Ini Alasan Pengelola Parkir Ciffest

Parkiran CiffestCIKUPA - Mahalnya tarif parkir di Citra Raya Food Festival (Ciffest) akibat permintaan manajemen Citra Raya. Siel On Service (SOS) Parking selaku pengelola sebelumnya membuat tarif flat Rp 1.000 untuk motor dan Rp 2.000 untuk mobil. 
Pengelola SOS Parking Ciffest, Abdul Habib mengatakan, sebelumnya SOS Parkir memberlakukan tarif flat sesuai peraturan perkarkiran yang ada. Bahkan sesuai dengan lingkungan di wilayah Kabupaten Tangerang, tarif parkir masih Rp 1.000 untuk motor dan Rp 2.000 untuk mobil, tanpa ada perhitungan batas waktu maksimal. 
 
"Manajemen saya semua memberlakukan tarif parkir falat dengan harga normal. Tapi tiba-tiba kami ditegur dari pihak Citra Raya," ujar Abdul Habib kepada Detak Tangsel.com. 
 
Menurut Habib, Manajemen Citra Raya awal awal Oktober lalu melayangkan surat kepada manajemen SOS Parkirng di Wisma Slipi Lot 15. Isi dalam surat tersebut, bahwa SOS Parking memberlakukan tarif parkir sebesar Rp 15.000 ribu per 4 jam, dan mobil sebesar Rp 30.000 per empat jam. Itupun berlaku kelipatan. 
 
Dalam surat itu juga dijelaskan bahwa, karena tempat parkir Ciffest sering digunakan warga sekitar untuk menitipkan kendaraan motor maupun mobil. Sementara pemiliknya pergi hingga berjam-jam. Sehingga para pengunjung yang akan makan maupun ngopi di Ciffest tidak kebagian tempat parkir. 
 
"Mungkin alasan itu yang dipakai pihak manajemen Citra Raya sehingga kami harus menaikkan tarif parkir," terangnya. 
 
Senarnya menurut Habib, tarif parkir yang cukup besar ini juga memberatkan pengelola. Karena setiap hari ada saja warga yang komplain atas tarif tersebut. Bahkan tidak jarang pengunjung harus ribut-ribut dengan petugas parkir. 
 
"Sebenarnya kami sendiri tidak nyaman dengan kondisi ini, karana kami sering dikomplan pengunjung. Seharusnya tarif ini dibedakan mana untuk pengunjung, mana untuk orang yang menitip kendaraan," tutur Habib. 
 
Namun dirinya selaku pengelola tidak bisa berbuat banyak. Dirinya hanya menunggu manajemen SOS Parkir dengan manajemen Citra Raya selaku pemilik lahan yang menyelesaikan persoalan tarif ini. "Saya berharap kedua manajemen bisa cepat menyelesaikan masalah ini," tukas Habib diujung telepon genggamnya. (vj)
Go to top