanan air bersih bagi masyarakat. (Adv)

PERUMDAM TKR Siagakan Mobil Tangki Air di Dua Lokasi Terdampak Kekeringan

PERUMDAM TKR Siagakan Mobil Tangki Air di Dua Lokasi Terdampak Kekeringan

detakbanten.com TANGERANG – PERUMDAM TKR (Perusahaan Umum Daerah Air Minum Tirta Kerta Raharja) Kabupaten Tangerang mulai melakukan penanganan krisis air bersih akibat musim kemarau yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Tangerang. Atas arahan Bupati Tangerang, PERUMDAM TKR menyiagakan mobil tangki air di dua lokasi terdampak kekeringan, yaitu Desa Margasari dan Kelurahan Kadu Agung, Kecamatan Tigaraksa, Selasa, 28 Juli 2026.

Direktur Utama PERUMDAM TKR, Sofyan Sapar, mendampingi Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid bersama Gubernur Banten Andra Soni meninjau langsung penanganan kekeringan sekaligus menyalurkan bantuan air bersih kepada warga. PERUMDAM TKR akan terus berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam memantau kondisi wilayah yang mengalami kekurangan air bersih. Langkah ini menjadi bentuk komitmen perusahaan untuk hadir dan memberikan pelayanan kepada masyarakat, khususnya dalam kondisi darurat akibat kekeringan.

Penyediaan mobil tangki air tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat di wilayah terdampak. Langkah ini merupakan bentuk komitmen PERUMDAM TKR dalam mendukung Pemerintah Kabupaten Tangerang serta memastikan masyarakat tetap memperoleh akses air bersih, khususnya dalam kondisi darurat akibat musim kemarau.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Tangerang menyampaikan bahwa mobil tangka PERUMDAM TKR akan terus berjaga di lokasi kekeringan. “Pak Gubernur bersama PERUMDAM TKR Kabupaten Tangerang akan terus mendistribusikan air bersih secara rutin. Saat ini mobil tangki PERUMDAM TKR tengah disiagakan dilokasi-lokasi yang yang terdampak kekeringan. Untuk solusi jangka panjang, kami telah berbagi tugas dengan Pemerintah Provinsi Banten agar pembangunan toren dan pengeboran sumur dapat berjalan efektif tanpa tumpang tindih. Yang terpenting, masyarakat segera mendapatkan akses air bersih secara berkelanjutan,” ungkap Maesyal.

Gubernur Banten, Andra Soni, juga meminta seluruh pemerintah kabupaten dan kota di Provinsi Banten untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak musim kemarau, dengan terus memantau wilayah yang mengalami kekeringan serta memastikan kebutuhan air bersih masyarakat tetap terpenuhi. Menindaklanjuti arahan tersebut, PERUMDAM TKR terus berupaya menjaga pemenuhan kebutuhan air bersih masyarakat Kabupaten Tangerang selama musim kemarau, salah satunya melalui penyiagaan dan pendistribusian mobil tangki air ke wilayah-wilayah terdampak kekeringan.

PERUMDAM TKR: Aliran Air di Kosambi Barat Sudah Normal

PERUMDAM TKR: Aliran Air di Kosambi Barat Sudah Normal

detakbanten.com KABUPATEN TANGERANG, – Perusahaan Umum Daerah Air Minum Tirta Kerta Raharja (PERUMDAM TKR) Kabupaten Tangerang memastikan aliran air bersih di wilayah Kosambi Barat kini sudah kembali normal.

Kepastian tersebut disampaikan Direktur Utama PERUMDAM TKR, Sofyan Sapar yang turun langsung ke lokasi, setelah tim teknis PERUMDAM TKR melakukan serangkaian pemeriksaan dan penanganan secara intensif terhadap jaringan distribusi air di wilayah tersebut.

Meski aliran air telah kembali normal, tim teknik PERUMDAM TKR masih melakukan pemantauan di lapangan. Langkah ini dilakukan untuk memastikan tekanan air tetap stabil dan pelayanan kepada masyarakat berjalan dengan baik.

Sofyan mengatakan, peninjauan dilakukan untuk melihat perkembangan pemulihan sekaligus memastikan penanganan teknis berjalan maksimal.

Sofyan mengatakan, pemulihan layanan air bersih menjadi perhatian utama perusahaan.

Menurutnya, setelah aliran kembali normal, pemantauan jaringan tetap dilakukan untuk memastikan kondisi distribusi benar-benar stabil.

“Aliran air di Kosambi Barat saat ini sudah kembali normal. Namun, kami tidak berhenti sampai di sini. Tim teknik tetap melakukan pemantauan untuk memastikan tekanan dan distribusi air tetap stabil sampai ke pelanggan,” ujar Sofyan, Senin 17 Agustus 2026.

Ia menjelaskan, pemantauan dilakukan sebagai langkah antisipasi apabila masih ditemukan penurunan tekanan atau gangguan distribusi pada titik tertentu.

“Kontinuitas pelayanan menjadi komitmen kami. Karena itu, jajaran direksi bersama tim teknis terus mengawal kondisi di lapangan agar pelayanan air bersih kepada masyarakat dapat berjalan optimal,” katanya.

Kehadiran jajaran direksi di lokasi juga menjadi bagian dari upaya PERUMDAM TKR memastikan proses pemulihan berjalan sesuai target dan kebutuhan masyarakat.

Sofyan menyampaikan apresiasi kepada pelanggan di Kosambi Barat yang telah bersabar selama proses penanganan berlangsung.

“Kami berterima kasih kepada masyarakat atas kesabaran dan dukungannya selama proses pemulihan. Kami akan terus berupaya menjaga kualitas dan kontinuitas pelayanan air bersih,” ujarnya.

PERUMDAM TKR memastikan tim teknis masih bersiaga dan melakukan monitoring jaringan secara berkala. Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga agar aliran air tetap normal dan pelayanan kepada masyarakat tidak kembali terganggu. (Adv)

Upaya Pulihkan Tekanan Air Terus Dilakukan, PERUMDAM TKR Lakukan Rekayasa Aliran Jaringan Perpipaan

Upaya Pulihkan Tekanan Air Terus Dilakukan, PERUMDAM TKR Lakukan Rekayasa Aliran Jaringan Perpipaan

detakbanten.com TANGERANG - PERUMDAM TKR (Perusahaan Umum Daerah Air Minum Tirta Kerta Raharja) Kabupaten Tangerang terus mempercepat proses pemulihan layanan air bersih di wilayah Kosambi, Kabupaten Tangerang. Tim teknik lapangan diterjunkan untuk melakukan serangkaian penanganan pada jaringan perpipaan untuk memulihkan aliran sekaligus meningkatkan tekanan air secara bertahap, Sabtu, 15 Agustus 2026.

Penanganan tersebut merupakan tindak lanjut atas gangguan aliran yang sebelumnya dirasakan sebagian pelanggan di wilayah Kosambi. Sejak menerima laporan dan hasil pemantauan di lapangan, PERUMDAM TKR melakukan pemeriksaan secara menyeluruh untuk mengetahui kondisi jaringan sekaligus menentukan langkah teknis selanjutnya.

Sejumlah pekerjaan dilakukan, mulai dari pengecekan valve jaringan perpipaan, pengukuran tekanan awal menggunakan pressure gauge, pelaksanaan test hole, hingga pengecekan aliran pada sejumlah titik jaringan. Tim juga melakukan rekayasa aliran jaringan perpipaan untuk membantu meningkatkan distribusi dan tekanan air menuju wilayah pelayanan terdampak.

Seluruh proses dilakukan secara bertahap dan terukur untuk memastikan pemulihan tidak hanya berlangsung sementara, tetapi dapat menjaga kestabilan distribusi air setelah proses normalisasi selesai.

Berdasarkan pemantauan terbaru di lapangan, air telah kembali mengalir ke wilayah terdampak. Meski demikian, tekanan air di beberapa titik masih berada dalam proses menuju kondisi normal seiring berlangsungnya penyesuaian aliran pada jaringan perpipaan.

PERUMDAM TKR memastikan tim teknik tetap berada di lapangan untuk memantau perkembangan tekanan dan kontinuitas aliran hingga kondisi pelayanan kembali stabil.

PERUMDAM TKR menyampaikan permohonan maaf kepada pelanggan atas ketidaknyamanan yang terjadi selama proses penanganan. Perusahaan juga mengapresiasi kesabaran serta dukungan masyarakat selama tim melakukan pekerjaan teknis di lapangan.

Dalam proses penanganan, koordinasi turut dilakukan bersama tokoh masyarakat dan unsur wilayah setempat. Kolaborasi tersebut menjadi bagian penting dalam mempercepat penyampaian informasi sekaligus membantu pemantauan kondisi pelayanan yang dirasakan langsung oleh masyarakat.

PERUMDAM TKR berkomitmen untuk terus melakukan langkah-langkah teknis yang diperlukan hingga distribusi dan tekanan air kembali stabil. Pemantauan jaringan juga akan dilanjutkan sebagai bagian dari upaya menjaga keandalan pelayanan air bersih bagi masyarakat Kabupaten Tangerang.

Kejari Kabupaten Tangerang Terima Surat Kuasa Khusus dari BPJS

Kejari Kabupaten Tangerang Terima Surat Kuasa Khusus dari BPJS

detakbanten.com TIGARAKSA - Kejaksaan Negeri Kabupaten Tangerang lewat jaksa pengacara negara (JPN) menerima 80 Surat Kuasa Khusus (SKK) dari BPJS Ketenagakerjaan Cabang Kabupaten Tangerang. Surat kuasa khsusus ini untuk pemulihan keuangan negara sebesar Rp247.937.141.

Surat kuasa diterima langsung Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Tangerang, Wahyudi Eko Husodo didampingi Kepala Seksi Perdata dan Tata Usaha Negara (Kasi Datun) Eko Edi Purwanto.

Kata Wahyudi, pemberian Surat Kuasa Khusus merupakan bentuk pelimpahan kewenangan kepada Jaksa Pengacara Negara untuk mewakili BPJS Ketenagakerjaan. Terutama dalam hal penyelesaian permasalahan hukum di bidang perdata dan tata usaha negara. Khususnya dalam mendukung penegakan kepatuhan terhadap program jaminan sosial ketenagakerjaan.

"Kami akan memberikan pendampingan dan bantuan hukum secara optimal dalam penyelesaian perkara perdata dan tata usaha negara yang dikuasakan oleh BPJS Ketenagakerjaan. Harapannya, langkah ini dapat meningkatkan kepatuhan serta mendukung optimalisasi penyelenggaraan program jaminan sosial ketenagakerjaan," katanya, Jumat 31 Juli 2026.

Ia menambahkan, sinergi antara Kejaksaan Negeri Kabupaten Tangerang dan BPJS Ketenagakerjaan merupakan bagian dari upaya bersama untuk memberikan kepastian hukum. Serta, menjaga hak-hak pekerja melalui penyelenggaraan program jaminan sosial yang lebih efektif.

"Kerja sama ini juga menjadi wujud komitmen bersama dalam mendukung tata kelola pemerintahan yang baik, akuntabel, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat," katanya.

Tekan Angka Kecelakaan, Satlantas Polresta Tangerang Gelar Rakor Lintas Sektoral

Tekan Angka Kecelakaan, Satlantas Polresta Tangerang Gelar Rakor Lintas Sektoral

detakbanten.com TANGERANG - Satlantas Polresta Tangerang terus melakukan berbagai upaya untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas. Salah satunya melalui Rapat Koordinasi Lintas Sektoral yang dilaksanakan di Aula Wiratama Bhayangkara Satlantas Polresta Tangerang, Senin (27/7/2026).

Kasat Lantas Polresta Tangerang Kompol Fery Octaviari Pratama mengatakan, angka kecelakaan lalu lintas di wilayah Kabupaten Tangerang masih tergolong tinggi. Khususnya angka fatalitas korban meninggal dunia.

"Oleh karena itu, diperlukan sinergi dan kolaborasi seluruh stakeholder dalam mewujudkan keselamatan berlalu lintas," kata Fery.

Dia melanjutkan, upaya tersebut dilaksanakan melalui langkah-langkah preventif. Antara lain pelaksanaan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat, penegakan hukum secara konsisten, pengawasan terhadap truk sumbu tiga, penertiban penggunaan sepeda listrik sesuai ketentuan, hingga pembinaan Polisi Cilik (Pocil).

"Serta penyelenggaraan kegiatan kolaboratif secara berkelanjutan," ujarnya.

Fery berharap, melalui rapat tersebut kesepahaman pentingnya menjaga keselamatan semakin kuat. Sehingga upaya mewujudkan lalu lintas yang tertib dan aman dapat dilaksanakan secara kolaboratif oleh semua pihak.

Rapat tersebut dihadiri unsur Jasa Raharja serta organisasi perangkat daerah Kabupaten Tangerang di antaranya Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA), Dinas Kesehatan, dan Dinas Pendidikan.

Resahkan Warga Kosambi, Satpol PP Amankan Pelaku Prostitusi Online

Resahkan Warga Kosambi, Satpol PP Amankan Pelaku Prostitusi Online

detakbanten.com TANGERANG --  Satpol Polisi Pamong Praja Kabupaten Tangerang bersama Petugas trantib Kecamatan Kosambi mengamankan salah satu pelaku perempuan yang diduga menjajakan diri melalui online aplikasi online pada Selasa (28/7/2026), pelaku yang masih berumur jagung tersebut langsung dibawa ke kantor kecamatan Kosambi untuk dilakukan pengarahan, dan diminta untuk tidak mengulangi perbuatannya.

Sekcam Kosambi Mohamad Yusuf membenarkan peristiwa tersebut, menurutnya, Satpol PP Kabupaten Tangerang bersama anggota trantib langsung bergerak setelah nendapatkan pengaduan dari warga melalui Aplikasi Pengaduan SPAN LAPOR.

" Ada warga yang mengeluh karena pelaku prostitusi online meresahkan warga lain, bahkan dari laporan tersebut sempat terjadi keributan, dan warga pun banyak yang resah,"kata Muhamad Yusuf Sekcam Kosambi, kepada media saat dihubungi (Rabu, 29/07/2026).

Yusup menghimbau kepada warga untuk bisa melaporkan kepada pemerintah kecamatan jika ada pelaku prostitusi online yang meresahkan, atau bisa melaporkan ke pengaduan online , karena Pemkab Tangerang memiliki layanan sistem pengaduan pelayanan publik nasional  (SPAN ) Layanan Pengaduan Aspirasi online Rakyat ( LAPOR)

"Kami mengajak kepada seluruh warga kecamatan Kosambi untuk menjaga stabilitas keamanan, ketertiban di lingkungan masing - masing,"tandasnya.

Go to top