Diduga Teroris Wanita Beranak Dua Ditangkap Di Curug

Curug- Polisi menunjukan rumah kontrakan yang diduga teroris,Rabu (27/11)dt Curug- Polisi menunjukan rumah kontrakan yang diduga teroris,Rabu (27/11)dt
CURUG - Diduga terlibat jaringan teroris seorang ibu muda yang belum diketahui identitasnya ditangkap Densus 88 Jumat (22/11) dinihari. Ditangkapnya seorang ibu dan kedua anaknya ini terjadi sebuah rumah kontrakan di RT 05/01 Desa Kadu, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang. 
Penangkapan yang tergolong rapi ini tidak tercium media manapun, baik lokal maupun media nasional baru mengetahui aksi penangkapan ini, Rabu (27/11). Bahkan pihak kepolisian setempat juga mengetahui kejadian ini dari warga sekitar yang melapor. 
Ketua RT 05/01 Desa Kadu, Sujai memaparkan, pada Jumat sekitar pukul 02.00 WIB dinihari, dirinya kedatangan tiga orang yang mengaku anggota kepolisian. Dirinya diminta tolong untuk mengantarkan ke tiga anggota polisi ini menghampiri perempuan terduga teroris. 
"Saya sendiri semula tidak percaya jika perempuan ini yang ngotrak baru enam bulan itu merupakan jaringan teroris. Saat ditangkap, wanita tersebut tidak melakukan perlawanan," ujar Sujai, kepada wartawan. 
Saat ketiga anggota polisi ini mengetuk pintu kontrakan, enam polisi lainya sudah bersiap-siaga di mesjid dan pinggir tol yang tak jauh dari kontrakan tersebut. Selain membawa ibu yang diduga teroris dan kedua anaknya bernama Ibrohim (6) dan Asmaul Husna (3) polisi juga menemukan senjata api jenis pistol di rumah kontrakan berukuran 3x3 meter tersebut. 
Sementara pemilik kontrakan, Sarwiti mengatakan, dirinya menerima penyewa kontrakan bermana Cahyo Purnomo (36) beserta istri dan kedua anaknya enam bulan lalu. Meski tidak menunjukkan identitasnya, orang yang diduga teroris ini mengaku berasal dari Sukoharjo. 
"Suaminya mengaku dari Sukoharjo, sementara istrinya mengaku dari Kabupaten Serang, Banten. Karena mereka tidak mencurigakan, ya saya terima saja untuk menempati kontrakan disini," ujar Sarwiti. 
Memang keduanya tergolong tidak pernah bergaul. Suaminya yang mengaku sopir mobil rental ini sering datang larut malam. Sementara istrinya keseringan di dalam rumah tanpa gaul dengan warga sekitar. Hanya saja kedua anaknya yang sering keluar dan belajar ngaji di mesjid sekitar. (vj)
 
Go to top