Tangsel Akan Manfaatkan Hotel Untuk Isolasi Mandiri Pasien Covid-19

Tangsel Akan Manfaatkan Hotel Untuk Isolasi Mandiri Pasien Covid-19

detakbanten.com, TANGSEL - Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) akan memanfaatkan hotel untuk melakukan isolasi mandiri bagi warga Tangsel yang terindikasi terpapar covid-19.

Pasalnya, isolasi mandiri dengan memanfaatkan hotel dilakukan lantaran keberadaan 17 rumah sakit rujukan Covid 19 di Tangsel dinilai kapasitasnya sangat terbatas, Rabu (7/10/2020).

Kepala Pelayanan Medis Dinas Kesehatan Tangsel, dr. Imbar Umar Ghazali kepada detakbanten.com menyampaikan, rencana memanfaatkan hotel untuk isolasi mandiri tersebut sudah dilakukan koordinasi dengan Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Tangsel.

Menurut Imbar, pihaknya memanfaatkan hotel untuk isolasi mandiri bukan berarti keberadaan 17 rumah sakit rujukan di Tangsel telah overload.

"Rumah sakit di Tangsel bukan overload, cuma setiap rumah sakit terbatas untuk perawatan pasien Covid. Contoh RSU saja 183 tempat tidur, dia punya wing Covid punya 16. Kemudian ICU 4 naik menjadi 6, HCUnya juga ada, jadi pelebaran pelayanan ini menyesuaikan dengan situasi," terang dr Imbar Umar Ghazali.

Sementara, Ketua PHRI Tangsel Gusri Efendi saat dikonfirmasi mengatakan, pihaknya telah melakukan pertemuan dengan Dinkes terkait persoalan memanfaatkan hotel untuk isolasi mandiri bagi warga Tangsel.

Menurut Gusri, dalam pertemuan itu antara pihaknya dan Dinkes Tangsel belum menunjuk hotel sebagai alternatif tempat isolasi mandiri.

"Sebenarnya itu kan ada program, kemarin kami sudah jumpa dinkes. Sebenarnya tangsel itu sudah bagus, punya rumah lawan covid. Apabila memang gawat darurat, sudah ada skema penggunaan hotel. Tapi sampai sekarang, hotel di tangsel itu belum menjadi alternatif," ungkap Gusri Efendi.

Informasinya, guna mengantisipasi peningkatan jumlah pasien Covid, mulai hari ini penggunaan hotel sebagai alternatif isolasi mandiri akan dibahas kedua belah pihak.

Go to top