Bule Swedia Ikuti Rapat Paripurna

Setu- Delegasi dari Swedia bersama Walikota Tangsel,Airin Rachmi Diany, saat Sidang Paripurna.Kamis (14/11) Setu- Delegasi dari Swedia bersama Walikota Tangsel,Airin Rachmi Diany, saat Sidang Paripurna.Kamis (14/11)

TANGSEL- Ada suasana berbeda dari rapat paripurna di gedung DPRD Kota Tangsel. Tiga orang "bule" asal Swedia memantau jalannya rapat paripurna tersebut.

Paripurna yang menagendakan pembahasan perubahan Perda 6/2010 mengenai organisasi pemerintahan daerah inipun memakai dua bahasa, yakni bahasa Indonesia-Inggris melalui penerjemah.

Ketiga bule ini diketahui petinggi di kota Timra, Swedia. Ketiganya yakni, Wakil Walikota Tony Anderson, kepala Dinas Maria Esping serta seorang staf penghubung luar negeri BO Markuson. Ketiganya serius mengikuti jalannya rapat paaripurna yang dihadiri pimpinan dewan serta sejumlah kepala dinas.  

Sebelumnya, Kota Timra dengan Kota Tangsel sudah terjalin kerjasama wakil walikota Tangsel Benyamin Davnie beserta rombongan beberapa waktu lalu mengunjungi kota yang ada dibelahan eropa barat tersebut.

"Ini kunjungan balasan, kedepannya memang akan ada kerjasama dua negara," kata Walikota Tangsel Airin Rachmi Diany.

Menurutnya kunjungan perwakilan swedia tersebut sudah satu minggu berada di Kota Tangsel untuk berdiskusi dan mempelajari kelemahan dan kelebihan Kota Tangsel dan Timra.

"Untuk Tangsel kita diskusikan soal sampah, bagaimana cara penanggulangannya. Kemudian apa yang menjadi kelebihan kita, diikuti pula oleh Swedia," katanya.

Walikota Timra, Tony Anderson  mengucapkan terima kasih diberikan kesempatan untuk lebih mengenal Kota dengan tujuh kecamatan ini.
Selama berada di Kota Tangsel mengaku sangat terkesan dengan penyelenggaraan pemerintahan.

"Kami sangat terkesan, terimakasih Tangsel. Kami ingin kerjasama ini terus berkelanjutan," ucapnya.(def)

Go to top