Warga Serang Diresahkan Trek Jalanan

Ilustrasi Ilustrasi

detakbanten.com SERANG – Sejumlah warga dan pengendara di jalan Ahmad Yani, tepatnya lampu merah sumur pecung mengaku resah dengan adanya aktifitas trek motor di jalan raya menjelang sahur. Pasalnya, pelaku trek motor tersebut kerap ugal-ugalan, dan membahayakan pengendara yang tengah melintas.

Indra warga Sumur Pecung mengatakan, aktifitas tersebut kerap dilakukan oleh anak muda menjelang sahur, sehingga menjadi tontonan warga dan pengendara lain.

"Memang sih jadi tontonan. Tapi ini juga mengganggu kami karena suara knalpotnya bising," katanya, Senin (29/06/15) dini hari.

Senada dikatakan Essa pengendara motor. Menurutnya, aksi ugal-ugalan pengendara trek motor juga kerap membahayakan pengendara dengan balapan saat arus kendaraan ramai.

"Saya juga sampai berhenti dulu ke pinggir, daripada ditabrak," ungkapnya.

Essa berharap, pihak Kepolisian Polres Serang dapat melakukan penindakan terhadap aksi balapan liar tersebut yang membahayakan nyawa orang lain.

"Harusnya polisi yang nanganin agar masyarakat dan pengendara merasa nyaman. Apalagi ini cuma 100 meter dari Mapolres Serang, masa dibiarkan begitu saja," tegasnya.

Go to top