Bersarung, Tiga Tahanan Rutan Jambe Kabur

Bersarung, Tiga Tahanan Rutan Jambe Kabur

detaktangsel.com- KABUPATEN TANGERANG - Tiga orang penghuni Rumah Tahanan (Rutan) Kelas 1 Tangerang di Desa Taban, Kecamatan Jambe, Kabupaten Tangerang kabur. Mereka adalah Supriadi bin Madsanan, tahanan kasus narkotika. Ulung Baihaki bin Juhoi, tahanan kasus pencurian dan Boiko bin Hadiyono, tahanan kasus penggelapan. Mereka memotong tralis baja dan menggunakan sarung.

Informasi yang dihimpun, status Supriadi sendiri di Rutan Jambe adalah tahanan titipan Satnarkoba Polres Kota Tangerang. Sedangkan Ulung Baihaki dan Boiko, diketahui masih dalam proses persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Tangerang.

Saat ini, pihak Rutan Kelas 1 Tangerang di Desa Taban, Kecamatan Jambe, Kabupaten Tangerang telah berkordinasi dengan pihak kepolisian untuk memburu 3 tahanan yang kabur.

Kepala Rutan Klas 1 Tangerang Mulyadi mengatakan, ketiga tahahan yang kabur itu sedianya baru dua bulan menghuni sel Blok C kamar 33. Mereka kabur dengan menggergaji fentilasi udara dan berhasil keluar dari sel. Ketiga tahanan itu kemudian keluar kawasan Rutan melompati tembok dengan bantuan kain sarung.

Dia juga menegaskan, aksi tahanan itu diperkirakan terjadai pada pukul 03.00 WIB hingga pukul 04.00 WIB. "Sel Blok C kamar 33 itu sebenarnya dihuni oleh 21 tahanan. Saat ini, tahanan lain di sel itu masih dimintai keterangan terkait proses kaburnya ketiga tahanan itu," ujar Dedi kepada Metropolitan, kemarin.

Ditambahkan Kepala Seksi Pelananan dan Keamanan Rutan Dedi Cahyadi, saat kejadian tahanan di sel Blok C kamar 33 tersebut sempat mengeluarkan suara dengkuran yang ekstra keras. Curiga dengan suara mendengkur tahanan yang tidak lazim itu, petugas sipir kemudian mendatangi guna mengecek kondisi sel di Blok C Kamar 33 tersebut.

"Mungkin suara mendengkur yang keras itu sengaja dikeluarkan untuk menimpa suara gergaji besi yang digunakan untuk memotong besi pada fentilasi udara di sel tersebut," terangnya.

Kecurigaan petugas terbukti, saat tiba dilokasi, petugas mendapati seorang tahanan yang tengah berupaya keluar sel melalui lubang fentilasi yang besi penghalangnya sudah terpotong.

"Kami langsung menangkap seorang tahanan yang berupaya kabur tersebut. Tapi, tiga tahanan lain sudah terlebih dahulu berhasil keluar dan sukses melompati tembok Rutan," imbuhnya.

Go to top