Himaputra Desak Pemerintah Pikirkan Produksi Beras Asli Tangerang

Himaputra Desak Pemerintah Pikirkan Produksi Beras Asli Tangerang

detakbanten.com SEPATAN - Himpunan mahasiswa dan Pemuda Tangerang Utara (Himaputra) duduk bareng berdialog bersama Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Tangerang Azis Gunawan beserta Sekdis dan Jajaran Staff dan Penyuluh Pertanian pada,Jum'at,(13/11) lalu di BPP Sepatan.

Namun dalam dialog tersebut Himaputra tidak merasa puas dengan pemaparan beberapa pemateri dari Dinas Pertanian. Selain waktu yang singkat
Karena waktu yang tertunda dengan jadwal Sholat Jum'at juga pemaparan yang disampaikan oleh Pihak Dinas pertanian tidak sesuai harapan himaputra.

Demikian hal tersebut di katakan Sekretaris Himaputra Pungki Arih Wibowo kepada wartawan detakbanten.com, Kamis, (26/11).

Pada penyampaian Dinas Pertanian terkait Pupuk yang dikeluhkan, menurut Dinas Pertanian bahwa pupuk itu kewenangan Pusat di kementrian pertanian melalui Kartu Tani Indonesia (KTI) yang sedang proses distribusi yang ditargetkan September 2020 ternyata bergeser pada Januari 2021.

Dari penyampaian tersebut Sekretaris Himaputra Pungki Arih Wibowo mendesak pihak terkait, pupuk yang jadi kewenangan kementrian pertanian harus segera didistribusikan karena sudah masuk masa tanam II (MT II) Oktober - Maret.

" Oleh karena itu saya meminta Kepada Ketua Gapoktan agar segera mengumpulkan data yang dibutuhkan untuk diinput ke e-RDKK, supaya tidak ada anggota Gapoktan yang terlewat dan tidak dapat pupuk," Tuturnya

Sementara itu Herdi Wakil Ketua Himaputra Meminta Keras kepada Dinas Pertanian untuk berkoordinasi dengan BUMD atau Instansi Terkait, agar mampu mengakomodir Pasca Panen para petani supaya di produksi sendiri dan dijual sendiri di gudang beras milik pemda yang dikelola BUMD, di Kecamatan Teluknaga.

"Kita minta Dinas Pertanian berkoordinasilah dengan BUMD atau Instansi Lain. Supaya pasca panen petani kita bisa produksi beras sendiri punya juga merk beras Tangerang Sendiri," Kata herdi

"Cita - cita Kami secara organisasi Beras Tangerang ada produknya dan dijual serta di nikmati warga Tangerang dan Petani Tangerang ikut sejahtera karena gabah atau berasnya dibeli oleh pemda atau instansi pemerintah lainnya," pungkasnya.

 

 

Go to top