WH Minta Kasus Corat-Coret Mushola Di Pasar Kemis Jangan Dibesarkan, Ini Alasannya

WH Minta Kasus Corat-Coret Mushola Di Pasar Kemis Jangan Dibesarkan, Ini Alasannya

detakbanten.com, TANGSEL - Gubernur Banten Wahidin Halim meminta semua pihak untuk tidak membesar-besarkan kasus vandalisme yang terjadi di Mushola Darussalam, Perumahan Villa Tangerang Elok, RT05/08, Kelurahan Kutajaya, Kecamatan Pasarkemis, Kabupaten Tangerang.

Wahidin Halim menilai, pelaku berinisial S (18), itu terpengaruh oleh media sosial (Medsos) sehingga pemuda vandalisme tersebut kejiwaannya mengalami stres, Kamis (1/10/2020).

"Ya, itu jangan dibesar-besarkan lah. Itu ternyata mereka atau anak yang terpengaruh oleh medsos, jad semacam ada kebencian pribadi dia,"terang Gubernur Banten Wahidin Halim.

Dengan demikian, Wahidin Halim berpendapat vandalisme yang dilakukan pemuda berinisial S tersebut dianggap tidak mengkhawatirkan.

"Disamping stres, sebenarnya stresnya karena banyak pengaruh bacaan. Saya kira itu bukan sesuatu yang saya khawatirkan,"tegasnya.

Go to top