Pertemuan Biem Benyamin dan Suhendar, Mewujudkan Tangsel Lebih Baik

Pertemuan Biem Benyamin dan Suhendar, Mewujudkan Tangsel Lebih Baik
detakbanten.com TANGSEL - Mulai panas suhu politik jelang Pilkada Tangsel 2020 sudah terlihat dengan klaim para bacawalkot akan partai sebagai kendaraan politik di pilkada nanti.
 
Munculnya para bacawalkot dari berbagai kalangan profesi hingga petahana, membuat pilkada Tangsel jadi sorotan dan perbincangan di publik saat ini. 
 
Dari sekian banyaknya bacawalkot Tangsel, ada yang jadi perhatian khusus yaitu manuver politisi dari partai Gerindra yang digadang-gadang maju dari internal partai Biem Benyamin.
 
Putra almahrum legenda aktor komedi asli betawi Benyamin Sueb ini, kali ini melakukan pertemuan khusus dengan tokoh muda asli Tangsel Suhendar.
 
Pertemuan dengan bakal calon (Balon) walikota (Walkot) dari jalur perseorangan Suhendar berlangsung secara tertutup di kawasan Ciputat Timur, Rabu (05/02/2020) sore. Mengenakan kemeja putih Suhendar hanya didampingi satu orang timnya. Sementara Biem, dengan gaya khasnya memakai kaos singlet warna hitam.
 
Pembicaraan berlangsung sekitar satu jam ini terlihat cukup serius. Momentum pertemuan dua tokoh ini terasa politis karena dilakukan jelang pembukaan pendaftaran bakal calon perseorangan akhir Februari nanti. Nah, ini bisa saja dimaknai bakal ada pembicaraan mengarah koalisi ke depannya.
 
Dalam keterangannya, Biem mengatakan, komunikasi dengan Suhendar hanya ajang silaturahmi. Ia mengaku selama ini hanya mengenal Suhendar lewat baliho ataupun spanduk di jalan-jalan. Ketika ada momentum untuk berjumpa, kenapa tidak dilakukan.
 
“Saya lihatnya pak Suhendar cuma di jalan-jalan saja. Itu pun karena banyaknya poster beliau yang dipasang. Ketika ada kesempatan bertemu, ya, saya lakukan. Silaturahmi kan sangat bagus,” katanya.
 
Ia mengaku dalam pertemuan tersebut dibicarakan banyak hal. Terutama gagasan bagaimana mewujudkan Kota Tangsel agar lebih baik lagi. Masalahnya apa saja dan bagaimana mencari solusi. Persoalan seperti pendidikan, kesehatan, dan lain sebagainya banyak dibahas. Yang pasti ada semangat untuk sama-sama mewujudkan agar kota ini semakin bagus.
 
Disinggung soal pembicaraan koalisi, Biem enggan berkomentar terlalu jauh. Ini lantaran Suhendar tengah fokus mengumpulkan puluhan ribu KTP sebagai syarat maju dari calon perseorangan.
 
“Sebentar lagi kan mau dibuka pendaftaran jalur perseorangan. Pak Suhendar lagi fokus disitu. Jadi kita bicara tentang sejumlah persoalan di Tangsel saja. Terutama pendidikan dan kesehatan. Itu saja kok,” ujarnya.
 
Biem mengaku pertemuan dengan sejumlah bakal calon adalah bagian dari ikhtiarnya untuk menjalin silaturahmi. Nantinya juga bakal ada bertemu dengan tokoh-tokoh Kota Tangsel.
 
“Saya kan orang politik. Setiap langkah kerap dimaknai secara politis. Bertemu dengan sejumlah bakal calon itu hanya silaturahmi. Ingin mengenal. Kan jadi punya banyak teman juga,” ungkapnya.
 
Hal senada disampaikan Suhendar. Ia mengaku bertemu Biem juga bagian dari silaturahmi.
 
“Pak Biem kan senior saya. Sekarang mau pilkada, kita bertemu bahas banyak hal. Ya, ngobrol-ngobrol saja,” katanya.
 
Meski begitu, Suhendar mengaku ada kesamaan dalam memandang politik di Tangsel hari ini. Yakni punya semangat pembaruan supaya kota ini lebih maju dan berkembang lagi.
Go to top