“Alhamdulillah, hari ini kami diberi kemenangan. Untuk putaran selanjutnya, kita gasss terusss,” ujar Maria usai pertandingan.
Mengandalkan deretan pemain muda seperti Fawaz, Satria, Afghan, Malik, dan Rendy di lini serang, Si Eneng FC tampil berani dan beberapa kali merepotkan barisan pertahanan Garuda RW 22 yang dikomandoi Yogas, Idet, Papang, dan Ali.
Sebaliknya, lini depan Garuda yang diperkuat pemain kawakan Agus Salim, Usep, Arul, Piyan, dan Jenico, kesulitan menembus pertahanan solid Si Eneng yang digalang Garnis, Iful, Sakti, dan Angga.
Pertandingan berdurasi 2 x 30 menit itu pun berjalan ketat. Sepanjang laga, gawang Si Eneng yang dikawal Aryo tetap perawan. Gol semata wayang justru tercipta melalui titik putih.
Gol penalti Si Eneng lahir dari kesalahan dua pemain belakang Garuda yang gagal mengantisipasi arah bola di dalam kotak penalti. Bola mengenai tangan Yogas, membuat wasit Andre Boteng tanpa ragu menunjuk titik putih di depan gawang yang dijaga Rahmat.
Satria yang maju sebagai eksekutor tampil dingin. Sepakannya ke pojok kanan gawang tak mampu dijangkau Rahmat. Skor 1-0 bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, tekanan demi tekanan dilancarkan Garuda RW 22 yang tertinggal satu gol. Tensi pertandingan meningkat, rotasi pemain pun dilakukan demi mengejar gol penyama kedudukan.
Ancaman demi ancaman sempat membuat gawang Aryo berada dalam bahaya, terutama melalui skema bola-bola mati. Namun hingga tambahan waktu tiga menit di babak kedua berakhir, Garuda RW 22 gagal membobol gawang Si Eneng. Peluit panjang wasit Andre Boteng memastikan kemenangan 1-0 bagi Si Eneng FC.
Hasil ini mengantar Si Eneng FC melangkah ke babak 32 besar Pakujaya Cup Xl 2026. Pada fase berikutnya, mereka akan menantang pemenang laga antara Tusuk Sate kontra Assyabab FC.
Kapten Si Eneng, Garnis, menilai timnya masih membutuhkan pembenahan jelang babak 32 besar. “Kita lihat tadi, masih perlu tambal sulam. Untuk 32 besar nanti, tim harus dipersiapkan lebih matang dan lebih bagus lagi,” ujarnya.
Meski berstatus sebagai tim debutan di Pakujaya Cup Xl, Garnis menegaskan anak-anak Si Eneng tak boleh gentar menghadapi lawan mana pun.
“Di lapangan semua sama. Mau lawan tim berisi pemain senior yang malang melintang di klub profesional, tidak perlu takut. Walaupun debutan, target kami jelas: menang di setiap pertandingan,” tegasnya.
Sementara itu, laga lanjutan Pakujaya Cup Xl 2026 akan bergulir pada Senin (4/5/2026), mempertemukan tim spesialis tarkam Golok Setan dari Kecamatan Pondok Aren melawan Mokodo FC asal Jakarta Barat.
