Sekda Hadiri Peletakan Batu Pertama Meajid Alkautsar
BKSDA Serang Lepas Liarkan 1812 Ekor Burung Hasil Siataan
detakbanten.com SERANG - Balai Konservasi sumber daya alam (BKSDA) kelas I Serang lepas liarkan sebanyak 1812 ekor burung berbagai macam jenis yang tidak dilengkapi surat ijin/dokumen (SATS-DN) dari BKSDA dan surat/dokumen (SKKH) dari Balai karantina Pertanian.
Bupati Zaki Buka Dialog Pembangunan Dengan Mahasiswa
detakbanten.com TIGARAKSA -- Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar membuka dialog dengan sejumlah elemen mahasiswa yang terdiri dari HMI, PMII , GMNI, HIMATA, ITMI, IMKT, HIMAPUTRA dan organisasi masyarakat dan kepemudaan pada Kamis 28 Nopember 2019 di ruang bola Sundul Puspemkab Tangerang.
Seorang Mayat Lelaki Ditemukan di Area Kebun Milik Anggota DPR RI
detakbanten.com SERANG - Seorang seorang berjenis kelamin laki laki di temukan tak bernyawa di area kebun milik Anggota DPR RI, tepatnya di kampung Bojong Salam Kelurahan Curug Kecamatan Curug, Kota Serang. Rabu, 27/11/2019.
Polres Cilegon Gagalkan Penyelundupan 1.812 Ekor Burung Illegal di Banten
detakbanten.com Cilegon - Kepolisian Resor Cilegon, Polda Banten, menggagalkan upaya penyelundupan sebanyak 1.812 ekor burung. Ribuan ekor burung ini diduga berasal dari kawasan hutan Sumatera Selatan.
Kampanye Pilkades Kecamatan Balasuka Hanya Bersipat Dialogis
Diduga Judi Taruhan Pilkades, Warga Jayanti Dibekuk Polisi
Kasus Genset RSUD Banten, Kejati Periksa Pokja dan Pihak Terkait
Masuk di Liga 1, Persita Diarak Suporter Ke Pemkab Tangerang
Detakbanten.com, TIGARAKSA - Persita akhirnya bisa memastikan diri lolos ke kasta kompetisi tertinggi di sepak bola Indonesia, Liga 1, pemain Persita Tangerang diarak langsung oleh suporter dan pendukung menuju Pemkab Tangerang pada Rabu (27/11/2019).
Diduga Telah Menerima Aliran Dana TPPU Wawan, NGO Banten Tuntut Bupati Serang Mundur
detakbanten.com, SERANG - Elemen masyarakat yang tergabung dalam Presidium NGO Banten melakukan aksi unjuk rasa turun kejalan menuntut Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah agar mundur dari jabatannya karena diduga telah menerima aliran dana terkait kasus Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) dari Tubagus Chaeri Wardana atau Wawan.





































