Wartawan Se-Cilegon Boikot Kegiatan Kasat Reskrim

Wartawan Se-Cilegon Boikot Kegiatan Kasat Reskrim Wartawan Se-Cilegon Boikot Kegiatan Kasat Reskrim

detakbanten.com- CILEGON, kalangan kuli disket alias wartawan sepakat boikot segala pemberitaan di lingkungan Polres Cilegon. Pemicu aksi boikot itu karena kurang keterbukaan informasi Kasat Reskrim Polres Cilegon AKP Hans.


Kalangan wartawan ini biasa melakukan liputan di wilayah hukum Polres Cilegon. Sikap wartawan melakukan protes itu berawal ketika awak media meminta konfirmasi terkait kejadian dan peristiwa yang terjadi di Reskrim. Namun, pihak Reskrim diam seribu bahasa.

Seperti diungkapkan wartawan Banten Pos Sobar. Ia kecewa menyusul sikap Kasat Reskrim ketika akan konfirmasi tentang pemeriksaan staf Kejaksaan Negeri (Kejari) Cilegon, terkait dugaan kasus Korupsi di RSUD Cilegon.

"Saya mau konfirmasi terkait pemeriksaan staf Kejari. Ketika didatangi ke ruangan kerjanya, Kasat Reskrim tidak ada. Bahkan, ditelepon tidak diangkat. Begitu di SMS pun, jawabnya singkat tidak sesuai dengan yang ditanyakan. Sehingga kasus ini terkesan ditutup-tutupi," ujar Sobar.

Bukan hanya itu, lanjut Sobar, ketika mau konfirmasi masalah lain atau kejadian lain, Kasat Reskrim susah dihubungi dan ditemui.

Wartawan Bantenpos Ronal mengamini pendapat Sobar. Ia juga kecewa terhadap sikap Kasat Reskrim.

Beberapa hari lalu, ia menuturkan, dirinya minta konfirmasi terkait pembobolan HP di salah satu tempat perbelanjaan. Namun, tidak mendapatkan jawaban.

"Saya datang mau menanyakan perkembang pencurian itu. Ketika saya tanya, Kasat Reskrim malah menjawabnya lain. Justru Kasat Reskrim berkata kalau ke sini jangan menanyakan kasus. Tetapi mengasih informasi kepada saya. Kalau tidak ada informasi jangan datang ke saya," katanya.

Sedangkan wartawan Radar Banten Sigit juga meraskan kecewa. Menurutnya, Kasat Reskrim kurang memberi informasi.

"Ketika bertemu Kasat di RSUD, kemarin, saya menanyakan kasus pembobolan 14 rumah di Cibeber ditangani langsung Polres mana atau Polsek Cibeber, Kasat malah balik tanya pembobolan mana saya tidak tahu. Kalau kondisi demikian, maka kami yang biasa liputan di Polres sepakat untuk boikot," tandasnya. (spd)

 

 

Go to top