Warga Taman Royal Tanam Pisang di Jalan

detakbanten.com Kota Tangerang - Warga Perum Taman Royal Kota Tangerang mengelar aksi demo dan tanam pohon pisang di sepanjang jalan perumahan tersebut.

Diketahui, sebanyak 2.000 Kepala Keluarga (KK) telah 17 tahun tinggal di perumahan tersebut namun dikabarkan sampai sekarang tidak pernah mendapatkan fasilitas akses jalan yang layak.

Wakil Ketua Paguyuban Warga Taman Royal Yusro Hartono mengatakan, aksi demo yang digelar oleh pihaknya merupakan bentuk penagihan janji terhadap pihak pengembang PT Cahaya Baru Reality.

“Ini kita lakukan sebagai bentuk tanggung jawab kami sebagai warga terhadap lingkungan, kami juga sudah tinggal disini sudah bertahun-tahun, namun belum pernah menikmati fasilitas yang baik dari pihak pengembang,” terang Yusro.

Dia melanjutkan, jika tuntutannya tidak juga dipenuhi oleh pengembang, warga bakal Taman Royal kembali menggelar aksi demo dengan jumlah massa yang lebih besar lagi.

“Kami dibohongin terus, maka akan menghimpun kekuatan untuk melawan kedzoliman PT Cahaya Baru Reality dan kami juga memohon kepada Pemerintah Daerah untuk menolong dan memperhatikan kita,” ungkapnya.

Lebih dalam ia mengatakan, tuntutan dari aksi demo ini sangat sederhana, pihaknya hanya meminta jalan diperbaiki dan penerangan jalan umum (PJU) segera dibangun.

“Pada 1 April 2018 lalu pengembang berjanji untuk memperbaiki akses jalan di Perum Taman Royal, tapi nihil dan bohong, jika kami bergerak baru mereka mau memperbaiki, tapi jika kami dia, mereka juga diam,” ujarnya.

Dirinya menambahkan, jika aksi demo tak juga dipenuhi, maka pihaknya akan menyegel kantor pemasaran dan menyita asetnya.

“Kami akan menyegel dan menyita asetnya, karena, akibat rusaknya jalan ini telah banyak menelan korban, harapan kami selaku warga Taman Royal supaya pengembang bisa memperbaiki jalan secara permanen, kalau tidak kami akan terus berdemo,” tandasnya.

« October 2018 »
Mon Tue Wed Thu Fri Sat Sun
1 2 3 4 5 6 7
8 9 10 11 12 13 14
15 16 17 18 19 20 21
22 23 24 25 26 27 28
29 30 31        
Go to top