Hewan dan Tumbuhan Ilegal Diserahkan ke Taman Safari

Hewan dan Tumbuhan Ilegal Diserahkan ke Taman Safari

Bandara- Penitipan hewan ilegal sebanyak 782 yang dilakukan oleh Balai Besar Karantina Pertanian Bandara Soekarno – Hatta kepada Taman Safari, Selasa (26/11/2013).

Hewan – hewan yang dititipkan sementara di taman Safari, merupakan hasil tangkapan selama 4 bulan terakhir dari Juni sampai November 2013.

Menurutk keterangan Musyafat Fauzi selaku Kepala Balai Besar Karantina Pertanian mengatakan hewan ilegal yang telah diamankan akan dititipkan ke taman Safari.

Hewan – hewan yang dititipkan ke taman safari sudah di data terlebih dahulu guna untuk pengambilan kembali hewan yang telah dititipkan atau bisa juga sebagai catatan yang perbulannya akan ada laporan perkembangan hewan tersebut, jika hewan yang dititipkan ada yang meninggal maka hewan tersebut tidak boleh langsung dimusnahkan tapi harus ada bukti jika hewan itu benar – benar meninggal karena ini sesuai dengan perjanjian yang disepakati, ujarnya.

Musyafat menjelaskan, hewan – hewan yang dititipkan agar pihaknya dapat mengontrol perkembangan hewan dengan mudah jika tidak dititipkan ke kebun binatang maka bisa menjadi beban dan juga dapat mengganggu kinerja dalam hal pengawasan disini. Ia juga menambahkan bahwa barang ilegal yang masuk saat ini masih dalam jumlah yang normal, katanya.

Untuk orang yang membawa barang ilegal (tumbuhan dan hewan) pihak Karantina hewan dan tumbuhan tidak memberikan sanksi atau dalam arti orang tersebut akan dilepaskan. Namun jika diluar Karantina seperti Bandara, Pelabuhan maka akan diberikan sanksi, tuturnya lagi.

Karena selalu ada barang ilegal yang masuk, rencananya pihak Karantina akan merevisi UU No.16/1992 tentang Karantina yang berisi jika ada yang kedapatan membawa barang ilegal maka akan didenda sebesar Rp. 300.000.000 sampai 1 Milyar. Sebelum kita melakukan denda tersebut kita akan periksa terlebih dahulu tergantung dengan barang apa yang dibawanya.

Sementara, Kiper Reptil Taman Safari Muryanto mengatakan hewan yang dititipkan akan dirawat dan dilestarikan agar dapat berkembang biak karena taman safari juga sebagai Lembaga Konservasi hewan, ucapnya.
Jika sudah berkembang biak, Muryanto tidak menutup kemungkinan hewan – hewan yang dirawat ditaman safari akan dikembalikan ke negaranya seperti Kura – Kura Indian Star.

Untuk sementara ini, hewan dan tumbuhan selain diserahkan ke taman safari juga dimusnahkan sebanyak 1,5 ton daging dan tumbuhan.  Seperti Brassica (jepang) seberat 600 Kg, Paprika Powder (Spanyol) berat 150 Kg dan Blackcurrant Midgets (Inggris) seberat 100 Kg dengan estimasi mencapai kurang lebih sekitar Rp. 900.000.000, tungkasnya. (Ayu)

Go to top