Kapolres Memastikan Saat Kebakaran Terjadi Gerbang Dipastikan Tidak Terkunci

 Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Harry Kurniawan Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Harry Kurniawan Khanif

detakbanten.com KAB. TANGERANG-Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Harry Kurniawan memastikan gerbang pabrik mercon yang terbakar tidak digembok. Menurutnya, sejumlah korban selamat mengaku menyelamatkan diri melalui gerbang yang sebelumnya diisukan digembok.

"Dipastikan tidak digembok, pintu gerbang itu malah terbuka lebar. Beberapa korban mengatakan melalui pintu samping karena tidak bisa melihat jalan ke pintu utama," ujar Harry ditemui di lokasi, Jumat (27/10/2017).

Selain gerbang, korban banyak menyelamatkan diri dari samping. Mereka memanjat tembok dan turun melalui tangga. Saat ini, beberapa tangga bambu masih terlihat ada di lokasi. Pihak kepolisian melakukan olah TKP dengan membawa saksi ke tangga itu. Kepada polisi, saksi mengatakan, ia dan rekan-rekannya memanjat tembok saat kebakaran terjadi.

Terkait banyaknya korban tewas tak sempat menyelamatkan diri, Harry menduga api menjalar dengan cepat dan hebat. "Ini mengakibatkan korban, info didapatkan api sangat cepat sekali dan kobaran api sangat besar sekali," ujarnya.

Sebelumnya, Komandan Petugas Pemadam Kebakaran Tangerang, Darda Khadafi, yang tiba di lokasi saat pabrik masih terbakar, mengaku menemukan pintu gerbang dalam kondisi terkunci. Selain itu, beberapa warga sekitar pabrik juga menyebut karyawan menggedor-gedor pintu gerbang.

Tio, pengelola gedung serbaguna Salembaran Raya di seberang pabrik kembang api, juga menyebut hal yang sama. Dia mengatakan, setelah ledakan pertama, terdengar suara pegawai yang menggedor-gedor gerbang depan pabrik tersebut. "Selain memukul-mukul gerbang itu dari dalam, mereka juga berteriak meminta tolong," kata Tio. Seperti diketahui, pabrik itu berpagar besi setinggi tiga meter dan temboknya setinggi sekitar lima meter.

Go to top