Akademisi Sayangkan Beredarnya LKS Berbau Porno

Akademisi Sayangkan Beredarnya LKS Berbau Porno

TIGARAKSA - Akademisi sekaligus pengurus Inti Asosiasi Perguruan Tinggi Indonesia Banten    menyayangkan beredarnya  buku LKS berbau seks di SDN 2 Kampung Melayu, Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang.

Menurutnya, sebagai pemerhati pendidikan pihaknya mendesak agar Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang segera menarik buku paket tersebut. Jika tidak dikhawatirkan akan merusak mental anak.

"Dinas Pendidikan harus segera menarik LKS berbau porno itu, jika tidak dikhawatirkan akan merusak moral anak-anak SD," ujarnya.

Menurut isbandi , Seringnya istilah yang kurang pantas dalam konten bahan ajar bagi peserta didik menunjukkan belum tertatanya sasaran hasil bahan ajar dalam membentuk karakteristik siswa. Selain itu juga telihat lemahnya pengawasan dari dinas terkait terhadap bahan ajar.

"Dinas terkait dan stakeholder harus mulai melakukan pengawasan secara ketat. Terutama dalam proses pembuatan bahan ajar," ujarnya.

Dengan beredarnya LKS berbau porno iti menunjukkan lemahnya pengawasan dari Dinas maupun lembaga penyelenggara pendidikan. Mereka (Dindik dan sekolah-res) telah lalai sehingga kecolongan.

Tidak menutup kemungkinan buku tersebut juga tersebar di sekolah lain di Kecamatan Kosambi maupun di kecamatan lainnya.

Kepala UPT Pendidikan Kecamatan Teluknaga Suyadi mengaku dirinya sudah melakukan kroscek terhadap informasi beredarnya LKS berbau porno ini. Setelah dilakukan penelusuran memang ditemukan materi pembahasan yang berbau seks fulgar.

"Materi yang terdapat dalam LKS ini kurang baik untuk anak-anak, saya rasa perlu ditarik dari sekolah," ujarnya. (Vj) 

Go to top