Soal UN Di Kabupaten Tertukar

Soal UN Di Kabupaten Tertukar

detakserang.com- KABUPATEN SERANG, Naskah soal ujian nasional (UN) SMA Bahasa Indonesia di Kabupaten Serang tertukar dengan soal Agama. Naskah soal untuk peserta di SMAN 1 Anyar sebanyak satu sampul kecil atau 15 eksemplar. Hal itu diketahui ketika saat pengepakan per sekolah oleh Subrayon Serang Barat di SMAN 1 Kramatwatu, Kecamatan Kramatwatu, Kabupaten Serang, Senin (14/4).

Persoalan itu bisa ditangani subrayon. Caranya dengan mengambil kelebihan soal dan meminjam naskah soal di ruang sebelah untuk difotokopi dan dibagikan ke peserta UN.

"Boleh difotokopi," kata Ketua Subrayon IV untuk Serang bagian Barat sekaligus Kepala SMAN 1 Kramatwatu Sawali.

Diketahui, Sekda Lalu datang sekitar pukul 10.45 saat jam kedua UN dengan mata pelajaran Biologi. Adapun mata pelajaran pada jam pertama adalah Bahasa Indonesia.

Ia pun tak langsung meninjau ruang demi ruang UN. Ia yang ditemani Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Serang Saepudin mengobrol di ruang kepala sekolah.

Hadir juga Camat Kramatwatu Nur Saad. Sekda baru keliling ke ruang UN sekitar pukul 11.36. Saat melihat peserta di ruang, ia mendoakan siswa agar lulus UN semua.

"Pelaksanaan UN tahun ini relatif lebih baik daripada tahun kemarin," kata Sawali.

Menurut Sawali, jumlah peserta yang mengikuti UN di SMAN 1 Kramatwatu sebanyak 255 orang. Mereka terdiri atas SMAN 1 Kramatwatu 108 orang dan SMA Plus Jauharotunnaqiah (47). Dari jumlah peserta UN itu hanya satu yang tidak bisa melanjutkan UN karena sakit. "Sudah sempat mengerjakan tapi nggak kuat. Ia sudah bawa surat dokter," katanya.

Ditanya apakah ada isu beredar kunci jawaban, ia mengatakan, tidak ada dan dirinya selalu meminta kepada siswa untuk tidak terpengaruh jika ada isu kunci jawaban beredar.

"Jauh-jauh hari kami sudah tekankan itu," katanya.

Plt Kepala Disdikbud Kabupaten Serang Saepudin mengatakan, sejauh ini tak ada persoalan dalam pelaksanaan UN di Kabupaten Serang. Mulai pengiriman dari Pemprov Banten hingga subrayon tak ada masalah, Minggu (13/4).

"Dibagikan ke sekolah penyelenggara dari subrayon mulai pukul 00.00 supaya soal tidak terlambat," ujarnya. Ditanya apakah ada isu kunci jawaban yang beredar, ia mengatakan, tidak ada karena pengirimannya dikawal aparat kepolisian setempat.

Sekda Kabupaten Serang Lalu Atharussalam Rais meminta agar UN ini disambut dengan baik. Ia menilai pelaksanaan UN tahun ini lebih baik dari tahun kemarin.

"Peserta datang tepat waktu dan kondusif, mudah-mudahan di tempat lain juga sama," katanya seraya berharap peserta UN di Kabupaten Serang lulus 100 persen.

Salah satu peserta dari SMAN 1 Kramatwatu Muhammad Khoirul Aulia mengatakan, jam pertama UN yakni bahasa Indonesia dimulai pukul 07.30 dan selesai pukul 09.30. Jumlah soal bahasa Indonesia 50 soal pilihan ganda.

Go to top