Tournamen Sepakbola di Pakuhaji Dihentikan Sementara

Tournamen Sepakbola di Pakuhaji Dihentikan Sementara
detakbanten.com PAKUHAJI - Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke 75 tahun, kompetesi sepak bola antar Desa di Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang diberhentikan oleh Forum Komunikasi pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Pakuhaji. 
 
"Untuk sementara waktu dengan batas yang tidak bisa ditentukan dan untuk Keselamatan, keamanan bersama. Rangkaian kegiatan olahraga yang diselenggarakan oleh Koordinator Olahraga Kecamatan (KOK) Pakuhaji, diberhentikan. Hal tersebut mengingat masih mewabah pandemi virus Corona (Covid-19), dan adanya kekwatiran penonton pertandingan yang semakin membludak, tidak dapat terkendali dan cenderung tidak menghiraukan protokol kesehatan," himbauan camat Pakuhaji dalam tulisnya yang beredar di pesan whats app
 
Pada saat detakbanten.com mengkonfirmasi, H.Asmawi Camat Pakuhaji membenarkan, adanya pemberhentian kompetisi sepakbola yang digelar oleh KOK Pakuhaji.
 
"Ya kang, atas nama Forkopimcam Pakuhaji, kegiatan kompetisi sepakbola diberhentikan sampai waktu yang tidak dapat ditentukan, "Ujar H. Asmawi kepada detakbanten.com, Rabu,12/8/2020.
 
Ditempat terpisah, Arip ketua Koordinator Olahraga Kecamatan (KOK) Pakuhaji mengatakan, koordinator olahraga kecamatan (KOK) mengikuti apa yang sudah di arahkan oleh camat Pakuhaji, karna Pemberhentian kegiatan ini atas arahan Muspika.
 
"Saya Mengikuti saja arahan pa camat ,pemberhentian ini atas arahan Muspika," ujar Arip kepada detakbanten.com saat ditemui dikediamannya, Rabu,12/8/2020
 
Di katakannya Arip, kegiatan keolahragaan yang digelar sebelumnya sudah koordinasi dan meminta ijin kepada Camat ,Kapolsek dan bahkan pihaknya mengakui sudah komunikasi dengan Dispora.
 
"Sebelum mengadakan kegiatan kita juga udah ijin ke Dispora ,pa camat, ke Kapolsek, namun syaratnya harus mengikuti protokol kesehatan," Ucapnya
 
Menurutnya, kegiatan rangkaian keolahragaan sudah mengikuti protokol kesehatan, segala fasilitas kesehatan, sabun cair, hand sanitizer, dan wajib masker pun dilakukan oleh panitia.
 
"Sebenarnya protokol kesehatan dipake, berhubung penonton membludak ,kita juga bingung,"Ungkapnya
 
Lebih lanjut Arip mengatakan, kegiatan keolahragaan ini dimulai pada Senin,3 Agustus dengan mengadakan tiga cabang olarga ,Bulu tangkis, Volly dan sepakbola.
 
"Kalau Bulu tangkis berlangsung selama 5 hari, untuk Voli dua hari, jadi tinggal sepakbola belum selesai," imbuhnya
 
"Untuk kelanjutan nya sampai kapan kita ikuti arahan pa camat.  Untuk Manager, dan Kepala desa sudah di panggil oleh pa camat terkait ini," Tambahnya
 
Menanggapi hal tersebut Reza Ibnu Malik Tokoh Pemuda Pakuhaji mengatakan, kegiatan Keolahragaan sepak bola yang sementara ini di hentikan sementara waktu, pihaknya, mendukung langkah kebijakan yang di ambil oleh Muspika Pakuhaji. Hal itu mengingat untuk kepentingan masyarakat Pakuhaji, dimana kondisi saat ini di kabupaten Tangerang masih menjalani PSBB.
 
" Event ke olahragaan sepanjang masih mematuhi Protokol kesehatan itu sah -sah saja dilakukan, adapun untuk kompetisi sepak bola yang saat ini di tunda ,bukan di berhentikan , tapi di tunda sementara waktu, mengingat antusias masyarakat untuk menonton event pertandingan sepakbola sangat tinggi, sehingga adanya kekwatiran terhadap masyarakat yang saat ini masih diterapkannya PSBB , " Kata Reza Ibnu Malik yang juga pengurus KONI Kabupaten Tangerang kepada detakbanten.com, Rabu,12/8/2020
 
"Adapun selanjutnya pertandingan sepakbola itu bisa di musyawarah kan bersama panitia, sampai menunggu berakhirnya PSBB. Jadi untuk pecinta olahraga sepakbola kita ikuti arahan muspika , karna ini untuk kepentingan kita bersama,"Pungkasnya.
Go to top