APPD Kecam Pernyataan Bupati Serang Dalam Deklarasi Dukung Prabowo

APPD Kecam Pernyataan Bupati Serang Dalam Deklarasi Dukung Prabowo

detakserang.com- KABUPATEN SERANG, Aliansi Pemuda Peduli Demokrasi (APPD) dengan masa berjumlah puluhan orang menggelar aksi demo di depan kantor Pendopo Bupati, dalam aksinya masa mengecam pernyataan bupati pada deklarasi dukungan capres dan cawapres nomor urut 1 Prabowo Hatta di kediaman Ketua DPD Banten Partai Demokrat Aeng Khaerudin Pada Tanggal 23 Juni 2014 sebelumnya ramai diberitakan media lokal di Banten Bupati menyatakan,

"Mendukung Jokowi Sama Saja Mendukung Partai Komunis Indonesia (PKI)".

Dikatakan Deni Mulyawan Korlap Aksi APPD, Aliansi Pemuda Peduli Demokrasi (APPD) sangatlah menyayangkan cara-cara politik yang dilakukan Bupati Serang yang mengarah pada tindakan provokatif yang berpotensi melahirkan konflik horizontal dikalangan masyarakat menjelang pemilu presiden periode 2014 - 2019. Untuk itu kami menyatakan, mengecam segala bentuk kampanye hitam dalam setiap hajatan demokrasi rakyat dan menyesalkan pernyataan Bupati Serang yang mengatakan, " mendukung jokowi sama saja mendukung partai komunis indonesia (PKI).

"Dengan tegas APPD meminta kepda Bupati Serang untuk segera melakukan klarifikasi serta meminta maaf kepada seluruh masyarakat akan pernyataan yang dilontarkan Bupati Serang, terlihat sangat ironis apabila hal tesebut terjadi dan dilakukan Bupati Serang dalam acara deklarasi relawan pemenangan salah satu calon presiden dan wakil presiden beberapa waktu lalu, sebagai pejabat publik seharusnya Bupati Serang bisa memberikan pendidikan politik yang baik kepada masyarakat," Ungkap Deni kepada wartawan.

Sementara itu terpisah Taufik Nuriman Bupati Serang mengatakan, dalam deklarasi relawan pemenangan capres dan cawapres Prabowo Hatta 23 Juni di kediaman ketua DPD Banten Partai Demokrat Aeng Khaerudin, dirinya tidak pernah menyatakan pernyataan yang diberitakan dimedia. "Saya hanya menyampaikan bahwa dalam tim sukses salah satu capres dan cawapres Jokowo-JK memiliki paham komunis, saya jelas sebutkan nama disitu yaitu, Tjiptaning. Wong Tjiptaning tidak masalah ko saya bilang begitu malah dia berterimakasih kenapa orang lain yang ribut," jelas Taufik Nuriman kepada wartawan.

Go to top