Detak Banten - Detak Berita Banten Seketika Menjangkau Dunia

Kotak Mencurigakan Gegerkan Warga Pasar Kemis

detakbanten.com TANGERANG -- Warga Perumahan Villa Tangerang Elok, Kelurahan Kutajaya, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang geger, Jumat (3/4/2026). Musababnya, warga menemukan kotak mencurigakan yang terletak di pinggir jalan.

DPD Golkar Kabupaten Tangerang Gelar Halal Bihalal

TANGERANG -- DPD Partai Golkar Kabupaten Tangerang menggelar acara halal bihalal di gedung DPD Partai. Golkar pada Jumat (3/4/3026), acara yang dihadiri ratusan pengurus Golkar tersebut berlangsung meriah, sebelum acara halal dimulai, panitia acara menyuguhkan berbagai menu makananan khas.

Dirut PERUMDAM TKR Dorong Semangat Kerja & Perkuat Komitmen Pelayanan Usai Lebaran Sebagai Langkah Persiapan WFH

Dirut PERUMDAM TKR Dorong Semangat Kerja & Perkuat Komitmen Pelayanan Usai Lebaran Sebagai Langkah Persiapan WFH

Detakbanten.com TANGERANG, -- Pelayanan yang optimal dapat berjalan bersamaan dengan semangat kerja yang tinggi. Momentum pasca libur lebaran senantiasa dapat dimanfaatkan sebagai awal untuk meningkatkan semangat dan energi baru dalam bekerja.

Bupati Beri Bantuan Pembangunan Rumah Layak Huni Bagi Warga Pakuhaji

detakbanten.com TANGERANG,–Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid melakukan kunjungan langsung ke salah satu rumah tidak layak huni di Desa Sukawali Kecamatan Pakuhaji, dan srcara langsung memberikan bantuan pembangunan rumah agar menjadi layak huni Rabu (1/4/26).

Bupati dan Wakil Bupati Hadiri Halal Bihalal di RSUD Tangerang

Bupati dan Wakil Bupati Hadiri Halal Bihalal di RSUD Tangerang

detakbanten.com TANGERANG-- , Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid dan Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah menghadiri acara halal bihalal yang digelar di Aula Lt. 3 RSUD Kabupaten Tangerang, Rabu (01/04/26)

Pemkab Tangerang Mulai Bangun Ruas Jalan Sepatan Pakuhaji Sepanjang 2,98 KM

detakbanten.com TANGERANG - Bupati Tangerang Moch Maesyal Rasyid meninjau pengerjaan ruas jalan gardu tanah merah tepatnya di Kelurahan Pakuhaji, Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang, Rabu (1/4/2026).

Gubernur Andra Soni: Warga Banten Tak Perlu Panik, Harga BBM Dipastikan Tidak Naik

detakbanten.com BANTEN - Gubernur Banten Andra Soni mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak melakukan panic buying atau antre berbondong-bondong di SPBU untuk membeli bahan bakar minyak. Pemerintah pusat sudah memastikan bahwa harga BBM tidak mengalami kenaikan usai munculnya isu BBM subsidi maupun BBM nonsubsidi yang mengalami penyesuaian harga di tanggal 1 April 2026.

Gubernur Banten Andra Soni Perintahkan ASN Hemat Energi Ketat! Ini Dampaknya bagi Kinerja dan Pelayanan Publik

detakbanten.com, BANTEN - Gubernur Banten Andra Soni menginstruksikan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten untuk menerapkan efisiensi energi secara ketat. Langkah ini diambil sebagai respons atas kondisi ketidakpastian global yang berdampak pada fluktuasi harga energi.

Instruksi tersebut disampaikan Andra Soni saat memimpin apel gabungan sekaligus halalbihalal bersama ASN di Lapangan Kantor Gubernur Banten, KP3B Curug, Kota Serang, Senin (30/3/2026). Ia menekankan bahwa penghematan penggunaan listrik dan air di lingkungan perkantoran harus menjadi perhatian serius.

"Sesuai dengan apa yang bisa kita lakukan, salah satunya adalah penghematan penggunaan air dan listrik," ujar Andra Soni di hadapan ribuan pegawai.

Budaya Hemat Energi

Andra menyoroti kebiasaan kecil yang sering diabaikan, seperti membiarkan lampu atau perangkat elektronik tetap menyala saat ruangan tidak digunakan. Menurutnya, perilaku diskonstruktif tersebut harus segera dihentikan.

"Saat meninggalkan ruangan, (listrik) harus dimatikan. Hal-hal sederhana seperti itu yang harus kita biasakan. Listrik itu digunakan untuk kepentingan masyarakat dan menunjang pekerjaan, bukan untuk pemborosan," tegasnya.

Ia menambahkan bahwa budaya hemat energi seharusnya tidak hanya dilakukan saat terjadi krisis, tetapi harus menjadi etos kerja sehari-hari. Meski demikian, ia meminta agar penggunaan energi tetap dilakukan secara proporsional sesuai kebutuhan operasional pelayanan publik.

Pemetaan Kerja Fleksibel

Selain efisiensi energi, Gubernur juga memerintahkan seluruh perangkat daerah untuk mulai memetakan jenis pekerjaan yang dapat dijalankan secara fleksibel (fleksibilitas kerja). Langkah ini didorong melalui penguatan sistem kerja berbasis digital tanpa mengurangi kualitas layanan kepada masyarakat.

"Saya minta dilakukan pemetaan jenis pekerjaan yang dapat dilakukan secara fleksibel dan penguatan sistem kerja digital. Namun, saya pastikan pelayanan publik tetap berjalan optimal. Kinerja tidak boleh menurun dalam kondisi apa pun," imbuhnya.

Momen Kembali Beraktivitas

Apel gabungan ini menandai hari pertama ASN Pemprov Banten kembali bekerja secara penuh di kantor. Sebelumnya, para pegawai sempat menerapkan sistem Work From Anywhere (WFA) selama tiga hari pascalebaran.

Usai apel, suasana hangat menyelimuti Lapangan Kantor Gubernur Banten. Gubernur Andra Soni didampingi Wakil Gubernur Achmad Dimyati Natakusumah dan Sekretaris Daerah Deden Apriandhi tampak bersalaman dengan para ASN sebagai bagian dari tradisi halalbihalal Idulfitri 1447 H.

Banten Darurat Sampah? Ini Langkah Cepat Pemerintah Ubah Ribuan Ton Sampah Jadi Listrik

Banten Darurat Sampah? Ini Langkah Cepat Pemerintah Ubah Ribuan Ton Sampah Jadi Listrik

detakbanten.com, SERANG,– Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid menghadiri kegiatan bersama Menteri Lingkungan Hidup RI, Hanif Faisol yang digelar di Aula KP3B Serang, Jumat (27/3/26).

Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Pemerintah Provinsi Banten dengan Pemerintah Kota Serang, Kota Cilegon, dan Kabupaten Serang tentang Penyelenggaraan Pengelolaan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL), serta dilanjutkan dengan Rapat Percepatan PSEL untuk wilayah Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang, dan Kota Tangerang Selatan.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Tangerang,Maesyal Rasyid menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten/kota dalam percepatan penanganan sampah. Menurut dia, permasalahan sampah merupakan tantangan bersama yang harus ditangani secara kolaboratif dan terintegrasi

“Pemerintah Kabupaten Tangerang sangat mendukung dan siap berkolaborasi dalam percepatan program pengelolaan sampah menjadi energi listrik ini sebagai solusi jangka panjang yang berkelanjutan,” ujar Bupati Maesyal Rasyid

Ia menambahkan bahwa Pemerintah Kabupaten Tangerang terus berkomitmen untuk memenuhi seluruh persyaratan yang diperlukan, baik dari sisi administrasi maupun kesiapan lokasi, agar pelaksanaan program PSEL dapat segera berjalan.

“Kami juga siap mempercepat proses yang masih berjalan, termasuk penyelesaian administrasi. Harapannya, program ini dapat segera terealisasi sehingga mampu mengurangi beban sampah sekaligus memberikan manfaat energi bagi masyarakat,” lanjutnya.

Lebih lanjut, Bupati juga menekankan pentingnya pengelolaan sampah dari hulu yang terintegrasi dan peningkatan kesadaran masyarakat dalam membuang dan memilah sampah

“Selain pembangunan sarana dan prasarana, edukasi kepada masyarakat untuk tidak buang sampah sembarangan dab memilah sampah organik dan anorganik juga menjadi kunci keberhasilan. Dengan begitu, pengelolaan sampah akan lebih efektif dan efisien,” jelasnya.

Menteri Lingkungan Hidup RI, Hanif Faisol, menyampaikan bahwa kolaborasi antara daerah di Provinsi Banten, khususnya Serang Raya Cilegon dan Tangerang Raya, merupakan langkah strategis dalam menyelesaikan persoalan sampah secara nasional.

“Dua kawasan ini berkontribusi lebih dari 5.000 ton sampah perhari yang akan diselesaikan melalui fasilitas pengolahan sampah menjadi energi listrik. Ini merupakan langkah konkret dalam mendukung target nasional penyelesaian sampah,” ujar Hanif

Ia juga menegaskan bahwa pemerintah pusat telah menargetkan percepatan penyelesaian berbagai persyaratan administrasi dan teknis dalam waktu singkat, sehingga proses pembangunan fasilitas PSEL dapat segera direalisasikan.

Sementara itu, Gubernur Banten, Andra Soni menegaskan bahwa permasalahan sampah merupakan isu serius yang harus ditangani secara bersama-sama dan berkelanjutan, bukan hanya pemerintah dan masyarakat namun juga dunia usaha atau pihak swasta lainnya

“Setiap masyarakat di Banten memproduksi sekitar 0,7 kilogram sampah perhari. Dengan jumlah penduduk yang besar, ini menjadi tantangan yang harus segera kita selesaikan melalui sistem pengelolaan yang modern dan terpadu,” ungkapnya.

Ia berharap program pengolahan sampah menjadi energi listrik dapat segera terealisasi, sehingga pemerintah daerah dapat lebih fokus pada pengelolaan sampah dari hulu, termasuk edukasi dan pembinaan masyarakat.

"Saya berharap program ini dapat terealisasi secepatnya, sehingga pemerintah daerah pun dapat lebih fokus dalam penanganan sampah, termasuk edukasi dan pembinaan kepada masyarakat," ujarnya

Bupati Tangerang Pantau Disdukcapil, Layanan KTP & KK Tetap Lancar Pasca Idulfitri!

detakbanten.com, TANGERANG - Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid melakukan pemantauan langsung terhadap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) penyelenggara layanan publik pasca libur Hari Raya Idulfitri, khususnya di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) dan beberapa OPD lainnya, Rabu, (25/3/26).

Pada kesempatan tersebut, Bupati Maesyal Rasyi bersama Sekretaris Daerah, Asisten III, serta jajaran Badan Kepegawaian Daerah (BKD) menegaskan bahwa tinjuannya tersebut guna memastikan OPD yang bersentuhan langsung dengan masyarakat tetap berjalan optimal.

“Hari ini setelah kita halal bihalal, saya bersama Pak Sekda dan jajaran datang ke Disdukcapil untuk melihat langsung pelayanan. Alhamdulillah, pelayanan tetap berjalan meskipun sebagian besar layanan KTP dan KK sudah dilaksanakan di kecamatan, sehingga keluhan masyarakat semakin berkurang,” ujar Bupati Maesyal Rasyid

Dia menjelaskan bahwa sejumlah layanan strategis masih dipusatkan di Disdukcapil, di antaranya: perbaikan data KTP seperti kesalahan nama atau tanggal lahir, layanan perpindahan antar daerah, serta pencatatan sipil seperti pernikahan non-muslim, akta perceraian dan pelayanan untuk Warga Negara Asing (WNA)

Bupati juga mengapresiasi terobosan Disdukcapil yang telah mendistribusikan pelayanan administrasi kependudukan ke tingkat kecamatan. Menurutnya, langkah efektif tersebut merupakan upaya nyata untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat.

“Pelayanan KTP sekarang sudah banyak dilakukan di kecamatan. Hanya untuk blanko KTP elektronik memang tetap menjadi kewenangan Dukcapil karena harus terintegrasi dengan database pusat. Alhamdulillah stok blanko hingga Desember aman dan didistribusikan rutin setiap minggu ke kecamatan,” jelasnya.

Dia menyebut, berdasarkan data Disducapil, jumlah wajib KTP di Kabupaten Tangerang, saat ini mencapai sekitar 2,5 juta jiwa. Sebanyak 99 persen telah terlayani, sementara sisa 1 persen atau sekitar 25 ribu penduduk masih dalam proses pelayanan di tingkat kecamatan.

“Artinya bukan tidak dilayani, tetapi sedang diproses di kecamatan. Ini menunjukkan komitmen kita dalam meningkatkan mutu pelayanan kepada masyarakat,” tegasnya.

Selajutnya, terkait sistem kerja Aparatur Sipil Negara (ASN) pasca libur lebaran, Bupati menyampaikan bahwa sebagian ASN masih menerapkan skema Work From Anywhere (WFA) dan Work From Home (WFH) secara terbatas.

“Mulai hari ini, untuk dinas yang tidak langsung bersentuhan dengan pelayanan masyarakat, diberlakukan 50 persen WFA/WFH. Sementara OPD yang bersentuhan langsung dengan masyarakat seperti Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, rumah sakit, puskesmas, BPBD, DLH, dan Satpol PP tetap bekerja 100 persen,” ungkapnya.

Ia juga menegaskan bahwa meskipun terdapat kebijakan kerja fleksibel, pelayanan publik tetap menjadi prioritas utama dan harus berjalan tanpa gangguan.

“Pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan. Bahkan di kecamatan dengan jumlah wajib KTP yang tinggi, pelayanan tetap dibuka hingga Sabtu malam pada minggu pertama dan ketiga setiap bulannya,” pungkasnya.

Go to top