Khawatir Tertular Corona, Warga Tapos Tigaraksa Keluhkan Hiburan Dangdut

Khawatir Tertular Corona, Warga Tapos Tigaraksa Keluhkan Hiburan Dangdut

Detakbanten.com TIGARAKSA -- Warga Tapos Didi mengeluhkan acara hiburan dangdut yang diselenggarakan dipemukiman warga RT 10/04 Desa Tapos Kecamaan Tigarakasa Kabupaten Tangerang pada Jum"at (20 /03/2020), Didi mengaku terkejut karena acara tersebut hanya sebatas hiburan, bukan dalam.rangka resepsi hajatan.

" Saya heran disaat pak Bupati mengintruksikan agar warga diam dirumah, karena wabah virus Corona sedang melanda, namun tetap saja acara tidak dibatalkan" terang Didi kepada wartawan.

Didi menduga karena pemerintah kecamaan dan pemerintah desa belum mensosialisasikan himbauan bupati Tangerang , agar warga diam dirumah dan menghindari adanya keramaian.

" Disaat pak Bupati Tangerang konsen agar warganya tidak terkena Corona, malah di lingkungan saya desa Tapos Tigaraksa ada hiburan dangdut, " terang Didi.

Penularan Virus Corona menurut intruksi bupati Tangerang sambung Didi, melalui kontak langsung berjabat tangan, bahkan untuk berdampingan saja harus menjaga jarak minimal satu meter.

" Saya sebagai warga Tapos Kecamatan Tigaraksa kecewa , disaat musim Corona bukannya meniadakan keramaian, malah mendatangkan keramaian,," tandasnya.

Sementara Kades Tapos Haerudin belum bisa Dikomfirmasi, meskipun sudah dihubungi melalui pesan whatsup, namun belum menjawab, namun beda dengan Kades Tapos, saat dikonfirmasi Camat Tigaraksa Rahayuni terjekejut dia tidak mengetahui acara hiburan dangdut tersebut, bahkan dia balik bertanya kapan menurut dia acara digelar, karena menurut Camat Tigaraksa mengklaim sudah mengadakan sosialisasi kepada Desa, Kelulahan, para Kepala UPT di Kecamatan, PGRI, Ketua K3S, MUI, DMI, FSPP, FKTS, terasuk epada PKK Kecamatan, desa dan kader.

" Sudah sosialisasi ko, secara berjenjang
Baik melalui spanduk baik di desa maupun di sekolah," tandasnya.

Go to top