Kemendagri Luncurkan ADM, Dedi Budiawan: Insya Allah Tangsel Segera Miliki ADM

detakbanten.com TANGSEL - Inovasi terbaru dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri)  Anjungan Dukcapil Mandiri (ADM) untuk mencetak dokumen kependudukan, dalam waktu dekat ini akan hadir di Kota Tangerang Selatan.
 
Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Dedi Budiawan, mengapresiasi dengan diluncurkan ADM oleh Kemendagri. Kota Tangerang Selatan dengan salahsatu mottonya Modern akan segera mengaplikasikan ADM dalam waktu dekat ini. ADM memberikan kemudahan dan kecepatan bagi warga Tangsel mengurus eKTP dan dokumen lainnya.
 
"Insya Allah dalam waktu dekat ini ADM sudah ada di Tangsel, kita (Tangsel_red) bisa jadi yang pertama menggunakan ADM di Indonesia," ujarnya, saat dihubungi via seluler terkait dengan diluncurnya inovasi terbaru dari Kemendagri, Sabtu (16/11/2019).
 
Ketika ditanyakan kapan mesin Anjungan Dukcapi Mandiri (ADM), siap diluncurkan di Tangsel, Dedi belum memberi tahu kan pasti waktu peluncuran mesi ADM.
 
"Tinggal tunggu waktu yang tepat, sabar dah barangnya lagi di buat dulu." tandasnya.
 
Seperti dilansir dari detik.com, Kemendagri mengklaim warga bisa mencetak e-KTP dalam waktu kurang dari 2 menit, dengan menggunakan mesin ADM.
 
"Inovasi ini dirancang khusus agar masyarakat bisa mencetak dokumen dengan cepat, mudah, gratis, dan berstandar sama tanpa diskriminasi. Melalui ADM, kita bisa mencetak sendiri KTP-el, KIA, akta lahir, kartu keluarga, akta mati," ujar Dirjen Dukcapil Kemendagri Zudan Arif Fakrulloh dalam keterangan tertulis, Sabtu (16/11/2019).
 
Zudan mengatakan sistem ADM bekerja dengan pengamanan NIK, PIN, dan QR code. Mesin ini ditargetkan diaplikasikan di berbagai daerah mulai tahun ini dan akan dimasukkan ke dalam e-katalog pengadaan barang.
 
"Sejauh ini daerah sudah banyak yang mau beli. Saya yakin kepala daerah yang ingin memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat pasti butuh," ujar Zudan.
 
Cara Kerja ADM
 
Setelah memiliki PIN atau QR code, masyarakat sudah bisa menggunakan ADM, yang rencananya bakal ditempatkan di area-area publik, seperti mal, perkantoran, pasar, dan pusat keramaian lainnya. Pada tampilan awal mesin ADM ada tiga menu pilihan. Pilih salah satu, sidik jari, NIK, atau QR code, untuk mencetak data kependudukan yang diinginkan. Kemudian akan muncul perintah 'silakan cetak', disertai tampilan menu mau menggunakan PIN atau menggunakan QR code.
 
Saat uji coba, Kemendagri mengklaim pencetakan e-KTP membutuhkan waktu 1 menit 30 detik. Proses lebih cepat jika memilih menggunakan menu QR code, hanya butuh waktu sekitar 1 menit.
 
"Kalau sudah teregistrasi, itu PIN atau QR code akan berlaku dua tahun. Karena takut disalahgunakan. Selain itu, untuk memastikan orangnya masih ada apa nggak," kata Kasubdit Sistem Informasi Administrasi Kependudukan Dukcapil Erikson P. 
« December 2019 »
Mon Tue Wed Thu Fri Sat Sun
            1
2 3 4 5 6 7 8
9 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 31          
Go to top