Pemprov Banten Apresiasi Kinerja Bank Banten di Usia ke-10
detakbanten.com BANTEN - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten mengapresiasi pertumbuhan bisnis luar biasa yang dicapai oleh PT Bank Pembangunan Daerah (Perseroda) Tbk atau Bank Banten dalam tiga tahun terakhir. Pertumbuhan positif mulai dari perkembangan laba sampai peningkatan jumlah aset dan Dana Pihak Ketiga atau DPK.
Apresiasi itu diungkapkan Asisten Perekonomian dan Pembangunan (Asda II) Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Banten Budi Santoso usai menghadiri perayaan HUT Bank Banten ke-10 yang dilaksanakan di Graha Bank Banten, Kota Serang, Rabu (29/7/2026).Pada momen itu, Budi mendapat kesempatan suapan pertama potongan tumpeng yang diberikan langsung oleh Komisaris Utama Bank Banten Hoirudin Hasibuan.
Menurut Budi, 10 tahun bukanlah waktu yang singkat dalam menjalankan sebuah proses bisnis keuangan. Oleh karena itu, atas segala capaian yang sudah diraih, jajaran Bank Banten harus tetap melakukan refleksi sebagai upaya untuk mengevaluasi agar ke depan Bank Banten bisa semakin melesat.
“HUT ini harus dijadikan momentum bagi seluruh jajaran Bank Banten untuk melakukan refleksi dan evaluasi guna pertumbuhan yang lebih baik lagi ke depannya,” katanya.
Budi melihat kinerja yang dilakukan oleh jajaran direksi, komisaris, dan seluruh pegawai Bank Banten selama ini sudah sangat luar biasa. Sehingga kerja keras itu kemudian berbuah manis dengan hasil yang cukup memuaskan.
“Itu merupakan kado luar biasa yang diberikan Bank Banten kepada Pemprov Banten sebagai Pemegang Saham Pengendali (PSP),” ujarnya.
Namun demikian, Budi mengingatkan seluruhnya agar tetap menjaga soliditas dan integritas. Kedua hal itu harus terus dipegang teguh dalam meningkatkan kinerja Bank Banten yang lebih baik lagi ke depannya.
“Integritas di dalamnya macam-macam, ada transparansi, akuntabilitas, kejujuran dan disiplin. Insya Allah, ke depan Bank Banten bisa melesat kuat dan hebat,” paparnya.
Direktur Utama (Dirut) Bank Banten Muhammad Busthami mengatakan, pencapaian kinerja keuangan Bank Banten sampai akhir Desember 2023 menjadi babak baru dalam sejarah dengan laba bersih sebesar Rp26,59 miliar dan perbaikan signifikan dari seluruh rasio keuangan. Capaian positif itu di tahun berikutnya kemudian terus mengalami pertumbuhan yang cukup signifikan. Pada akhir tahun 2024 Bank Banten memperoleh laba bersih sebesar Rp39,33 miliar dan menjadi sebesar Rp52,53 miliar di akhir tahun 2025.
“Selanjutnya kinerja keuangan Bank Banten sampai akhir semester I atau sampai 30 Juni 2026 terus tumbuh dengan nilai total aset mencapai Rp10,4 triliun atau meningkat 21,91 persen dibandingkan posisi Juni 2025. Untuk kredit yang diberikan mencapai Rp5,9 triliun atau meningkat Rp1,8 triliun atau 43,25 persen,” jelasnya.
Hebatnya, lanjut Busthami, di tengah gonjang-ganjing geopolitik global, regional, dan nasional yang sangat mempengaruhi pasar likuiditas, Bank Banten berhasil mengumpulkan Dana Pihak Ketiga sebesar Rp6,8 triliun atau naik 15,48 persen dari posisi DPK di Juni 2025. Pencapaian tersebut berimbas pada peningkatan laba bersih yang luar biasa, dari sebesar Rp6,3 miliar di Juni 2025 menjadi Rp21,4 miliar di Juni 2026.
“NPL Gross membaik menjadi 4,38 persen dari yang semula masih 7,07 persen di Juni 2025. Rasio keuangan lain pun juga semakin menguat dan membaik,” imbuhnya.
Untuk itu, Busthami mengucapkan terima kasih atas bimbingan serta dukungan dari Gubernur Banten Andra Soni selaku PSP Bank Banten yang selama ini begitu tinggi perhatiannya untuk menjadikan Bank Banten semakin baik lagi dan memberikan kemanfaatan yang luas bagi masyarakat.
Menapaki usia yang ke-10 tahun, lanjut Busthami, Bank Banten mengukir sejumlah capaian positif yang cukup membanggakan. Pasalnya, satu dekade bagi jajaran direksi Bank Banten bukan hanya sebuah angka, tapi mengandung makna yang dalam tentang keberanian untuk memulai, ketangguhan menghadapi tantangan dan keyakinan untuk melangkah pasti menuju masa depan yang lebih baik.
“Perjalanan hidup Bank Banten selama 10 tahun telah membangunkan rasa memiliki dan tanggung jawab yang semakin kuat di antara sesama, yang kemudian menjadi energi dan sumber kekuatan bagi transformasi dan pertumbuhan,” ujarnya. (Zal)
Delegasi Gita Bahana Nusantara Asal Banten Dilepas Gubernur Andra Soni
detakbanten.com BANTEN - Gubernur Andra Soni secara resmi melepas empat delegasi Provinsi Banten yang akan bergabung dalam Gita Bahana Nusantara (GBN) 2026 di Kantor Gubernur Banten, KP3B, Curug, Kota Serang, Kamis (30/7/2026). Keempatnya akan menjadi bagian dari paduan suara nasional yang tampil pada Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Negara.
Empat putra-putri terbaik yang mewakili Provinsi Banten dalam GBN 2026 adalah Valentina Putri Larasati dan Maria Epifania Tirta Waro asal Kota Tangerang Selatan, Dany Ramadhana Efendi asal Kota Cilegon, serta Daniel Leonard Ginting asal Kota Tangerang. Pelepasan tersebut turut dihadiri Ketua TP PKK Provinsi Banten Tinawati Andra Soni.
Andra Soni menyampaikan rasa bangga atas terpilihnya empat generasi muda Banten yang akan membawa nama daerah di tingkat nasional. "Mereka adalah empat pemuda-pemudi delegasi Provinsi Banten yang akan menjadi bagian dari Gita Bahana Nusantara dan tampil sebagai paduan suara pada peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia di Istana Negara,” ujar Andra Soni.
Sebelum melepas keberangkatan para delegasi, Andra Soni juga berkesempatan mendengarkan penampilan mereka secara langsung. “Tadi saya mendengar langsung mereka menyanyi. Suaranya bagus-bagus. Setiap provinsi diwakili empat peserta dan Alhamdulillah Banten mengirimkan putra-putri terbaik,” katanya.
Gubernur juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta asal Banten yang telah mengikuti proses seleksi Gita Bahana Nusantara.
“Saya juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh anak-anak Banten yang telah berkontribusi mengikuti seleksi GBN. Kalian semua adalah kebanggaan Banten,” ucapnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten Rohendi menjelaskan, proses seleksi GBN diikuti oleh 32 peserta yang merupakan putra-putri terbaik dari delapan kabupaten dan kota di Provinsi Banten.
“Seluruh peserta seleksi berasal dari delapan kabupaten dan kota, masing-masing mengirimkan empat peserta sehingga total ada 32 orang. Seleksi dilakukan langsung oleh tim dari Istana bersama Kementerian Pendidikan, sehingga yang terpilih benar-benar sesuai dengan kualitas dan karakter jenis suara yang dibutuhkan,” ujar Rohendi.
Menurutnya, setelah dilepas dari Provinsi Banten, para delegasi akan mengikuti tahapan karantina sekaligus pelatihan intensif mulai Sabtu (1/8/2026). Selama masa tersebut mereka akan berlatih bersama peserta dari seluruh provinsi di Indonesia sebelum tampil pada rangkaian upacara kenegaraan di Istana Negara.
“Mereka akan bergabung dengan utusan dari seluruh Indonesia untuk menjalani karantina, latihan, hingga tampil pada rangkaian peringatan HUT Kemerdekaan RI di Istana Negara. Kami berpesan agar mereka menjaga nama baik Banten selama mengikuti seluruh rangkaian kegiatan,” katanya.
Salah seorang delegasi asal Kota Tangerang, Daniel Leonard Ginting, mengaku bangga mendapat kesempatan mewakili Provinsi Banten pada ajang nasional tersebut.
“Jujur saya sangat senang bisa menjadi perwakilan Banten untuk tampil pada 17 Agustus nanti. Ini menjadi kebanggaan sekaligus tanggung jawab besar bagi saya,” ujarnya.
Daniel mengatakan, sebelum memasuki masa karantina, seluruh peserta telah menjalani latihan secara daring selama lima hari. Selanjutnya mereka akan mengikuti karantina selama 19 hari yang diisi dengan latihan intensif bersama peserta dari berbagai provinsi.
“Selama ini kami latihan setiap hari, menjaga pola makan, dan menjaga kondisi suara agar tetap stabil dan maksimal saat tampil nanti,” katanya. (Zal)
Wagub Dimyati Tegaskan Dukungan Pemprov Banten terhadap Industri Kendaraan Listrik
detakbanten.com KAB.TANGERANG - Wakil Gubernur (Wagub) Banten Achmad Dimyati Natakusumah mengatakan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten mendukung pengembangan industri kendaraan listrik (electric vehicle), termasuk sepeda motor listrik. Hal itu disampaikan Dimyati usai mendampingi Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka melakukan kunjungan kerja ke fasilitas produksi Tangkas Motor Listrik di PT Elesun, Kawasan Industri Cidurian, Jalan Unggul Pasir Bolang, Sentul, Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang, Kamis (30/7/2026).
"Saya baru saja dari Lembaga Administrasi Negara (LAN). Tadi yang dibahas adalah kepemimpinan yang adaptif dan ramah lingkungan. ada kaitan dengan motor listrik, ini kan adaptif sekali dan juga ramah lingkungan," katanya.
Menurut Dimyati, kendaraan listrik memiliki banyak keunggulan. Di antaranya tidak menimbulkan kebisingan, tidak menghasilkan emisi, serta lebih hemat dan efisien. Pengembangan kendaraan listrik juga menurutnya menjadi kebutuhan nasional, terutama di tengah tingginya harga bahan bakar minyak dan kondisi geopolitik global yang memengaruhi pasokan energi.
"Ini produk yang ramah lingkungan dan ini inovasi-inovasi baru yang terus tumbuh yang harus kita dukung," ujarnya.
Sementara itu, Founder dan CEO Tangkas Motor Listrik Agung Pamungkas atau yang akrab disapa Don Papank mengatakan, Indonesia telah memasuki era baru industri kendaraan listrik.
"Subsidi BBM sudah terlalu tinggi sampai 500 triliun setahun, ditambah dengan tambahan subsidi karena perang Iran kemarin 170 triliun setiap tahun, itu membuat beban negara kita sangat berat dan tidak ada negara yang mana pun yang kuat menanggung subsidi hampir 600 triliun dalam setahun," ujarnya.
Dalam kunjungan tersebut, Wagub Dimyati bersama Bupati Tangerang Maesyal Rasyid mendampingi wakil presiden meninjau secara langsung proses produksi kendaraan listrik, mulai dari pemaparan proses manufaktur, gudang suku cadang, area pengecatan, hingga perakitan kendaraan. Rombongan juga melihat sejumlah unit sepeda motor listrik yang siap dipasarkan. (Zal)
Kantor Penyalur Kerja di Perumahan Bizlink Citra Raya Cikupa Digeruduk
detakbanten.com TANGERANG - Pegawai PT Kilau Cahaya Berlian bersama calon pencari kerja menggeruduk Kantor PT Raffa Global Makmur di perumahan Bizlink Citra Raya Kelurahan Sukamulya Kecamatan Cikupa Kabupaten Tangerang pada Jum'at (24/7/2026).
Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa tersebut terjadi pada pukul 14.00 Jumat siang, pegawai dan Staf PT kilau cahaya berlian kesal karena selama ini perusahaan PT Raffa yang menjadi penyalur tenaga kerja kerap mencatut nama PT Kilau Cahaya Berlian, bahkan beberapa pelamar diminta uang administrasi oleh oknum perusahaan PT Raffa Global Makmur tersebut, padahal PT Kilau Cahaya Berlian tidak pernah memungut uang kepada calon pelamar yang disalurkan ke perusahaan rekananya.
" Perusahaan PT Kilau Cahaya Berlian tidak pernah meminta uang kepada calon pelamar kerja, karena dilarang dan melanggar kesepakatan dengan perusahaan yang menjadi mitra kami,"terang Adi Pratama Direkrur Operasional PT Kilau Cahaya Berlian.
Adi menambahkan, bahwa selama ini banyak pelamar kerja yang mengadukan tentang maraknya pungutan yang mengatasnamakan PT Kilau Cahaya Berlian, setelah dilakukan investigasi, ternyata pengaduan tersebut benar adanya, dirinya berharap agar perusahaan PT Raffa Global Makmur berhenti mencatut nama perusahaan PT Kilau Cahaya Berlian, karena perusahaan yang dipimpinnya berkomitmen untuk membantu warga yang saat ini kesulitan mencari kerja.
" Saya miris dengan adanya kejadian ini, karena rata - rata mereka sangat berharap masuk kerja, eh malah dipintain uang "tandasnya.
Sementara Direktur PT Raffa Global Makmur Diki menyatakan permintaan maaf atas kejadian ini , dirinya berjanji akan mengembalikan uang calon pelamar kerja, pernyataan Diki tersebut tersebut dituangkan dalam surat pernyataan yang ditandatangani kedua belah pihak.
" Saya berharap agar PT Kilau Cahaya Berlian memaafkan , dan saya berjanji untuk tidak mengulangi perbuatan ini lagi,"terangnya.
Sementara Kanit Intelkam Polsek Cikupa Ipda Andhika Verry Okto, S.H. mengatakan bahwa Kepolisian sektor Cikupa berharap agar kejadian serupa tidak terulang di wilayah hukumnya, pihaknya berharap agar penipuan berkedok penerimaan kerja yang dilakukan oleh oknum PT Raffa untuk segera dihentikan karena merugikan orang lain, sejauh ini Kepolisian terus memantau kegiatan operasional perusahaan penyalur tenaga kerja, jika ada korban yang merasa dirugikan , silahkan melapor ke kantor kepolisian terdekat.
" Alhamdulillah pada hari ini perusahaan PT Raffa Global Makmur meminta maaf kepada PT Kilau atas perbuatannya mencatut nama perusahaan lain untuk merekrut calon tenaga kerja, kami datang atas aduan ke call center 110,"tandasnya.
Wagub Dimyati Dorong Mahasiswa Tingkatkan Inovasi Teknologi
detakbanten.com KAB. TANGERANG - Wakil Gubernur (Wagub) Banten Achmad Dimyati Natakusumah mengajak seluruh mahasiswa dan sivitas akademika untuk terus meningkatkan inovasi, khususnya dalam bidang kemajuan teknologi. Hal itu diungkapkan Dimyati pada acara Banten Festival Teknologi 2026 Paguyuban Pasundan yang dilaksanakan di Universitas Tangerang Raya (Untara), Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Jumat (24/7/2026).
Kegiatan yang mengusung tema Banten Tech Festival: Explore Innovation, Showcase Technology and Compete for the Future terdiri atas pameran inovasi teknologi, pameran produk UMKM, serta diskusi interaktif. Wagub menilai, penguasaan teknologi itu sangat penting agar Indonesia dapat bersaing dengan negara-negara maju. Oleh karena itu, saat ini Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten tengah fokus pada program peningkatan SDM melalui pendidikan.
"Pemprov Banten siap mendukung penuh segala bentuk kegiatan yang mendukung kemajuan teknologi," katanya.
Pada kegiatan itu Dimyati juga berkesempatan meninjau sejumlah stan pameran inovasi teknologi dari para kampus yang menjadi peserta. Di antaranya inovasi teknologi IoT Sensor Spy, Game VR, dan website dari Fakultas Teknik Untirta, Hydrify Smart Watering System dan GovTech DataOps dari Universitas Insan Pembangunan Indonesia, serta Soil Moisture Monitoring System dari Jurusan Teknologi Informasi Untara.
Wagub Dimyati melanjutkan, ke depan persaingan tidak lagi antar-SDM, melainkan dengan kemajuan teknologi seperti robot, AI, dan lainnya. Kemajuan teknologi juga saat ini sudah merambah kepada rekayasa produk pertanian seperti jeruk, melon, semangka, anggur, dan lainnya yang tidak memiliki biji-bijian.
“Dengan teknologi juga semuanya bisa menjadi lebih cepat dan efisien,” ujarnya.
Wagub Dimyati menilai, daya pengetahuan anak-anak muda saat ini begitu cepat dalam menguasai teknologi. Ia meyakini ke depan generasi muda yang diciptakan akan semakin cerdas dan hebat seiring dengan perkembangan zaman.
“Saya yakin jika kegiatan-kegiatan seperti ini terus dikembangkan oleh universitas, SDM kita akan semakin kuat dan siap berdaya saing,” katanya.
Di tempat yang sama, Bupati Tangerang Maesyal Rasyid menyambut baik pelaksanaan kegiatan festival teknologi ini. Apalagi, mahasiswa mempunyai peranan penting dalam penguasaan teknologi dalam mengisi berbagai pembangunan yang tengah dilakukan.
"Itu merupakan cerminan bahwasanya pembangunan yang dilakukan pemerintah membutuhkan kontribusi dari seluruh pemangku kepentingan," katanya.
Menurut Maesyal, kemajuan teknologi yang saat ini berkembang tidak bisa dielakkan. Dengan berbagai kesiapan, kemajuan itu harus kita hadapi sehingga bisa dengan mudah beradaptasi untuk memanfaatkannya pada hal-hal yang produktif.
"Teknologi itu harus didekatkan dengan kehidupan masyarakat, sehingga bisa meningkatkan taraf kehidupan mereka," paparnya.
Rektor Universitas Tangerang Raya Mardiyana menambahkan, Untara mempunyai peranan penting dalam mencetak generasi yang unggul dan berdaya saing serta siap berkontribusi untuk kemajuan Kabupaten Tangerang. "Apalagi di Kabupaten Tangerang ini sudah banyak berkembang industri yang itu harus kita isi dengan SDM lokal," katanya. (Zal)
Dekatkan Layanan PBB, Bupati Tangerang Resmikan Moling QRIS
detakbanten.com TANGERANG – Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid resmi meluncurkan Program Mobil Keliling (Moling) PBB-P2 melalui QRIS pada rangkaian High Level Meeting Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Kabupaten Tangerang yang digelar di Aula Kecamatan Tigaraksa, Jumat (24/7/26).
Program Moling QRIS merupakan inovasi pelayanan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) yang mengintegrasikan layanan mobil keliling dengan sistem pembayaran digital melalui QRIS. Melalui layanan ini, masyarakat dapat memperoleh pelayanan sekaligus membayar PBB-P2 secara langsung di kecamatan, desa, maupun kelurahan tanpa harus datang ke kantor pelayanan pajak daerah
Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid mengatakan, peluncuran Moling QRIS menjadi bentuk nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam menghadirkan pelayanan publik yang semakin dekat, mudah, cepat, aman, dan transparan, sekaligus meningkatkan literasi digital masyarakat.
"Kita tidak hanya membawa mobil pelayanan ke tengah masyarakat, tetapi juga membawa edukasi mengenai pembayaran digital. Masyarakat harus merasakan bahwa membayar pajak saat ini semakin mudah, cepat, aman, dan transparan," ujar Bupati Maesyal Rasyid
Ia menjelaskan, Program Moling QRIS akan dilaksanakan secara serentak mulai 27 Juli hingga 11 Agustus 2026 melalui seluruh wilayah pelayanan UPTD Pajak Daerah Kabupaten Tangerang sebagai bagian dari perluasan digitalisasi layanan TP2DD tahun 2026. Hal tersebut merupakan upaya untuk mendorong masyarakat mulai memanfaatkan transaksi digital.
Pemerintah Kabupaten Tangerang menyiapkan stimulus berupa minyak goreng atau gula bagi wajib pajak yang melakukan pembayaran PBB-P2 melalui QRIS selama persediaan masih tersedia. Namun, Bupati menegaskan bahwa insentif tersebut hanyalah pemantik agar masyarakat terbiasa menggunakan pembayaran digital.
"Insentif ini merupakan pemantik agar masyarakat mau mencoba. Setelah merasakan kemudahannya, kami berharap masyarakat terbiasa membayar pajak secara digital meskipun tanpa ada insentif," jelasnya.
Bupati juga mengajak seluruh camat, kepala desa, lurah, RT, RW hingga tokoh masyarakat untuk turut menyosialisasikan jadwal pelayanan Moling QRIS agar semakin banyak masyarakat memanfaatkan layanan tersebut.
"Kami berharap Moling QRIS tidak hanya menjadi program jangka pendek, tetapi menjadi awal tumbuhnya budaya transaksi digital di tengah masyarakat. Ketika pembayaran semakin mudah, kepatuhan pajak meningkat, pendapatan daerah bertambah, dan pembangunan Kabupaten Tangerang dapat berjalan semakin optimal," ujarnya
Sementara itu, Plt. Kepala Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Tangerang, Syaifullah, mengungkapkan hingga 21 Juli 2026 realisasi penerimaan PBB-P2 telah mencapai Rp343,97 miliar atau 52,12 persen dari target Rp660 miliar.
"Capaian tersebut meningkat Rp28,85 miliar atau tumbuh 9,16 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Program Moling QRIS diharapkan mampu semakin meningkatkan penerimaan PBB-P2 sekaligus memperluas akses pelayanan kepada masyarakat," ungkapnya.
Pada kesempatan tersebut, Bupati Maesyal Rasyid juga secara simbolis meresmikan meliputi Gerai Samsat, Gedung Perpustakaan Kec. Tigaraksa, Gedung Serbaguna Kelurahan Tigaraksa, serta Kantor Kecamatan Tigaraksa dan Kantor Desa Cisereh yang telah selesai direnovasi
"Saya harap dengan adanya fasilitas yang diresmikan ini, pelayanan dan tata kelola pemerintahan semakin baik dan optimal," pungkasnya
(Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kab. Tangerang)
Ikuti Beasiswa Tangerang Gemilang, 12 Siswa Raih Pendidikan Transportasi
detakbanten.com TANGERANG– Pemerintah Kabupaten Tangerang terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Hal tersebut dibuktikan dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama Program Beasiswa Tangerang Gemilang bersama PTDI-STTD, Politeknik Penerbangan Indonesia (PPI) Curug, dan Politeknik Pelayaran Banten.
Penandatanganan kerja sama tersebut dilakukan langsung oleh Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid di Gedung Serba Guna (GSG) Politeknik Penerbangan Indonesia (PPI) Curug, Kamis (23/7/2026).
Melalui kerja sama tersebut, sebanyak 12 putra-putri asal Kabupaten Tangerang berhasil lolos seleksi dan memperoleh beasiswa penuh melalui Program Beasiswa Tangerang Gemilang untuk menempuh pendidikan di perguruan tinggi di bawah naungan Kementerian Perhubungan.
Dalam sambutannya, Bupati Tangerang Maesyal Rasyid mengungkapkan rasa syukur dan bangganya atas terjalinnya kolaborasi tersebut. Menurutnya, kerja sama dalam rangka membuka akses pendidikan tinggi bagi generasi muda di bidang transportasi darat, udara, dan pelayaran.
"Hari ini merupakan momentum yang sangat membanggakan sekaligus menjadi sejarah bagi Pemerintah Kabupaten Tangerang. Melalui kolaborasi ini kita membuka jalan bagi anak-anak Kabupaten Tangerang untuk meraih pendidikan yang berkualitas tanpa terkendala biaya," ujar Bupati Maesyal.
Bupati Maesyal juga berpesan kepada seluruh penerima beasiswa agar memanfaatkan kesempatan emas tersebut dengan penuh tanggung jawab, disiplin, dan semangat belajar yang tinggi serta memanfaatkan program beasiswa dengan sebaik-baiknya.
"Kesempatan ini tidak datang kepada semua orang. Karena itu saya berpesan kepada seluruh penerima beasiswa agar belajar dengan sungguh-sungguh, menjaga nama baik keluarga, almamater, dan Kabupaten Tangerang. Tunjukkan prestasi terbaik sehingga kelak dapat kembali mengabdi dan memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah maupun bangsa,"* tegasnya.
Sementara itu, Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kementerian Perhubungan, Suharto, menyambut baik kerja sama yang terjalin antara Pemerintah Kabupaten Tangerang dengan institusi pendidikan di lingkungan Kementerian Perhubungan.
Ia berharap kolaborasi tersebut dapat terus diperluas dengan penambahan kuota penerima beasiswa pada tahun-tahun mendatang.
"Kami mengapresiasi komitmen Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam menyiapkan sumber daya manusia yang unggul. Kolaborasi ini menjadi langkah awal yang baik untuk mewujudkan cita-cita generasi muda Kabupaten Tangerang," ungkap Suharto.
Program Beasiswa Tangerang Gemilang merupakan salah satu upaya Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui akses pendidikan tinggi, sekaligus mencetak generasi muda yang kompeten, berdaya saing, dan siap mendukung pembangunan daerah maupun nasional.
Tahun 2026 Program Bang Andra Tangani 46,71 Kilometer Jalan Desa
detakbanten.com BANTEN - Gubernur Andra Soni mengungkapkan, pada Tahun 2025 Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten berhasil merealisasikan Program Bangun Jalan Desa Sejahtera (Bang Andra) dengan penanganan 62 ruas jalan dan 1 jembatan. Pada Tahun 2026 ini, program ini terus berjalan dan telah mengalokasikan anggaran untuk penanganan 33 ruas jalan desa dengan total panjang 46,71 km.
“Alhamdulillah, keberhasilan pembangunan jalan desa sejahtera berdampak terhadap peningkatan produktivitas sektor pertanian di Provinsi Banten,” ucap Andra Soni pada Pengukuhan Pengurus Forum BUMDes Merah Putih DPW Provinsi Banten di Pendopo Gubernur Banten, Kota Serang, Kamis (23/7/2026).
“Pemprov Banten berkomitmen mendukung penguatan pengembangan ekonomi di wilayah desa. Hal itu sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto untuk membangun Indonesia dari desa dan dari bawah menuju masyarakat makmur dan sejahtera,” tambahnya.
Menurut Andra Soni, kemajuan desa akan menjadi fondasi utama kemajuan daerah. Ketika desa-desa di Provinsi Banten semakin produktif, berdaya saing, dan sejahtera, maka kontribusinya terhadap pertumbuhan ekonomi daerah akan semakin besar.
Oleh sebab itu, Forum BUMDes Provinsi Banten diharapkan menjadi penggerak penguatan ekonomi desa, memperkuat kolaborasi antar BUMDes, dan mengoptimalkan potensi unggulan desa.
“Serta menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam mempercepat peningkatan Indeks Desa Membangun menuju desa yang mandiri, maju, dan sejahtera di Provinsi Banten,” ucapnya.
Andra Soni mengungkapkan, berdasarkan Indeks Desa Membangun Provinsi Banten Tahun 2024 terdapat 99 desa mandiri, 378 desa maju, dan 701 desa berkembang. Komitmen Pemprov Banten dalam mendukung penguatan pengembangan ekonomi, pada tahun 2026 memberikan bantuan keuangan desa sebesar Rp120 juta untuk 1.238 desa se-Provinsi Banten.
Andra Soni juga mengajak Forum BUMDes Provinsi Banten untuk terus bersinergi dan berkolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan. Termasuk dengan pemerintah pusat, pemerintah daerah, dunia usaha perguruan tinggi, lembaga keuangan, maupun masyarakat untuk mempercepat pembangunan desa dan penguatan ekonomi perdesaan.
“Kolaborasi harus terus diarahkan pada peningkatan produktivitas dan pengembangan hilirisasi produk unggulan desa, pemberdayaan UMKM, penguatan Koperasi Desa Merah Putih, serta pembangunan infrastruktur yang mendukung kelancaran aktivitas ekonomi masyarakat,” ungkap Andra Soni.
“Forum BUMDes Merah Putih Provinsi Banten senantiasa hadir sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam memperkuat tata kelola BUMDes, meningkatkan kapasitas kelembagaan, serta mengembangkan usaha-usaha produktif berbasis potensi unggulan desa,” ujarnya menambahkan.
Sementara itu, Ketua DPW Forum BUMDes Merah Putih Provinsi Banten Rafiudin mengatakan, pada tahun pertama kepengurusannya akan memperkuat konsolidasi BUMDes. Ia jug akan terus berkolaborasi dengan pemerintah dan swasta.
“Selain itu, Forum BUMDes juga memfasilitasi pemasaran atau penjualan produk BUMDes. Dengan kebutuhan MBG juga, BUMDes juga siap menjadi pemasok SPPG,” katanya. (Zal)
Gelar Rapim, Gubernur Andra Soni Perintahkan OPD Bekerja Lebih Maksimal
detakbanten.com BANTEN - Gubernur Banten Andra Soni mengapresiasi atas kinerja dari seluruh jajaran perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten yang sudah bekerja baik. Meski demikian, ia mendorong seluruh perangkatnya untuk bisa lebih maksimal lagi, terutama pada program yang berdampak langsung kepada masyarakat.
Hal itu diungkapkan Andra Soni saat memberikan arahan pada Rapat Koordinasi Pimpinan Perangkat Daerah dan BUMD di Lingkungan Pemprov Banten di Pendopo Gubernur Banten, KP3B, Kota Serang, Rabu (22/7/2026). Rapim tersebut dilaksanakan sebagai bentuk evaluasi terhadap kinerja yang sudah dilaksanakan selama triwulan kedua tahun anggaran 2026.
Menurutnya, berbagai kekurangan dari kinerja yang sudah dicapai merupakan sebuah keniscayaan. Maka dari itu, untuk memperbaikinya harus dilakukan evaluasi secara berkala agar ke depan bisa lebih optimal.
“Kita memang tidak bisa mengubah masa lalu, tapi masa depan harus kita perjuangkan. Oleh karena itu saya minta kepada seluruh jajaran untuk memanfaatkan setiap rapat yang dilaksanakan, untuk meningkatkan soliditas dan koordinasi antar OPD,” katanya.
Pada kesempatan itu, Andra Soni juga mengapresiasi kinerja jajarannya yang sudah responsif terhadap berbagai persoalan yang terjadi di tengah masyarakat. Misalnya Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) yang fokus pada isu dugaan pencemaran limbah yang terjadi di sungai Cisadane dan Ciujung.
“Saya ingin penanganan yang dilakukan DLHK tidak hanya sementara, tapi berkelanjutan. Sehingga tidak ada kejadian seperti itu lagi yang terus berulang,” ujarnya.
Selain itu, Andra Soni juga mendorong agar Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnaker) untuk terus melakukan koordinasi dalam memberikan bantuan kepada salah satu warga kita yang sedang menghadapi permasalahan di Arab Saudi. Ini adalah tugas negara yang harus hadir memberikan rasa aman terhadap warganya.
“Kita pastikan akan turun tangan dan melakukan tindakan yang sebaik-baiknya. Saya juga Insya Allah akan mengunjungi keluarganya untuk memberikan dukungan moril,” jelasnya.
Terhadap program pertambangan rakyat yang sedang berprogres, Andra Soni mengingatkan kepada Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) agar program itu benar-benar tepat sasaran dan tepat manfaatnya kepada masyarakat.
Di kesempatan itu, Andra Soni juga sengaja menghadirkan seluruh pimpinan BUMD untuk mendapatkan laporan yang komprehensif atas kinerja yang sudah dilakukannya selama ini. Menurutnya, BUMD ini merupakan tanggung jawab kita bersama bagaimana ke depan bisa menjadi salah satu penopang dari upaya-upaya Pemprov Banten dalam menyejahterakan masyarakat.
Sekda Banten Deden Apriandi menambahkan, ada beberapa agenda pembahasan dalam Rapim triwulan kedua ini yang meliputi laporan progres pendapatan dan belanja daerah yang telah tercapai sampai 30 Juni 2026, serta tindak lanjut dari Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK yang telah keluar.
“Termasuk juga progres dari kinerja yang sudah dilakukan oleh BUMD,” ujarnya. (Zal)
Gubernur Andra Soni Respon Cepat Tangani Aduan PMI Asal Serang di Arab Saudi
detakbanten.com BANTEN - Gubernur Banten Andra Soni bergerak cepat merespons video viral permohonan bantuan seorang pekerja migran Indonesia (PMI) asal Kampung Ketileng, Kelurahan Teritih, Kecamatan Walantaka, Kota Serang, Atilah, yang mengaku tidak dapat pulang dari Arab Saudi.
Sebagai bentuk respons cepat, Andra Soni langsung menggelar rapat koordinasi bersama Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Banten, Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Provinsi Banten, serta Analis Hukum BP3MI Banten di Ruang Kerja Gubernur Banten, KP3B Curug, Kota Serang, Rabu (22/7/2026).
Dalam rapat itu, Andra Soni meminta laporan terbaru mengenai kondisi Atilah sekaligus memastikan seluruh langkah penanganan dilakukan secepat mungkin. Berdasarkan informasi awal yang diterima, posisi Atilah di Arab Saudi masih terus dipastikan melalui koordinasi dengan BP3MI.
“BP3MI dan Pemprov Banten segera berkoordinasi dengan KBRI agar persoalan yang dihadapi Ibu Atilah bisa segera ditindaklanjuti. Ini menjadi perhatian kita bersama karena ada warga Banten yang sedang menghadapi masalah di luar negeri,” kata Andra Soni.
Andra menjelaskan, pihaknya masih dapat berkomunikasi dengan Atilah melalui aplikasi WhatsApp. Meski dalam beberapa jam terakhir belum memperoleh balasan, komunikasi yang sebelumnya terjalin menjadi dasar bagi pemerintah untuk terus memantau kondisi dan keberadaan Atilah sambil menyiapkan langkah-langkah perlindungan melalui pemerintah pusat dan perwakilan Indonesia di Arab Saudi.
Kepala BP3MI Banten Wirawan Negara Harahap mengatakan pihaknya telah berkomitmen mengawal penanganan pengaduan Atilah hingga tuntas. Tim BP3MI juga telah mendatangi keluarga Atilah di Walantaka serta menjalin komunikasi langsung dengan yang bersangkutan.
“Kami akan terus mengawal proses ini dan menyampaikan setiap perkembangan kepada Pak Gubernur,” ujar Wirawan.
Menurutnya, komunikasi dengan Atilah sejauh ini dilakukan melalui WhatsApp. Informasi terakhir yang diterima menunjukkan keberadaannya berada di kawasan perbatasan Arab Saudi dan Kuwait. Namun, BP3MI masih melakukan verifikasi lokasi tersebut sebelum berkoordinasi lebih lanjut dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) melalui Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia.
Sementara itu, Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Provinsi Banten Septo Kalnadi mengatakan arahan gubernur adalah memastikan keselamatan Atilah menjadi prioritas utama.
“Yang paling penting saat ini adalah memastikan pekerja migran kita selamat. Soal administrasi dan proses lainnya akan ditindaklanjuti sesuai ketentuan,” ujar Septo.
Pemerintah Provinsi Banten telah menjalin kerjasama dengan Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia untuk memperkuat pelatihan dan pendidikan vokasi bagi calon pekerja migran.
“Harapan kami, pekerja migran asal Banten berangkat secara prosedural, bekerja dengan aman, nyaman, dan mendapatkan perlindungan yang maksimal,” kata Andra Soni.
Pemerintah Provinsi Banten memastikan akan terus mengawal penanganan kasus Atilah bersama BP3MI, Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia, Kementerian Luar Negeri, dan KBRI hingga diperoleh kepastian mengenai kondisi serta proses kepulangannya ke Indonesia. (Zal)








































