Angkutan Umum Jadi Media Kampanye

Angkutan Umum Di Branding Parpol Angkutan Umum Di Branding Parpol

detaktangsel.com- CIPUTAT, Tidak ada rotan, akar pun jadi. Inilah perilaku buruk para calon anggota legislatif menjelang pemilihan umum (pemilu) wakil rakyat pada April mendatang.


Mereka berlomba-lomba menarik hati para calon pemilih (baca: rakyat) dengan cara sesukanya. Tembok, pohon, pagar halaman rumah hingga tiang listrik dijadikan tempat untuk memromosikan lewat pemasangan spanduk, stiker maupun reklame.


Hampir di semua daerah termasuk kawasan Ciputat, para caleg memanfaatkan ruang apa pun. Angkutan umum misalnya, dijadikan sebagai media berkampanye. Seperti angkutan umum jurusan Ciputat - Muncul.


Menurut salah satu sopir, dirinya tidak keberatan mobil angkutan umumnya dijadikan media promosi atau kampanye. Alasannya pun masuk akal, para calon wakil rakyat itu membayarnya.


"Tidak kenapa-kenapa sih ditempelin stiker caleg, toh saya dibayar," ujarnya, selasa (4/3).


Hal positif dengan adanya tempelan gambar caleg di angkutan umum adalah sedikit terhalangnya sinar matahari yang masuk melewati kaca belakang kendaraan.


"Saya sih terserah saja, yang terpenting sopir angkutannya tidak ugal-ugalan. Lagian lebih adem juga, " tutur Jajang, penumpang jasa angkutan umum.


Pendapat senada juga diungkapkan penumpang lainnya, Fujianti. Ia sangat menyayangkan angkutan umum digunakan sebagai media kampanye. Keberadaan stiker itu t memperlihatkan seolah angkutan umum terlihat semakin kotor.


"Saya lebih suka tidak usah ditempel-tempel gitu. Lebih bersih walaupun angkutan umum memang kotor dan terlihat tidak terawat." ujar Fujianti.
Angkutan umum yang setiap hari mondar-mandir dan membawa penumpang dinilai dapat membantu para caleg untuk memromosikan dirinya. (DN)

Go to top