Ditengah Wabah Covid-19, Lanal Banten Bantu Pulihkan Perekonomian Masyarakat

Ditengah Wabah Covid-19, Lanal Banten Bantu Pulihkan Perekonomian Masyarakat

detakbanten.com Merak - Komandan Lanal Banten Letkol Laut (P) Budi Iryanto, M.Tr.Hanla melaksanakan Panen Raya Perdana tambak Ikan Bandeng program ketahanan pangan TNI AL, di Mangrove Pulau Cangkir (MAPUCA) Binaan Lanal Banten Desa Kronjo, Kecamatan Kronjo, Kabupaten Tangerang, Kamis (5/11/2020).

Danlanal Banten mengatakan seperti kita ketahui bersama bahwa dalam menghadapi masa pandemi Covid 19 yang melanda secara global diawal tahun 2020 menimbulkan dampak bukan hanya bidang kesehatan, namun juga diberbagai bidang dan sendi kehidupan masyarakat, terutama bidang ekonomi, sosial budaya, dan pendidikan serta bidang-bidang lainnya. 

"Rentetan dari dampak bidang perkonomian tersebut salah satunya langkah mengantisipasi adalah program ketahanan pangan diwilayah pesisir dengan tetap menjaga pelestarian alam serta membangun kreatifitas dengan pengolahan turunan mangrove dijadikan produk makanan," kata Danlanal usai Panen Budidaya Ikan Bandeng Program Ketahanan Pangan Lanal Banten, Kamis (5/11/2020).

Lebih lanjut, Danlanal Banten mengatakan Untuk mengantisipasi terjadinya krisis pangan adalah dengan melaksanakan ketahanan pangan mandiri, sesuai intruksi Kasal. Oleh karena itu TNI AL Banten ikut mempelopori usaha-usaha dalam mengatasi kesulitan rakyat dengan melaksanakan ketahanan pangan budidaya ikan bandeng dan konservasi mangrove sebagai bagian pembinaan Lanal Banten kepada kampung bahari nusantara.

"Harapannya dengan adanya ketahanan pangan budidaya ikan bandeng dan konservasi mangrove, mengolah tanaman mangrove menjadi berbagai produk makanan ini bertujuan untuk mempersiapkan ketahanan pangan bagi masyarakat setempat dan keluarga besar TNI AL khususnya Lanal Banten serta mengajak masyarakat untuk bersama - sama mendukung program ketahanan pangan dalam rangka mengantisipasi darurat pangan akibat pandemi Covid-19," paparnya.

Salah seorang masyarakat setempat, Gundan mengaku sangat terbantu sekali dengan adanya budidaya bandeng binaan Lanal Banten. Menurutnya bisa membantu perekonomian dan mengurangi angka pengangguran.

"Sangat luar biasa dengan adanya program budidaya ikan bandeng dari lanal ini karena apa?, satu bisa meningkatkan ekonomi yang kedua mengurangi pengangguran. Karena tambak ini kan butuh ditungguin salah satunya," ujarnya.

Ia mengaku bahwa untuk bisa memanen ikan bandeng prosesna lumayan cepat. Dari benih ke panen sekitar tiga bulan sampai empat bulan.

"Awal tahun pertama di panen hasilnya sangat luar biasa, itungan sekian bulan itu bandeng hasil budidaya dari TNI Angkatan Laut atau lanal itu sangat luar biasa manfaatnya. Untuk panen sekarang 3 sampai 4 ton, ini diangkatnya belum semua," tutupnya.

Diketahui luas lokasi tambak ketahanan pangan budidaya ikan bandeng binaan Lanal Banten sekitar 5 hektar dengan lahan yang telah digunakan 3,5 hektar. Penebaran benih awal dilakukan pada akhir bulan Juli 2020, berjumlah 60.000 ekor benih ikan bandeng, panen tambak ikan dilaksanakan 2 tahap yaitu tahap pertama pada bulan November dan tahap kedua pada bulan Desember 2020. (man)

 

 

Go to top