Peserta Pertukaran Pemuda Bakal Diseleksi

Peserta Pertukaran Pemuda Bakal Diseleksi

detaktangsel.com- CIPUTAT, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Tangsel bakal melakukan seleksi pemuda untuk sejumlah program yang digulirkan
Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora).

Program bertajuk Bhakti Pemuda Antar Provinsi (BPAP), Kapal Pemuda Nusantara (KPN), dan Pertukaran Pemuda Antar Negara (PPAN).

Kepala Dispora Kota Tangsel Chaerudin mengatakan, pihaknya bakal melaksanakan seleksi tingkat Kota Tangsel mulai 5 Maret mendatang. Seleksi tingkat ini bakal dilakukan selama tiga hari atau hingga 8 Maret mendatang.

"Saat ini kami melakukan sosialisasi. Dalam sosialisasi ini, kami juga menyampaikan sejumlah syarat untuk mengikuti program yang dilaksanakan setiap tahun ini," ungkapnya usai sosialisasi di Ciputat, Rabu (26/2).

Syarat untuk mengikuti program tersebut, menurut dia, di antaranya aktif berbahasa Inggris, pendidikan minimal SMA, berpengalaman organisasi kepemudaan, mengusai alat atau kesenian daerah, dan beragam syarat lainnya. Semua syarat itu harus dipenuhi. Tangsel akan mengirim lima orang dalam program PPAN.

Kata dia, calon peserta ini akan diseleksi tim juri berpengalaman seperti Prof Zakaria Syafei, Pembantu Rektor III IAIN SMH Banten dan Bakti selaku juri pilihan dari Kemenpora.

"Dispora tidak ikut serta dalam proses seleksi, kami serahkan ke tim juri," ujar mantan Camat Serpong itu.

Sementara Asisten Daerah (Asda) II Pemkot Tangsel Dedi Budiawan menuturkan program tersebut dapat meningkatkan produktivitas pemuda asal Tangsel. Apalagi selama seleksi hingga mereka dinyatakan lolos, peserta program itu bakal dibekali ilmu tambahan.

"Ini juga bisa menjadi ajang bagi pemuda untuk menyosialisasikan budaya daerah di luar negeri.

"Saya harap pemuda asal Tangsel bisa lolos seleksi dan menjadi perwakilan Indonesia untuk program PPAN di kelima negara itu," ucap mantan Kepala Kesbangpolinmas itu.

Kepala Bidang Kepemudaan Dispora Provinsi Banten Mahmud Marua menambahkan, program PPAN sendiri bekerja sama dengan sejumlah negara, seperti Kanada, Malaysia, Korea, Australia, dan Jepang. Nantinya, pemuda yang lolos seleksi tingkat kota/kabupaten dan provinsi akan mengikuti proses seleksi lagi di tingkat nasional.

"Mereka yang diberangkatkan untuk program ini merupakan pemuda pilihan. Untuk pemuda asal Tangsel sendiri, saya yakin kualitasnya baik. Ini dilihat dari beberapa pengalaman. Perwakilan yang dikirimkan oleh Tangsel selalu meraih hasil yang baik. Saya tidak ragu, karena untuk Tangsel selalu selektif dari proses seleksinya," terangnya. (def)

Go to top